Tampilkan postingan dengan label berat badan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berat badan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Februari 2014

Fakta & Mitos Durian & Kesehatan

Mungkin Anda penggemar durian sudah bosan diomeli oleh orang-orang terdekat Anda untuk menjauhi buah yang dijuluki king of fruit ini, entah karena katanya bisa meningkatkan berat badan, kolesterol, gula darah dan tekanan darah.

Namun sebelum Anda membuang jauh-jauh durian di kulkas Anda, ketahui dahulu mitos dan fakta soal buah yang satu ini:

Makan durian bisa meningkatkan berat badan?


Jawabnya: Benar dan fakta.

Jika Anda makan 1 buah durian dengan berat 1 kg, Anda telah memasukkan 1350 kalori ke dalam tubuh Anda. Itu berarti Anda telah menghabiskan "jatah" 68% dari 2000 kalori yang direkomendasikan untuk kebutuhan kalori harian orang dewasa. 1 biji durian sendiri (setara 40 g) memiliki 54 kalori. Jadi kesimpulannya, iya. Makan durian dapat meningkatkan berat badan. Namun kembali lagi seberapa porsi Anda menghabiskannya.

Kamis, 23 Januari 2014

6 Kiat Memperbaiki Kadar Kolesterol

Kolesterol merupakan faktor risiko utama penyakit jantung koroner. Menurut para Ahli, tidak ada yang lebih menentukan risiko seseorang akan mengalami serangan jantung daripada kolesterol. Kolesterol yang berlimpah dalam dalam aliran darah Anda cendrung diendapkan dalam dinding pembuluh darah koroner.

Bersama dengan jaringan fibrous membentuk plak endapan yang mengakibatkan penebalan, penyempitan dinding pembuluh darah dan meningkatkan risiko kemungkinan serangan jantung. Walaupun demikian, tidak berarti bahwa kolesterol adalah segalanya untuk penyakit jantung. Dalam jumlah tertentu tubuh memerlukannya untuk menjagah tubuh tetap sehat. Hanya bila jumlahnya yang berlebihan, kondisi yang dikenal dengan hiperkolesterolemia, akan timbul masalah. Penurunan kolesterol 1 persen saja dapat mengurangi resiko serangan jantung 2 sampai 3 persen


Beberapa tips di bawah ini diharapkan dapat memperbaiki kadar kolesterol Anda :

Kamis, 18 Juli 2013

Tujuh Suplemen Terbaik untuk Turunkan Berat Badan

Anda bisa menurunkan berat badan tanpa perlu kelaparan atau secara drastis membatasi pilihan makanan Anda. Anda bisa makan dalam porsi normal atau latihan dengan wajar di gym, dan Anda bisa membuang lemak tanpa perlu menyiksa diri.

Bagaimana caranya? Kuncinya ada pada kombinasi makanan yang tepat — makanan yang akan membuat tubuh Anda mengubah mode penyimpanan lemak menjadi mode pembakaran lemak. Vitamin dan nutrisi tertentu dapat memberi sinyal pada sel di seluruh tubuh Anda untuk membakar lebih banyak kalori. Tanpa nutrisi penting itu, maka akan terjadi hal sebaliknya. Tubuh Anda akan menyimpan lemak. Metabolisme Anda melambat dan upaya penurunan berat badan Anda akan menjadi sia-sia.

Jumat, 05 Juli 2013

Ini lho Cara Paling Gampang untuk Turunkan Berat Badan

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan dan membakar lemak. Selain menerapkan pola makan tinggi protein dan rendah lemak, melakukan latihan kardio juga bisa menjadi pilihan yang tepat.

Ada berbagai alat yang bisa Anda pergunakan untuk latihan kardio seperti treadmill, sepeda stasioner dan lainnya. Bahkan jika Anda bosan latihan di dalam ruangan, Anda bisa mencoba lari di alam terbuka bersama orang-orang terdekat.

Lantas bagaimana jika Anda tidak mempunyai alat kardio dan pada saat yang sama cuaca tidak mendukung untuk latihan di luar ruangan? Berarti kini saatnya Anda mencoba latihan kardio yang paling sederhana, yaitu lari di tempat.

Selasa, 25 Juni 2013

Diet Sehat Buka Peluang untuk Hidup Lebih Lama


Tujuan dari diet sehat sebenarnya tidak hanya terbatas pada penurunan berat badan agar tubuh Anda langsing. Lebih dari itu, diet yang sehat bertujuan untuk menjaga kesehatan Anda secara keseluruhan dan memperbesar peluang Anda untuk hidup lebih lama.

Para ahli menyarankan, jika Anda ingin terlihat awet muda, maka salah satu solusi yang tepat adalah dengan menjalankan diet sehat. Nah, seperti apa diet yang sehat itu, berikut beberapa tip menjalankan diet sehat agar Anda awet muda dan berpeluang hidup lebih lama.

Kamis, 16 Mei 2013

Meski ‘Ndeso’, Makanan Ini Bisa Selamatkan Hidup Anda

Hasil penelitian yang dilakukan Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan Indonesia menyebutkan bahwa selain rendah kalori, ubi jalar juga mengandung antioksidan (β-karoten dan antosianin) yang bermanfaat bagi kesehatan.

Antioksidan adalah senyawa yang penting bagi kesehatan karena dapat mengurangi risiko terkena berbagai penyakit. Bahkan vitamin C, B2, B6, D, E dan biotin pun ada dalam makanan ‘ndeso’ ini.

Selain mengandung nilai gizi yang tinggi, ubi jalar juga memiliki segudang manfaat kesehatan bagi siapa saja yang mengonsumsinya.

Manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh ubi jalar antara lain, mencegah kanker, mengendalikan gula darah, mencegah penuaan dini, menjaga elastisitas kulit, mencegah serangan jantung, hingga membantu menurunkan berat badan.

Bahkan sebuah studi menyebutkan, kandungan kalium dalam ubi mampu mengurangi risiko stroke pada penderita hipertensi sebesar 40 persen. Sementara tekanan darah yang terlalu tinggi bisa berkurang hingga 25 persen.

Apakah manfaat di atas bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi makanan cepat saji? tentu tidak. Karena meskipun kalah ‘gengsi’, ubi jalar masih unggul dalam meningkatkan kualitas hidup Anda.

Jumat, 19 April 2013

Mencoba Mengukur BMI Bapak Joko Widodo (Jokowi)


Jakarta - Ketua Umum PDIP Megawati rupanya perhatian juga dengan kondisi fisik Jokowi. Mega meminta Jokowi agar menggemukkan tubuhnya. Mega menyebut Gubernur DKI Jakarta itu terlalu kurus.

"Pak Jokowi jangan terlalu kurus, malu saya punya gubernur kok kurus. Pak Jokowi semakin hari semakin kurus," jelas Mega di dalam pidato sambutan pembentukan Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GANTI) di Muara Angke, Jakut, Sabtu (13/4/2013).

Karena alasan kurus itu, Mega pun kerap mengundang Jokowi, bukan untuk berdiskusi tetapi untuk makan bersama. "Jadi saya biasa mengundang Pak Jokowi bukan membicarakan negara tapi hanya makan-makan saja," imbuhnya.

Mega meresmikan GANTI yang merupakan salah satu sayap PDIP. Organisasi itu digagas mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri.

Selain Jokowi, dalam acara ini hadir juga Gubernur Kalimantan Barat Cornelis dan politisi-politisi PDIP lainnya.

Mencoba menghitung BMI Pak Gubernur DKI yang dikatakan kurus oleh Ibu Megawati, ini hasilnya:

Klik gambar untuk memperbesar!
Data tinggi badan dan berat badan kami peroleh dari sini

Kemudian untuk perhitungan kami pakai sumber dari Kompas Health.

Hasilnya dapat Anda lihat di gambar samping kiri, ternyata memang Bapak Gubernur DKI Joko Widodo berkategori Berat Badan Kurang.

Semoga dengan perolehan ini Bapak Jokowi bisa mempertimbangkan untuk meningkatkan asupan gizi sesuai dengan petunjuk yang ada di gambar samping ini, yaitu sekitar 2.288.006 kalori, dengan asumsi bahwa data yang kami peroleh memang masih sama dengan sumber data di atas.

Selamat melakukan program penggemukan Bapak Gubernur DKI, sehingga Ibu Megawati tidak akan merasa malu lagi, semoga, amin.

Sumber: *

Minggu, 07 April 2013

Tempat yang Bikin Langsing Selain Gym

Saat ini, hampir seluruh pekerjaan di kantor mulai dari riset data, berkomunikasi, dan lainnya di lakukan di depan komputer dan membuat Anda kurang aktif bergerak.

Belum lagi teknologi lain seperti smartphone, komputer tablet, dan media lain yang tidak memerlukan aktivitas berat untuk mengaksesnya. Minimnya aktivitas inilah yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan dan bertambahnya berat badan.

Seorang profesor kedokteran di Mayo’s Departement of Endocrinology di Rochester, Dr. James A Levine mengatakan, kantor yang sehat adalah kantor yang memungkinkan para karyawannya bergerak lebih banyak.

Misalnya, dengan menyingkirkan kursi-kursi dan mengubah letak meja. Membuat ruang rapat menjadi trek untuk berjalan kaki. Telepon-telepon yang ‘melekat’ di meja digantikan dengan yang tanpa kabel. Idenya adalah memotivasi orang untuk aktif bergerak atau berjalan lebih banyak di dalam kantor sambil mereka bekerja.

Berikut beberapa contoh aktivitas kantor yang bisa membantu menurunkan berat badan menurut Levine:

Naik Turun Tangga

Daripada menggunakan lift atau eskalator, lebih baik menggunakan tangga darurat jika ingin menurunkan berat badan di kantor. Jika lantai yang Anda tuju tidak terlalu tinggi, cara ini bisa dijadikan latihan alternatif untuk meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak tubuh.

Banyak Gerak Saat Rapat

Daripada memesan ruang rapat, ada baiknya Anda mengajak kolega dan relasi Anda untuk ikut berjalan bersama Anda. Ajak mereka berdiskusi secara serius tapi santai sambil berjalan kaki menuju restoran atau meeting room.

Pastikan topik pembicaraan yang dibahas tidak terlalu formal. Saling bertukar ide dan pendapat adalah salah satu yang bisa Anda lakukan. Dengan melakukan ini, kalori Anda akan lebih cepat terbakar daripada harus duduk berlama-lama di ruang rapat.

Jangan Terlalu Banyak Duduk

Berdirilah sewaktu berbicara atau mengetik ketika sedang melakukan presentasi. Para peserta rapat bisa juga mendengarkan presentasi sambil berdiri. Sampaikan alasan yang tepat kepada atasan Anda bahwa berdiri jauh lebih sehat daripada duduk berlama-lama saat rapat.

Berdiri juga bisa membuat Anda lebih luwes dan bebas bergerak. Semakin banyak gerakan, semakin meningkat pula metabolisme dan pembakaran kalori tubuh Anda.

Cari Teman Seperjuangan

Beruntung jika Anda memiliki teman kerja yang memiliki tujuan yang sama, karena mereka tidak akan mengajak untuk makan di restoran cepat saji. Jika Anda tidak punya, maka segera cari teman dengan tujuan yang sama, ini akan menjadi motivasi tambahan bagi Anda.

Anda dan juga teman “seperjuangan” bisa memberi pedometer (alat pengukur langkah) untuk menilai siapa yang paling banyak melangkah di hari kerja tersebut. Cara ini akan sangat menyenangkan. Selain meningkatkan motivasi, Anda juga bisa terbebas dari stres.

Ngemil Sehat

Meja kerja Anda tentu memiliki satu atau bahkan beberapa laci kecil. Buat salah satunya menjadi “laci sehat” dengan menambahkan camilan sehat seperti roti gandum, sayuran kering, kacang-kacangan, dan buah-buahan. Camilan ini akan membuat Anda kenyang lebih lama dan mencegah makan rakus saat makan siang nanti.

Yuk, jadikan kantor sebagai tempat yang sehat untuk menurunkan berat badan dari sekarang.

Rabu, 20 Maret 2013

Kurangi Risiko Kanker Hingga Separuh dengan 7 Langkah Ini

Sebelumnya American Heart Association pernah mengeluarkan 7 langkah efektif untuk menjaga kesehatan jantung yang disebut dengan Life's Simple 7. Namun tak hanya itu menurut sebuah studi baru, ketujuh langkah itu ternyata juga dapat menurunkan risiko kanker pada seseorang.

"Bahkan jika Anda hanya mempraktikkan 6 saja, risiko kanker Anda akan berkurang hingga separuh," ungkap peneliti Laura Rasmussen-Torvik yang juga profesor di bidang kedokteran preventif dari Feinberg School of Medicine, Northwestern University, AS.

American Heart Association (AHA) mengembangkan metode 7 langkah ini pada tahun 2010 dengan tujuan mengurangi kasus kematian akibat serangan jantung dan stroke hingga 20 persen pada tahun 2020.

Inilah ke-7 langkah yang tergabung ke dalam Life's Simple 7:
1. Aktif bergerak - AHA merekomendasikan olahraga sedikitnya 150 menit perminggu
2. Mengendalikan kolesterol - kadar kolesterol seseorang tak boleh lebih dari 200 miligram perdesiliter.
3. Memperbaiki pola makan - mengonsumsi makanan seperti gandum utuh, buah-buahan, sayuran dan lean protein seperti ikan, termasuk membatasi asupan sodium atau garam, gula tambahan, lemak trans dan lemak jenuh.
4. Mengatur tekanan darah - tekanan darah tak boleh lebih dari 120/80
5. Menurunkan berat badan - indeks massa tubuh (BMI) harus di bawah 25
6. Mengurangi gula darah - fasting blood sugar (FBS)-nya harus di bawah 100 yang dapat dicapai dengan menghindari soda, permen dan makanan penutup lainnya, termasuk aktif berolahraga
7. Berhenti merokok, bagaimanapun caranya.

"Kami hanya ingin menguji hipotesis tersebut, lalu dari situ kami berharap informasi ini akan memberikan motivasi ekstra pada publik agar menjalankan Life's Simple 7 ini," tandas Rasmussen-Torvik seperti dilansir dari abcnews, Selasa (19/3/2013).

Untuk memastikan efektivitas ke-7 langkah itu, Rasmussen-Torvik dan rekan-rekannya mengamati data dari Atherosclerosis Risk in Communities selama dua dekade. Studi tersebut berisi tentang analisis rekam medis dari 13.253 pasien dalam kurun waktu 1987-2006. Dari situ peneliti menemukan bahwa semakin banyak langkah yang diadopsi oleh pasien, semakin kecil peluang mereka untuk terserang kanker.

Secara rinci jika seseorang menjalankan 4 langkah dari Life's Simple 7 tersebut maka risiko kankernya akan berkurang hingga 33 persen. Sedangkan jika yang diikuti 6-7 langkah, penurunan risiko kankernya dapat mencapai 51 persen.

Menurut peneliti, kesemua langkah tersebut bersifat kumulatif, tapi berhenti merokok dapat memberikan peranan yang sangat signifikan bagi pencegahan kanker.

Meski Rasmussen-Torvik tak dapat menjelaskan mengapa langkah-langkah ini dapat menurunkan risiko kanker karena itu bukanlah bagian dari studinya, ia berharap pasien berkenan mengikuti Life's Simple 7 ini karena kesemuanya dapat menurunkan risiko dua penyakit paling mematikan yang pernah ada.

"Sedikit dorongan tambahan untuk orang-orang yang mengadopsi rekomendasi ini hasilnya akan luar biasa," pungkasnya.

Selasa, 12 Maret 2013

Berpikir Positif Pengaruhi Kadar Kolestrol?

Berpikir positif selain dapat membantu memperbaiki kesehatan jiwa, ternyata juga dapat meningkatkan kadar kolesterol "baik" High Density Lipoprotein (HDL), menurunkan kadar trigliserida dan molekul lemak yang perperan dalam pengerasan pembuluh arteri.

Penelitian terbaru para ahli dari Havard School of Public Health mengindikasikan, bahwa orang usia paruh baya yang berpikir positif terhadap hidupnya memiliki kadar HDL lebih baik yang melindungi jantung, sekaligus menurunkan kadar kolesterol "jahat" low density lipoprotein (LDL).

Menurut para peneliti, salah satu alasannya mungkin berhubungan dengan kecenderungan orang yang berpikir positif untuk memiliki berat badan yang terjaga serta pola makan yang sehat.

Para peneliti menganalisa data dari 990 orang berusia antara 40 sampai 70 tahun yang telah diwawancara dan diperiksa di laboratorium. Berdasarkan hasil wawancara, peserta dapat dinilai tingkat optimisme-nya yang diberi skala 6 sampai 30 berdasarkan pendapat mereka menilai beberapa kalimat.

Orang dengan rasa optimistis tinggi memiliki kadar HDL yang tinggi pula. Untuk setiap kenaikan lima poin dalam skala optimisme yang telah dibuat, HDL dalam darah meningkat satu miligram per desiliter. Para peneliti mengatakan, jumlah tersebut akan menurunkan tiga persen risiko penyakit jantung. Sebagai perbandingan, olahraga rutin dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebanyak 6 persen.

Ketua penulis studi Julia Boeh mengatakan, hasil studi ini menambah bukti bahwa kesehatan jiwa dan fisik saling berkaitan, dan melihat dunia dengan optimisme memiliki manfaat bagi kesehatan.

Franz Messerli, ahli kardiologi dari St. Luke's-Roosevelt Hospital di New York yang tidak terlibat dalam penelitian ini mengatakan bahwa, "masih meragukan untuk mengatakan optimisme menyebabkan perubahan di kadar kolesterol. Mungkin keduanya dapat dikaitkan dengan variabel ketiga yaitu gaya hidup.

Peneliti dari Havard sebenarnya pun telah meneliti faktor gaya hidup seperti konsumsi alkohol, pola makan, dan berat badan yang dikaitkan dengan optimisme serta lemak dalam darah. Hal tersebut mengindikasikan bahwa orang yang memiliki optimisme memiliki kecenderungan untuk memiliki gaya hidup yang lebih baik sehingga berpengaruh terhadap kadar lemak di dalam tubuhnya.

Pare Berkhasiat Turunkan Berat Badan

Pare dikenal juga dengan karela, berwarna hijau dan berbiji banyak. Permukaannya tidak rata dan berkerut-kerut. Meskipun rasanya pahit, ternyata pare mengandung banyak nutrisi. Bahkan jika dikonsumsi rutin mampu menurunkan berat badan.

Ternyata sering mengonsumsi pare dapat membantu menurunkan berat badan. Tidak hanya itu, pare juga ampuh menurunkan glukosa darah. Kerena itu sangat baik dikonsumsi bagi penderita diabates. Juga dapat mencegah risiko terkena diabetes tipe 2.

Umumnya gula darah yang meningkat terjadi karena terlalu banyak mengonsumsi makanan manis. Nantinya makanan manis ini akan mengirimkan sinyal ke pankreas untuk melepaskan hormon insulin dan menyimpannya lemak. Dengan begitu berat badanpun bisa cepat meningkat.

Menurut penelitian dari Centers for Disease Control and Prevention, pare mengandung kalori yang rendah. Karenanya jika dikonsumsi banyak tidak akan membuat berat badan naik. Dengan jumlah kalori per cangkirnya sekitar 16 kkal.

Seperti dikutip Times of India, Minggu (10/3/2013), pare juga mengandung banyak air sekitar 90 persen per buah. Kandungan air yang dikonsumsi ini dapat menekan nafsu makan karena memberikan rasa kenyang lebih lama.

Rasa kenyang juga bisa tertahankan, karena kandungan serat dalam pare yang mencapai 2,6 gram per 100 gram pare. Kadar serat ini ternyata membutuhkan waktu lebih lama untuk dipecah di perut, sehingga bisa mencegah rasa lapar lebih lama.

Pernyataan tersebut juga tercantum dalam Pedoman Diet dari Departemen Kesehatan di India. Menerapkan diet tinggi serat dapat membantu mengontrol berat badan. Sekitar 100 gram pare juga dapat memenuhi kebutuhan vitamin C sekitar 70 % dan 9 % vitamin A.

Jika tidak suka rasa pahit jangan khawatir, karena rasa pahit pada pere bisa dikurangi. Taburi pare yang sudah diiris atau dipotong dengan sedikit garam lalu remas-remas hingga berair, bilas air dingin dan olah sesuai resep.

Kamis, 07 Maret 2013

Meraih Bahagia Lewat Olahraga

Segala yang berkaitan dengan aktivitas fisik seperti olahraga selalu dikaitkan dengan program penurunan berat badan atau pencegahan penyakit. Namun, ini kurang lengkap. Olahraga sebenarnya juga meningkatkan rasa bahagia.

Bagi mereka yang rutin berolahraga, tentu akrab dengan perasaan nyaman dan bahagia yang memenuhi hati setelah selesai olahraga. Saat berolahraga akan terjadi pelepasan endorfin sehingga kita pun merasa tenang.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam the American Journal of Epidemiology, diketahui aktivitas olahraga secara rutin sangat berpengaruh besar pada kebahagiaan seseorang.

Tim peneliti dari Kanada menganalisa data dari 8 National Population Health Survey dengan periode 15 tahun untuk mengetahui kaitan antara level aktivitas fisik dengan kebahagiaan.

Dalam jangka pendek, olahraga memang terkait dengan kebahagiaan, karena orang yang bahagia biasanya senang berolahraga.

Akan tetapi hasil penelitian menunjukkan, perubahan kebiasaan, misalnya dari tidak berolahraga menjadi aktif berolahraga akan berpengaruh pada mood seseorang dalam jangka panjang. Singkatnya, membangun kebiasaan berolahraga bisa menjadi investasi bagi rasa bahagia di masa depan.

Selain itu, orang yang rajin berolahraga juga cenderung lebih awet muda sehingga mereka pun lebih bahagia.

Olahraga, seperti joging atau berlari, akan memperlancar sirkulasi oksigen dan peredaran darah. Dengan darah yang lancar, nutrisi ke seluruh jaringan kulit tidak terhambat. Selain kesegaran sel-sel terpelihara, hal itu juga membantu mengaktifkan produksi kolagen untuk melembabkan kulit.

Sabtu, 29 September 2012

8 Gaya Hidup Sehat Pencegah Kanker

Faktor genetik memang punya peran dalam terjadinya kanker, tetapi bukan berarti kanker pasti diwariskan dan kita cuma bisa pasrah menerima takdir. Gaya hidup sehat telah terbukti bisa mencegah kanker.

Menurut American Cancer Society, pola hidup sehat juga bisa mencegah hampir separuh kematian akibat kanker. Dan berikut adalah 8 gaya hidup sehat yang dianjurkan untuk menghindari kanker.

1. Tidak merokok
Hindari merokok atau menggunakan produk tembakau lainnya. Merokok adalah penyebab berbagai jenis kanker, mulai dari kanker paru, kerongkongan, mulut, tenggorokan, perut, dan pankreas. Merokok juga menjadi penyebab utama kematian yang bisa dicegah.

2. Skrining teratur
Jadikan skrining kanker sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan rutin. Skrining kanker bisa mendeteksi kanker payudara, serviks, dan kanker kulit dalam stadium dini. Skrining kanker bisa dilakukan melalui cek darah, pemeriksaan fisik, tes genetik, hingga pemeriksaan X-ray.

3. Kurangi alkohol
Kanker mulut enam kali lebih sering diderita para pecandu alkohol dibandingkan dengan orang yang tidak minum alkohol.

4. Lindungi dari matahari
Sinar ultraviolet bisa merusak DNA kulit dan bisa menyebabkan mutasi genetik yang memicu kanker. Gunakan tabir surya jika Anda ingin beraktivitas lama di bawah matahari.

5. Olahraga
Riset menunjukkan orang yang aktif dan rutin berolahraga memiliki risiko lebih kecil terkena kanker kolon dan kanker payudara. Anda tak perlu berolahraga seperti atlet untuk mencegah kanker, aktivitas moderat seperti jogging, bersepeda, atau senam, sudah cukup.

6. Jaga berat badan
Berat badan berlebih terkait erat dengan beberapa jenis kanker seperti kanker kolon, tiroid, payudadara, dan endometrial.

7. Waspada terapi sulih hormon
Beberapa penelitian menunjukkan terapi sulih hormon di masa menopause meningkatkan risiko beberapa jenis kanker. Bila Anda sudah terlanjur mendapatkan terapi tersebut, batasi hanya kurang dari lima tahun.

8. Hindari radiasi
Hindari paparan radiasi dan beberapa zat kimia. Pada orang yang memang memiliki faktor risiko kanker, paparan radiasi diketahui akan menyebabkan mutasi gen yang bisa memicu sel-sel kanker menjadi aktif.

Rabu, 14 Maret 2012

Begadang dan Kegemukan

Banyak orang beranggapan kalau kurang tidur akan membuat seseorang cenderung kurus. Tapi faktanya, begadang bisa membuat berat badan terus naik.

Terutama, bagi Anda yang termasuk dalam kategori short sleeper, yaitu mereka yang tidur 5,5 jam atau kurang, setiap harinya. Ingin tahu mengapa begadang bisa membuat bobot tubuh naik? Berikut tiga alasannya, seperti dilansir dariPrevention.com.

1. Kalori yang terbakar lebih sedikit
Saat kurang tidur, menurut penelitian yang dipublikasi dalam American Journal of Clinical Nutrition, kalori yang terbakar setelah makan akan lebih sedikit. Tubuh juga akan terasa lemas karena energi berkurang sebesar 5 persen.

2. Makan lebih banyak

Wanita yang tidur hanya empat jam, akan mengonsumsi makanan dengan kalori tambahan sebesar 329 keesokan harinya. Ini merupakan hasil penelitian American Heart Associationpada 2011. Terjaga pada malam hari akan membuat kita cenderung mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat tinggi.

3. Hasrat makan tinggi

Kurang tidur juga memengaruhi kadar hormon ghrelin, yang berfungsi memberitahu Anda untuk makan. Level ghrelin akan tinggi saat Anda kurang tidur dan membuat hasrat makan semakin tinggi. Termasuk, membuat produksi lemak meningkat dan bobot tubuh bertambah. • VIVAnews
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...