Sebuah ulasan dalam New Scientist menyebutkan, buah sukun (Artocarpus altilis) merupakan salah satu "superfoods " yang berpotensi mengatasi kelaparan di seluruh dunia sekaligus menyediakan protein dalam dosis yang menyehatkan.
Berat sukun yang secara keseluruhan sekitar tujuh kilogram dapat memberikan porsi karbohidrat untuk lima orang anggota keluarga.
Para ilmuwan percaya, sukun berpotensi memberi makan masyarakat di seluruh dunia jika buah ini menghasilkan sekitar 204 kilogram/musim.
Tampilkan postingan dengan label vitamin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label vitamin. Tampilkan semua postingan
Senin, 07 Juli 2014
Sukun Ternyata "Superfoods"
Label:
American Heart Association,
Artocarpus altilis,
bebas gluten,
HDL,
karbohidrat,
kelaparan,
LDL,
mineral,
NTBG,
protein,
serat,
Sukun,
superfoods,
Ternyata,
vitamin
Kamis, 30 Januari 2014
Jus Wortel Membantu Kontrol Gula Darah
Jus wortel merupakan salah satu jus sehat yang paling populer untuk dikonsumsi. Jus yang terbuat dari wortel ini kaya akan vitamin dan mineral. Selain itu jus wortel menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh Anda.
Berikut adalah manfaat kesehatan yang bisa Anda peroleh dari mengonsumsi jus wortel secara rutin:
Meningkatkan penglihatan
Wortel mengandung beta karoten dan lutein yang merupakan senyawa yang dapat meningkatkan penglihatan Anda. Senyawa ini juga mampu melindungi mata dari penyakit glukoma dan rabun senja.
Berikut adalah manfaat kesehatan yang bisa Anda peroleh dari mengonsumsi jus wortel secara rutin:
Meningkatkan penglihatan
Wortel mengandung beta karoten dan lutein yang merupakan senyawa yang dapat meningkatkan penglihatan Anda. Senyawa ini juga mampu melindungi mata dari penyakit glukoma dan rabun senja.
Sabtu, 17 Agustus 2013
Ingin Balita Cerdas dan Sehat? Berikan Telur dan Tahu!
Kebutuhan akan protein sama pentingnya seperti vitamin, serat dan karbohidrat. Karena itulah asupan makanan sumber protein tak boleh terlewatkan. Susu, tahu dan telur bisa diberikan pada si kecil agar kebutuhannya terpenuhi.
Saat berusia di bawah lima tahun, proses tumbuh kembangnya sedang berlangsung. Sebagai penunjag dalam proses perkembangan ini sangatlah memerlukan makanan bernutrisi. Berikut lima jenis maknaan kaya protein yang baik diberikan pada balita. Selanjutnya *
Saat berusia di bawah lima tahun, proses tumbuh kembangnya sedang berlangsung. Sebagai penunjag dalam proses perkembangan ini sangatlah memerlukan makanan bernutrisi. Berikut lima jenis maknaan kaya protein yang baik diberikan pada balita. Selanjutnya *
Label:
balita,
Berikan,
Cerdas,
Ingin,
karbohidrat,
protein,
sehat,
serat,
susu,
Tahu,
telur,
vitamin
Selasa, 06 Agustus 2013
Manfaat2 Kesehatan dari Cod Liver Oil oleh Cathy Wong
Cod Liver Oil adalah jenis minyak ikan yg tersedia dlm bentuk cairan atau kapsul. Berasal dari hati dari ikan Cod, minyak kaya Vitamin A, vitamin D dan asam-asam lemak Omega-3. Karena kandungan Omega-3 yg
tinggi, cod liver oil ditemukan dalam produk-produk yg dipasarkan sebagai Suplemen-suplemen Omega-3.
Manfaat Kesehatan Cod Liver Oil
Sesuai dengan National Institutes of Health (NIH),minyak ikan mungkin efektif untuk mencegah penyakait jantung. Di samping itu, NIH menyatakan bahwa minyak ikan juga dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kolesterol, menangani asthma dan artritis reumatoid, meringankan nyeri menstruasi, menurunkan risiko stroke,mencegah osteoporosis dan memperlambat perkembangan atherosklerosis. Namun demikian, NIH tidak memngkususkan pada cod liver oil saja (dibandingkan dengan sumber-sumber minyak ikan lain) dapat menunjukkan manfaat-manfaat kesehatan ini.
Meskipun penelitian pada kekhususan efek-efek kesehatan dari cod liver oil terbatas, beberapa penelitian menunjukkan bahwa cod liver oil dapat membantu untuk beberapa kondisi:
- Infeksi Saluran nafas bagian atas
- Diabetes
- Artritis
Kegunaan Cod Liver Oil
- depresi
- diabetes
- glaukoma
- penyakit jantung
- tekanan darah tinggi
- lupus
- osteoartritis
Selanjutnya *
Label:
A,
artritis,
Cathy Wong,
Cod Liver Oil,
D,
depresi,
diabetes,
glaukoma,
infeksi saluran nafas atas,
kesehatan,
lupus osteoartitis,
manfaat,
NIH,
omega-3,
penyakit jantung,
suplemen,
tekanan darah tinggi,
vitamin
Minggu, 28 Juli 2013
Kenapa Kurma Dianjurkan Buat Buka Puasa?
Pada bulan Ramadhan ini buah kurma merupakan salah satu buah yang menjadi primadona. Kurma atau dalam bahasa Arab di sebut Tamr adalah sejenis tanaman palma yang buahnya bisa dimakan. Lantas kenapa sih kurma di anjurkan sebagai santapan pembuka puasa?
Pohon kurma berukuran sedang biasanya mencapai 15-25 meter. Buahnya cenderung lonjong atau agak bulat dengan warna yang beragam. Selain itu ada juga yang berwarna kuning keemasan, kuning kecokelatan, merah, hingga hitam.
Pada jaman dahulu buah kurma menjadi makanan pokok. Karena didalam kurma terdapat nutrisi yang beragam, dari karbohidrat, lemak, protein, air, Vitamin C hingga mangan. Dalam 100 gr kurma segar terdapat kandungan energy sebesar 230 kcal, sehingga tak heran kalau kurma menjadi salah satu makanan pembuka puasa ringan.
Selain mengandung karbohidrat yang membantu memberikan energi, buah kurma juga punya banyak khasiat lain di bidang kesehatan.
Dilansir dari majalahkesehatan.com, makan kurma memiliki beberapa manfaat kesehatan seperti:
1. bangsa Arab Badui yang makan kurma secara teratur kabarnya memiliki tingkat kanker dan penyakit jantung yang rendah.
2. Buah kurma juga kaya akan serat, sehingga dapat menyerap kolesterol jahat di dalam usus. Seratnya akan membantu melindungi selaput lendir usus dengan mengurangi paparan dan mengikat bahan kimia yang menyebabkan kanker usus besar.
3. Sebagai makanan laksatif, kurma dapat melancarkan buang air besar (BAB) dan mencegah sembelit.
4. Di dalam kurma juga ada kandungan antioksidan yang disebut tanin. Tanin ini bersifat anti-infeksi, anti-inflamasi dan anti-hemoragik.
5. Selain mengandung vitamin C, ada sedikit kandungan vitamin A pada kurma. Menjaga kesehatan mata dan kulit secara alami.
6. Merupakan sumber zat besi yang baik, kurma membantu melancarkan peredaran oksigen di dalam darah.
7. Kurma juga kaya akan vitamin K dan vitamin B, yang dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh, serta berperanan penting dalam pembekuan darah serta metabolisme tulang.
Sekarang, tak ada keraguan lagi untuk menambahkan kurma dalam menu berbuka puasa kan? Seumber *
Pohon kurma berukuran sedang biasanya mencapai 15-25 meter. Buahnya cenderung lonjong atau agak bulat dengan warna yang beragam. Selain itu ada juga yang berwarna kuning keemasan, kuning kecokelatan, merah, hingga hitam.
Pada jaman dahulu buah kurma menjadi makanan pokok. Karena didalam kurma terdapat nutrisi yang beragam, dari karbohidrat, lemak, protein, air, Vitamin C hingga mangan. Dalam 100 gr kurma segar terdapat kandungan energy sebesar 230 kcal, sehingga tak heran kalau kurma menjadi salah satu makanan pembuka puasa ringan.
Selain mengandung karbohidrat yang membantu memberikan energi, buah kurma juga punya banyak khasiat lain di bidang kesehatan.
Dilansir dari majalahkesehatan.com, makan kurma memiliki beberapa manfaat kesehatan seperti:
1. bangsa Arab Badui yang makan kurma secara teratur kabarnya memiliki tingkat kanker dan penyakit jantung yang rendah.
2. Buah kurma juga kaya akan serat, sehingga dapat menyerap kolesterol jahat di dalam usus. Seratnya akan membantu melindungi selaput lendir usus dengan mengurangi paparan dan mengikat bahan kimia yang menyebabkan kanker usus besar.
3. Sebagai makanan laksatif, kurma dapat melancarkan buang air besar (BAB) dan mencegah sembelit.
4. Di dalam kurma juga ada kandungan antioksidan yang disebut tanin. Tanin ini bersifat anti-infeksi, anti-inflamasi dan anti-hemoragik.
5. Selain mengandung vitamin C, ada sedikit kandungan vitamin A pada kurma. Menjaga kesehatan mata dan kulit secara alami.
6. Merupakan sumber zat besi yang baik, kurma membantu melancarkan peredaran oksigen di dalam darah.
7. Kurma juga kaya akan vitamin K dan vitamin B, yang dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh, serta berperanan penting dalam pembekuan darah serta metabolisme tulang.
Sekarang, tak ada keraguan lagi untuk menambahkan kurma dalam menu berbuka puasa kan? Seumber *
Label:
230 kcal,
A,
antioksidan,
BAB,
buka Puasa,
C,
jantung,
kanker,
karbohidrat,
kolesterol jahat,
kulit,
Kurma,
lemak,
mangan,
pembekuan,
protein,
serat,
Tamr,
tanin,
vitamin
Kamis, 16 Mei 2013
Meski ‘Ndeso’, Makanan Ini Bisa Selamatkan Hidup Anda
Hasil penelitian yang dilakukan Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan Indonesia menyebutkan bahwa selain rendah kalori, ubi jalar juga mengandung antioksidan (β-karoten dan antosianin) yang bermanfaat bagi kesehatan.
Antioksidan adalah senyawa yang penting bagi kesehatan karena dapat mengurangi risiko terkena berbagai penyakit. Bahkan vitamin C, B2, B6, D, E dan biotin pun ada dalam makanan ‘ndeso’ ini.
Selain mengandung nilai gizi yang tinggi, ubi jalar juga memiliki segudang manfaat kesehatan bagi siapa saja yang mengonsumsinya.
Manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh ubi jalar antara lain, mencegah kanker, mengendalikan gula darah, mencegah penuaan dini, menjaga elastisitas kulit, mencegah serangan jantung, hingga membantu menurunkan berat badan.
Bahkan sebuah studi menyebutkan, kandungan kalium dalam ubi mampu mengurangi risiko stroke pada penderita hipertensi sebesar 40 persen. Sementara tekanan darah yang terlalu tinggi bisa berkurang hingga 25 persen.
Apakah manfaat di atas bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi makanan cepat saji? tentu tidak. Karena meskipun kalah ‘gengsi’, ubi jalar masih unggul dalam meningkatkan kualitas hidup Anda.
Antioksidan adalah senyawa yang penting bagi kesehatan karena dapat mengurangi risiko terkena berbagai penyakit. Bahkan vitamin C, B2, B6, D, E dan biotin pun ada dalam makanan ‘ndeso’ ini.
Selain mengandung nilai gizi yang tinggi, ubi jalar juga memiliki segudang manfaat kesehatan bagi siapa saja yang mengonsumsinya.
Manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh ubi jalar antara lain, mencegah kanker, mengendalikan gula darah, mencegah penuaan dini, menjaga elastisitas kulit, mencegah serangan jantung, hingga membantu menurunkan berat badan.
Bahkan sebuah studi menyebutkan, kandungan kalium dalam ubi mampu mengurangi risiko stroke pada penderita hipertensi sebesar 40 persen. Sementara tekanan darah yang terlalu tinggi bisa berkurang hingga 25 persen.
Apakah manfaat di atas bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi makanan cepat saji? tentu tidak. Karena meskipun kalah ‘gengsi’, ubi jalar masih unggul dalam meningkatkan kualitas hidup Anda.
Label:
antioksidan,
antosianin,
berat badan,
cepat saji,
gula darah,
hipertensi,
kalium,
kanker,
kulit,
manfaat kesehatan,
penelitian,
penuaan dini,
rendah kalori,
serangan jantung,
stroke,
ubi jalar,
vitamin,
β-karoten
Senin, 29 April 2013
Ingin Sehatkan Jantung Mantan Perokok? Konsumsilah Vitamin E!
Sakit jantung adalah konsekuensi terburuk dari merokok! Tetapi tahukah Anda, ada suplementasi vitamin yang mampu sehatkan kembali jantung para mantan perokok?
Dalam sebuah penelitian kecil di The Ohio State University, para peneliti mengumpulkan sebanyak 30 mantan perokok yang berusia 20 tahun sebagai responden. Para perokok itu sebelumnya merokok sebanyak setengah bungkus rokok per hari selama satu tahun sebelum mengikuti penelitian ini. Lalu seluruh peserta diminta berhenti merokok dengan pembagian 16 perokok menerima 500 miligram gamma-Tocopherol setiap harinya dan sisa 14 perokok lainnya hanya menerima plasebo.
Pada proses penelitian ini responden diminta untuk berhenti merokok selama tujuh hari dengan penanda darah peradangan dan fungsi pembuluh darah yang diukur sebelum dan sesudah percobaan. Setelah tujuh hari, peserta melihat peningkatan fungsi pembuluh darah mereka rata-rata 2,8 persen. Mereka yang berhenti merokok dan mengonsumsi gamma-Tocopherol dari vitamin E menghasilkan peningkatan tambahan 1,5 persen pada fungsi vaskular.
Richard Bruno, sang peneliti dan profesor nutrisi manusia di The Ohio State University, menyatakan, “Kami berharap dapat mengembangkan terapi berhenti merokok yang bisa mempercepat pemulihan fungsi pembuluh darah dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.”
Para peneliti menggunakan suplementasi vitamin E yang sama dengan yang dijual bebas di pasaran. Para peneliti ingin menguji efek dari konsumsi gamma-Tocopherol. Bentuk yang paling umum dari vitamin E dan salah satu yang dibutuhkan dalam diet manusia adalah alpha-Tocopherol.
Sebagai tambahan, para peneliti mengambil sampel darah untuk mengukur fungsi vaskular dengan mendapatkan gambar USG dari arteri di lengan atas sebagai alat yang merespon lonjakan aliran darah setelah sirkulasi di lengan dihentikan selama lima menit.
“Pelebaran pembuluh darah kardiovaskular menunjukkan peningkatan kesehatan jantung. Para perokok berat cenderung mengalami penyempitan pembuluh darah jantung,” ujar Bruno.
Para responden yang mengonsumsi suplemen vitamin E menunjukkan peningkatkan fungsi vaskular dan menunjukkan penurunan dua jenis protein yang terkait peradangan dalam darah dibandingkan para responden yang hanya mengonsumsi plasebo. Artinya, menurut Bruno, konsumsi vitamin E telah mengembalikan fungsi vaskular setidaknya dengan mengurangi peradangan.
Jadi, bagi Anda mantan perokok, jangan lupa ya, konsumsilah vitamin E dalam menu diet sehat sehari-hari supaya jantung kembali sehat. Sumber alami vitamin E adalah kacang kedelai, minyak kanola, dan kacang-kacangan.
Dalam sebuah penelitian kecil di The Ohio State University, para peneliti mengumpulkan sebanyak 30 mantan perokok yang berusia 20 tahun sebagai responden. Para perokok itu sebelumnya merokok sebanyak setengah bungkus rokok per hari selama satu tahun sebelum mengikuti penelitian ini. Lalu seluruh peserta diminta berhenti merokok dengan pembagian 16 perokok menerima 500 miligram gamma-Tocopherol setiap harinya dan sisa 14 perokok lainnya hanya menerima plasebo.
Pada proses penelitian ini responden diminta untuk berhenti merokok selama tujuh hari dengan penanda darah peradangan dan fungsi pembuluh darah yang diukur sebelum dan sesudah percobaan. Setelah tujuh hari, peserta melihat peningkatan fungsi pembuluh darah mereka rata-rata 2,8 persen. Mereka yang berhenti merokok dan mengonsumsi gamma-Tocopherol dari vitamin E menghasilkan peningkatan tambahan 1,5 persen pada fungsi vaskular.
Richard Bruno, sang peneliti dan profesor nutrisi manusia di The Ohio State University, menyatakan, “Kami berharap dapat mengembangkan terapi berhenti merokok yang bisa mempercepat pemulihan fungsi pembuluh darah dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.”
Para peneliti menggunakan suplementasi vitamin E yang sama dengan yang dijual bebas di pasaran. Para peneliti ingin menguji efek dari konsumsi gamma-Tocopherol. Bentuk yang paling umum dari vitamin E dan salah satu yang dibutuhkan dalam diet manusia adalah alpha-Tocopherol.
Sebagai tambahan, para peneliti mengambil sampel darah untuk mengukur fungsi vaskular dengan mendapatkan gambar USG dari arteri di lengan atas sebagai alat yang merespon lonjakan aliran darah setelah sirkulasi di lengan dihentikan selama lima menit.
“Pelebaran pembuluh darah kardiovaskular menunjukkan peningkatan kesehatan jantung. Para perokok berat cenderung mengalami penyempitan pembuluh darah jantung,” ujar Bruno.
Para responden yang mengonsumsi suplemen vitamin E menunjukkan peningkatkan fungsi vaskular dan menunjukkan penurunan dua jenis protein yang terkait peradangan dalam darah dibandingkan para responden yang hanya mengonsumsi plasebo. Artinya, menurut Bruno, konsumsi vitamin E telah mengembalikan fungsi vaskular setidaknya dengan mengurangi peradangan.
Jadi, bagi Anda mantan perokok, jangan lupa ya, konsumsilah vitamin E dalam menu diet sehat sehari-hari supaya jantung kembali sehat. Sumber alami vitamin E adalah kacang kedelai, minyak kanola, dan kacang-kacangan.
Label:
alpha-Tocopherol,
e,
fungsi pembuluh darah,
gamma-Tocopherol,
jantung,
kacang kedelai,
kacang-kacangan,
kardiovaskular,
mantan,
minyak kanola,
peradangan,
Perokok,
plasebo,
responden,
Richard Bruno,
sehat,
vitamin
Selasa, 12 Maret 2013
Strawberry Mampu Turunkan Kadar Kolesterol
Strawberry dan blueberry yang berwarna menarik rasanya asam segar. Buah ini sering dijadikan hiasan cake, jus atau dimakan segar. Selain vitamin dan mineral keduanya mampu menurunkan kadar kolesterol darah.
Kedua jenis buah berry ini memang sangat direkomendasikan untuk menurunkan kolesterol. Ukurannya yang mungil dengan rasa yang segar bisa jadi camilan sehat bagi para penderita kolesterol. Blueberry dan strawberry jadi jenis yang banyak disukai, terlebih jika dimakan segar.
Strawberry memang ampuh menurunkan kolesterol. Lewat sederetan penelitian, para peneliti di University of Oklahoma mengemukakan kesimpulan jika kandungan nutrisi dalam strawberry bisa menurunkan kadar kolesterol.
Para partisipan dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Nutrition Research dan dimuat dalam situs Live Strong ini memakan buah strawberry dalam jumlah yang telah ditentukan. Setiap harinya, mereka diminta mengonsumsi 3 cup strawberry selama delapan pekan. Hasilnya, kadar kolesterolnya berangsur menurun.
Sementara itu, blueberry juga jadi jenis yang ampuh menumpas kolesterol jahat. Di dalamnya terdapat serat tinggi pada bagian kulitnya yang juga membantu menurunkan kolesterol.
Hal tersebut disimpulkan lewat penelitian yang dilakukan oleh tim dari U.S. Department of Agriculture. Penelitian dilakukan terhadap hamster yang diberikan ekstrak buah blueberry secara teratur. Hasilnya, kadar kolesterol hewan tersebut menurun secara signifikan.
Selain kandungan seratnya, blueberry diketahui memiliki kandungan antioksidan Anthocyanin yang tinggi. Antioksidan ini berperan penting dalam melawan radikal bebas yang mempengaruhi kerusakan sel.
Jika akan mengonsumsi starwberry dan blueberrry dianjurkan dalam keadaan segar, tanpa diolah. Atau jika dibuat jus sebaiknya tanpa tambahan gula dan bahan lainnya. Semakin segar akan semakin besar manfaatnya untuk tubuh. Bisa dikonsumsi saat sarapan atau sebagai camilan sehat.
Kedua jenis buah berry ini memang sangat direkomendasikan untuk menurunkan kolesterol. Ukurannya yang mungil dengan rasa yang segar bisa jadi camilan sehat bagi para penderita kolesterol. Blueberry dan strawberry jadi jenis yang banyak disukai, terlebih jika dimakan segar.
Strawberry memang ampuh menurunkan kolesterol. Lewat sederetan penelitian, para peneliti di University of Oklahoma mengemukakan kesimpulan jika kandungan nutrisi dalam strawberry bisa menurunkan kadar kolesterol.
Para partisipan dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Nutrition Research dan dimuat dalam situs Live Strong ini memakan buah strawberry dalam jumlah yang telah ditentukan. Setiap harinya, mereka diminta mengonsumsi 3 cup strawberry selama delapan pekan. Hasilnya, kadar kolesterolnya berangsur menurun.
Sementara itu, blueberry juga jadi jenis yang ampuh menumpas kolesterol jahat. Di dalamnya terdapat serat tinggi pada bagian kulitnya yang juga membantu menurunkan kolesterol.
Hal tersebut disimpulkan lewat penelitian yang dilakukan oleh tim dari U.S. Department of Agriculture. Penelitian dilakukan terhadap hamster yang diberikan ekstrak buah blueberry secara teratur. Hasilnya, kadar kolesterol hewan tersebut menurun secara signifikan.
Selain kandungan seratnya, blueberry diketahui memiliki kandungan antioksidan Anthocyanin yang tinggi. Antioksidan ini berperan penting dalam melawan radikal bebas yang mempengaruhi kerusakan sel.
Jika akan mengonsumsi starwberry dan blueberrry dianjurkan dalam keadaan segar, tanpa diolah. Atau jika dibuat jus sebaiknya tanpa tambahan gula dan bahan lainnya. Semakin segar akan semakin besar manfaatnya untuk tubuh. Bisa dikonsumsi saat sarapan atau sebagai camilan sehat.
Label:
ampuh,
Anthocyanin,
antioksidan,
bluenerry,
camilan,
hamster,
kolesterol,
mineral,
mungil,
Nutrition Research,
penelitian,
radikal bebas,
rekomendasi,
signifikan,
strawberry,
turunkan,
University of Oklahoma,
vitamin
Minggu, 17 Februari 2013
Pepaya Ampuh Turunkan Kadar Kolesterol
Menjaga tubuh tetap sehat tidaklah sulit dan mahal. Konsumsi buah dan sayuran segar yang cukup bisa jadi solusi. Selain itu sejumlah khasiatnya juga bisa didapat. Seperti mencegah sejumlah penyakit hingga menjaga kolestrol darah tetap stabil.
Makan sayuran dan buah ternyata juga bisa sekaligus menurunkan berat badan. Selain itu juga mencegah risiko terkena kanker. Berikut lima daftar makanan yang baik dikonsumsi agar tubuh tetap sehat.
1. Pepaya
Pepaya merupakan sumber vitamin A, C dan E, juga kaya akan serat yang dapat menurunkan kadar kolesterol. Sedangkan kandungan enzim papain dan chymopapainnya bersifat sebagai anti inflamasi. Pepaya juga mengandung likopen untuk mengurangi risiko terkena kanker prostat pada pria.
2. Apel
Apel umumnya dikonsumsi para pelaku diet untuk camilan. Siapa sangka jika buah apel juga dapat menurunkan kadar kolesterol darah. Menurut sebuah penelitian, wanita yang makan buah apel setiap hari dapat menurunkan berat badan lebih cepat. Sedangkan kandungan flavonoidnya dapat membantu mencegah risiko Alzheimer.
3. Nanas
Buah renyah dan manis ini mengandung sejumlah vitamin dan mineral. Seperti kalsium, kalium, serat, vitamin C dan mangan yang berguna untuk menjaga kesehatan tulang. Tidak hanya itu, kandungan zat bromelain di dalamnya dapat mengatasi batuk dan mengencerkan dahak.
4. Brokoli
Brokoli kaya akan kalsium yang baik untuk tulang dan gigi. Di dalamnya juga mengandung senyawa lutein dan zeaxantihin yang dapat menjaga kesehatan mata dan mencegah risiko rabun senja saat usia lanjut.
5. Tomat
Buah berwarna merah yang satu ini kaya akan vitamin A dan C. Kandungan antioksidannya yang berupa lycopene, merupakan zat anti-kanker. Tomat juga dapat menjaga kesehatan jantung karena tinggi serat, potasium, vitamin B dan niacin.
Sumber: *
Langganan:
Postingan (Atom)
