Tampilkan postingan dengan label insulin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label insulin. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Juni 2013

Taoge Menambah Kesuburan, Lho

Minyak Kecambah Gandum
Toage dan makanan lain yang kaya vitamin dan mineral, perlu dikonsumsi oleh wanita yang ingin segera hamil.

Supaya 'subur' dan cepat punya anak, makan taoge banyak-banyak. Anjuran seperti ini sering kita dengar. Pertanyaannya: benarkah? “Pastinya, taoge kaya vitamin dan mineral," ujar dr. Pauline Endang Praptini, Sp.GK dari FKUI, Jakarta. Taoge kaya vitamin E, yang ditengarai dapat membantu menjaga kesehatan sel telur.

Buku The Fertility Diet yang ditulis berdasar hasil studi peneliti di Harvard, Amerika Serikat, pada >18.000 perawat perempuan menyebutkan, mereka yang cukup mengonsumsi asam folat dan zat besi, sedikit mengonsumsi lemak dan karbohidrat sederhana serta cukup berolahraga, lebih mudah hamil.

Jika ditelaah, itu memang pola hidup sehat. Dalam kaitannya dengan fertilitas (kesuburan), pola hidup sehat membuat kadar gula darah stabil sehingga tidak terjadi hiperinsulinemia (kadar insulin berlebih), sehingga capat mencegah terjadinya gangguan ovulasi.

Vitamin dan mineral dapat membantu menjaga fungsi endokrin (kelenjar dan organ yang bertugas memroduksi dan mengatur hormon). Keseimbangan hormon di dalam tubuh akan terjaga, sehingga gangguan kesuburan akibat masalah hormonal bisa dihindari. Selain itu, vitamin dan mineral penting untuk penyerapan nutrisi. Jika penyerapan nutrisi berjalan sempurna, metabolisms tubuh akan baik sehingga semua organ bekerja optimal. Kondisi ini bagus bagi wanita yang ingin segera hamil.

Vitamin dan mineral dapat membantu menjaga fungsi endokrin (kelenjar dan organ yang bertugas memroduksi dan mengatur hormon). Keseimbangan hormon di dalam tubuh akan terjaga, sehingga gangguan kesuburan akibat masalah hormonal bisa dihindari. Selain itu, vitamin dan mineral penting untuk penyerapan nutrisi. Jika penyerapan nutrisi berjalan sempurna, metabolisms tubuh akan baik sehingga semua organ bekerja optimal. Kondisi ini bagus bagi wanita yang ingin segera hamil.

Kalau gangguan ovulasi sudah terjadi, apakah diet capat membantu? "Saya sering mendapat pasien rujukan dari dokter kandungan, yang meminta mereka untuk menurunkan berat badan (BB)," ujar dr. Pauline. Mereka yang mengalami kegemukan, obesitas sentral dan/atau PCOS (polycyctic ovary syndrome atau sindrom polikistik ovarium) bisa mendapat manfaat yang besar.

Penurunan BB harus dilakukan bertahap. "Mungkin butuh waktu 6 bulan bahkan lebih," ungkap dr. Pauline. Intinya, jumlah kalori yang masuk harus seimbang dengan yang dikeluarkan. "Mengurangi makan sepotong martabak atau gorengan saja, sudah memangkas 400-an kilo kalori," ujar dr. Andon Hestiantoro, Sp.OG, dari FKUI/RSCM.

Konsumsi lemak dan gula termasuk yang perlu dibatasi. Karbohidrat tidak perlu dihindari atau 'dimusuhi'. "Pilih karbohidrat kompleks," ujar dr. Pauline. Karbohidrat kompleks adalah karbohidrat yang tinggi serat, dan umumnya tidak berwarna putih. Misalnya beras dengan kulit ari, beras merah atau oat.

Camilan seperti roti atau biskuit sebaiknya dihindari., karena, "Camilan seperti ini tinggi tepung, yakni karbohidrat yang sederhana (bukan kompleks) dan cepat meningkatkan gula darah," tutur dr. Pauline. Karbohidrat sederhana cepat merangsang insulin. Jika sering mengonsumsi karbohidrat jenis ini, tubuh kita bisa mengalami resistensi insulin. Untuk menurunkan BB, amankah mengonsumsi obat pelangsing? Bila sudah obesitas, obat mungkin diperlukan. Misalnya obat yang menghalangi penyerapan lemak dan/atau memicu pengeluaran lemak dari tubuh. Perlu konsultasi ke dokter karena, bagaimana pun, obat hanyalah bantuan. Diet dan olahraga tetap yang utama.

Sumber

Selasa, 12 Maret 2013

Pare Berkhasiat Turunkan Berat Badan

Pare dikenal juga dengan karela, berwarna hijau dan berbiji banyak. Permukaannya tidak rata dan berkerut-kerut. Meskipun rasanya pahit, ternyata pare mengandung banyak nutrisi. Bahkan jika dikonsumsi rutin mampu menurunkan berat badan.

Ternyata sering mengonsumsi pare dapat membantu menurunkan berat badan. Tidak hanya itu, pare juga ampuh menurunkan glukosa darah. Kerena itu sangat baik dikonsumsi bagi penderita diabates. Juga dapat mencegah risiko terkena diabetes tipe 2.

Umumnya gula darah yang meningkat terjadi karena terlalu banyak mengonsumsi makanan manis. Nantinya makanan manis ini akan mengirimkan sinyal ke pankreas untuk melepaskan hormon insulin dan menyimpannya lemak. Dengan begitu berat badanpun bisa cepat meningkat.

Menurut penelitian dari Centers for Disease Control and Prevention, pare mengandung kalori yang rendah. Karenanya jika dikonsumsi banyak tidak akan membuat berat badan naik. Dengan jumlah kalori per cangkirnya sekitar 16 kkal.

Seperti dikutip Times of India, Minggu (10/3/2013), pare juga mengandung banyak air sekitar 90 persen per buah. Kandungan air yang dikonsumsi ini dapat menekan nafsu makan karena memberikan rasa kenyang lebih lama.

Rasa kenyang juga bisa tertahankan, karena kandungan serat dalam pare yang mencapai 2,6 gram per 100 gram pare. Kadar serat ini ternyata membutuhkan waktu lebih lama untuk dipecah di perut, sehingga bisa mencegah rasa lapar lebih lama.

Pernyataan tersebut juga tercantum dalam Pedoman Diet dari Departemen Kesehatan di India. Menerapkan diet tinggi serat dapat membantu mengontrol berat badan. Sekitar 100 gram pare juga dapat memenuhi kebutuhan vitamin C sekitar 70 % dan 9 % vitamin A.

Jika tidak suka rasa pahit jangan khawatir, karena rasa pahit pada pere bisa dikurangi. Taburi pare yang sudah diiris atau dipotong dengan sedikit garam lalu remas-remas hingga berair, bilas air dingin dan olah sesuai resep.

Senin, 30 Juli 2012

Makanan Penurun Tekanan Darah (Tensi)

Hipertensi merupakan penyakit yang bisa terjadi pada siapa saja tanpa mengenal usia. Jika tak segera diatasi, hipertensi bisa memicu penyakit kardiovaskular yang memicu kematian.

Tenang. Anda bisa menurunkan risiko hipertensi dengan cara enak, seperti mengonsumsi beberapa jenis makanan. Berikut ini beberapa makanan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah, dilansir melalui Boldsky (27/7).

Buah kaya vitamin C

Buah-buahan seperti jeruk, kiwi, cranberry, jambu biji, anggur dan stroberi merupakan sumber yang kaya akan vitamin C. Banyak penelitian yang menunjukkan asupan vitamin C dapat mengurangi tekanan darah tinggi.

Pisang

Tak hanya memberikan energi bagi tubuh, ternyata pisang juga efektif menurunkan tekanan darah. Kalium dalam pisang diyakini menjadi nutrisi yang ampuh mengontrol tingkat tekanan darah. Jika Anda menderita tekanan darah tinggi, coba makan 1-2 buah pisang setiap hari. Jangan memakannya lebih dari 3 pisang. Pasalnya, buah ini memiliki gula tinggi yang dapat meningkatkan kadar gula darah sehingga membuat Anda gemuk.

Bayam

Sayuran kesukaan Popeye ini ternyata juga membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Siapa sangka jika sayuran hijau ini kaya akan vitamin C dan nutrisi penting lainnya, seperti zat besi, folat dan magnesium.

Bawang Putih

Bawang putih yang sering digunakan sebagai bumbu masakan juga bermanfaat menurunkan tingkat tekanan darah. Jenis bawang membantu mencegah darah dari kekentalan, agar mengendalikan penyumbatan di dalam jantung.

Brokoli

Nutrisi penting untuk menurunkan tekanan darah tinggi, seperti vitamin C, potasium dan khrom, terdapat di brokoli. Brokoli juga mengontrol kadar gula darah, kadar insulin dan melindungi jantung Anda dari penyakit jantung. Untuk mendapatkan manfaat optimal, sebaiknya mengonsumsinya secara teratur baik mentah atau kukus.

Tomat

Anda juga bisa menambahkan tomat ke dalam menu makanan darah tinggi karena tomat membantu menurunkan tekanan darah. Tomat memiliki antioksidan likopen yang mengurangi tekanan darah tinggi secara alami. Tomat juga kaya nutrisi penting lainnya, seperti vitamin C, A, E dan potasium serta kalium yang diperlukan untuk mengontrol tekanan darah.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...