Kamis, 18 Juli 2013

Tujuh Suplemen Terbaik untuk Turunkan Berat Badan

Anda bisa menurunkan berat badan tanpa perlu kelaparan atau secara drastis membatasi pilihan makanan Anda. Anda bisa makan dalam porsi normal atau latihan dengan wajar di gym, dan Anda bisa membuang lemak tanpa perlu menyiksa diri.

Bagaimana caranya? Kuncinya ada pada kombinasi makanan yang tepat — makanan yang akan membuat tubuh Anda mengubah mode penyimpanan lemak menjadi mode pembakaran lemak. Vitamin dan nutrisi tertentu dapat memberi sinyal pada sel di seluruh tubuh Anda untuk membakar lebih banyak kalori. Tanpa nutrisi penting itu, maka akan terjadi hal sebaliknya. Tubuh Anda akan menyimpan lemak. Metabolisme Anda melambat dan upaya penurunan berat badan Anda akan menjadi sia-sia.


Vitamin D
Mengapa bisa membakar lemak: Berbagai studi menunjukkan bahwa vitamin D membantu memastikan sel-sel tubuh mendengarkan dan merespon insulin (hormon yang dikeluarkan pankreas). Salah satu tugasnya adalah untuk membantu glukosa masuk ke sel-sel tubuh, glukosa kemudian dibakar menjadi energi.

Efektivitas insulin dalam mendorong glukosa ke dalam sel disebut "sensitivitas insulin." Semakin sensitif sel Anda terhadap insulin akan semakin baik. Semakin tidak sensitif mereka terhadap insulin, semakin besar kemungkinan kalori yang Anda makan akan berakhir dalam sel lemak.

Ketika kadar vitamin D rendah, kadar hormon paratiroid (PTH) meningkat. Kadar PTH yang melebihi batas normal akan memicu serangkaian reaksi yang akhirnya menyebabkan sel-sel lemak mengubah gula menjadi lemak dan menimbun lemak, bukannya melepas lemak untuk dibakar, demikian menurut Michael B. Zemel, PhD, direktur Nutrition Institute di Universitas Tennessee di Knoxville.

Kekurangan vitamin D juga dapat mengganggu leptin, hormon yang mengirim sinyal ke otak untuk berhenti makan. Tubuh Anda tidak akan merasa kenyang, sehingga Anda terus makan.

Kalsium
Mengapa bisa membakar lemak: Kalsium adalah mineral yang bekerjasama dengan vitamin D untuk membantu Anda membakar lemak. Kalsium disimpan dalam sel lemak, dan peneliti berpendapat bahwa semakin banyak kalsium yang dimiliki sel lemak maka akan semakin banyak lemak yang akan dikeluarkan sel untuk dibakar. Kalsium juga membantu penurunan berat badan dengan cara mengikat lemak dalam saluran pencernaan Anda, mencegah sebagian lemak tersebut diserap ke dalam aliran darah.

Protein
Mengapa bisa membakar lemak: Selain mencegah rasa lapar, mengonsumsi protein setiap makan akan membantu untuk menjaga komposisi tubuh — jumlah relatif lemak untuk otot — dalam proporsi yang lebih baik. Bersama dengan kalsium dan vitamin D, protein membantu Anda untuk mempertahankan massa otot saat Anda menurunkan berat badan.

Sebuah penelitian terbaru dari University of Illinois menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi protein dua kali sehari kehilangan berat badan 3,9 persen lebih banyak daripada wanita yang mengonsumsi kurang dari jumlah tersebut pada saat menjalani diet. Mereka tidak hanya kehilangan lebih banyak berat badan, mereka juga semakin kuat, karena otot paha mereka akan mendapat protein 5,8 persen lebih banyak di akhir diet dibandingkan sebelumnya.

Asam lemak Omega-3
Mengapa bisa membakar lemak: Omega-3 memungkinkan penurunan berat badan dengan mengubah enzim yang memicu pembakaran lemak dalam sel. Mereka juga membantu untuk meningkatkan mood, yang dapat membantu mengurangi makan karena dorongan emosional dan Omega-3 dapat meningkatkan sinyal leptin di otak, yang menyebabkan otak untuk mengaktifkan modus pembakaran lemak dan mengurangi nafsu makan. Ikan berlemak seperti salmon (yang juga tinggi vitamin D) adalah salah satu sumber terkaya lemak ini. Makanan lain, seperti kacang dan biji-bijian, mengandung jenis lemak yang dapat dikonversi menjadi Omega-3 setelah dicerna.

Asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA)
Mengapa bisa membakar lemak: Sebuah studi Denmark pada 26 pria dan wanita menemukan bahwa diet yang mengambil 20 persen kalorinya dari MUFA, suatu jenis lemak yang ditemukan dalam minyak zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian, avokad, selai kacang, dan cokelat, meningkatkan pembakaran kalori sebesar 0,1 persen selama 24 jam dan pembakaran lemak sebesar 0,04 persen setelah 6 bulan. Penelitian lain menunjukkan MUFA akan menghapus lemak di perut. Makanan yang kaya akan MUFA — khususnya kacang tanah, kacang pohon, dan minyak zaitun — terbukti dapat menjaga gula darah stabil dan mengurangi nafsu makan.

Conjugated Linoleic Acid (CLA)
Mengapa bisa membakar lemak: CLA adalah pembakar lemak yang kuat dan ditemukan, bersama dengan vitamin D dan kalsium, dalam produk susu. Mereka adalah asam lemak yang tercipta ketika bakteri memfermentasi makanan di bagian pertama dari perut sapi, domba, dan hewan memamah biak lainnya. CLA yang tercipta melalui fermentasi kemudian masuk ke dalam daging dan susu dari hewan-hewan ini.

Bila kita mengkonsumsi makanan tersebut, CLA akan membantu glukosa darah memasuki sel-sel tubuh, sehingga CLA dapat dibakar untuk energi dan tidak disimpan sebagai lemak. CLA juga membantu untuk meningkatkan pembakaran lemak, terutama di otot, yang menjadi tempat sebagian besar pembakaran kalori kita.

Catatan: Ada juga kekurangan dari pembakar lemak ini. Kebanyakan penelitian ini dilakukan dengan menggunakan CLA dalam jumlah besar — jumlah yang hanya akan Anda dapatkan dengan memakan 18 kilogram daging sapi sekaligus! Meskipun Anda mungkin tidak dapat mengonsumsi cukup CLA melalui makanan untuk membakar sejumlah lemak, Anda dapat mengonsumsi cukup banyak CLA untuk membantu mendorong metabolisme tubuh agar tetap berada dalam modus pembakaran lemak. Dan ketika Anda menambahkannya dengan pembakar lemak lainnya, terutama vitamin D, kalsium, dan protein, Anda akan menciptakan kondisi yang sempurna untuk pembakaran lemak tubuh secara total.

Polifenol
Mengapa bisa membakar lemak: Polifenol adalah antioksidan yang menjadikan teh hijau baik untuk kesehatan dan yang meningkatkan metabolisme. Penelitian menunjukkan bahwa mereka meringankan tugas metabolisme hingga 17 persen dan membantu tubuh untuk membakar lebih banyak lemak. Sebuah studi terbaru yang dilakukan pada tikus menemukan bahwa EGCG, polifenol dalam teh hijau, mencegah penambahan berat badan dan sindrom metabolisme ketika tikus diberi makanan yang tinggi lemak. Anda bisa merasakan efek ini setelah Anda minum teh hijau. Tubuh Anda akan memanas karena sel-sel tubuh Anda membuang kalori sebagai panas. Teh hijau adalah obat mujarab untuk musim dingin karena alasan itu. Minumlah secangkir teh hijau setiap kali Anda merasa dingin dan tergoda untuk makan meskipun Anda tidak terlalu lapar. Teh akan menghangatkan dan menenangkan Anda, mengurangi kelaparan dan keinginan untuk mengemil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...