Kebutuhan akan protein sama pentingnya seperti vitamin, serat dan karbohidrat. Karena itulah asupan makanan sumber protein tak boleh terlewatkan. Susu, tahu dan telur bisa diberikan pada si kecil agar kebutuhannya terpenuhi.
Saat berusia di bawah lima tahun, proses tumbuh kembangnya sedang berlangsung. Sebagai penunjag dalam proses perkembangan ini sangatlah memerlukan makanan bernutrisi. Berikut lima jenis maknaan kaya protein yang baik diberikan pada balita. Selanjutnya *
Tampilkan postingan dengan label telur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label telur. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 17 Agustus 2013
Ingin Balita Cerdas dan Sehat? Berikan Telur dan Tahu!
Label:
balita,
Berikan,
Cerdas,
Ingin,
karbohidrat,
protein,
sehat,
serat,
susu,
Tahu,
telur,
vitamin
Rabu, 08 Mei 2013
Cegah Rambut Rontok dengan Rutin Konsumsi Teh Hijau dan Wortel
Jakarta - Rambut perlu nutrisi dari dalam dan luar. Kerontokan yang umum terjadi pada setiap orang bisa diakibatkan oleh kulit kepala yang tidak sehat. Kandungan omega-3 dalam ikan salmon dan vitamin B dalam daging efektif menjaga kulit kepala tetap sehat.
Rambut yang indah, kuat dan berkilau didambakan banyak orang. Untuk menjaganya perlu asupan nutrisi yang berkhasiat untuk rambut. Berikut lima jenis makanan yang dapat membantu kulit kepala tetap sehat dan kuat.
1. Ikan salmon
Selain dapat meningkatkan fungsi otak. Ikan salmon yang kata protein, vitamin D dan asam lemak omega-3 berguna untuk merawat kulit kepala dan mencegah kerontokan. Tiap batang rambut akan terhidrasi dengan baik jika rutin makan salmon.
2. Daging
Menurut ahli peremajaan kulit Dr. Sandeep Suttar di Mumbai, mengkonsumsi daging setidaknya dua kali sehari dapat membantu meningkatkan nutrisi rambut. Vitamin B, zat besi, zinc, dan mineral di dalam daging akan menguatkan kulit kepala dan akar rambut.
3. Teh hijau
Kehadiran polifenol dalam teh hijau ampuh menjaga kulit kepala tetap sehat. Termasuk mencegah datangnya ketombe dan juga membuat rambut jadi berkilau. Selain diminum teh hijau juga bisa digunakan sebagai campuran bahan shampoo.
4. Wortel
Kandungan vitamin A dalam wortel tak hanya menyehatkan mata, tetapi juga dapat menjaga kesehatan kulit kepala. Keberadaan vitamin A membantu pembentukan sebum atau minyak pada kulit kepala. Unsur penting ini akan membantu menjaga kulit kepala dan rambut agar jadi lembab
5. Telur
Dua nutrisi dalam telur seperti biotin dan vitamin B merupakan elemen penting untuk membantu menjaga kesehatan rambut agar bersinar dan berkilau. Karena itulah telur sering kali digunakan sebagai bahan tambahan pembuatan shampo.
Sumber: *
Minggu, 14 April 2013
Wow! Khasiat Putih Telur Terbukti Sehebat Obat Hipertensi
Telur, baik kuning maupun putihnya, ternyata sama-sama baik bagi kesehatan. Kuning telur dikenal manfaatnya untuk kesehatan jantung . Kini, penelitian menunjukkan bahwa putih telur dapat menurunkan tekanan darah.
Dr Zhipeng Yu dan timnya dari Jilin University China memelajari peptida bernama RVPSL yang ditemukan dalam putih telur. Zat ini memiliki kemampuan hebat untuk mencegah aksi ACE, zat yang diproduksi dalam tubuh yang dapat menaikkan tekanan darah. Percobaan terhadap tikus menunjukkan bahwa RVPSL tak memiliki efek toksin dan dapat menurunkan tekanan darah.
“Kami memiliki bukti laboratorium bahwa zat dalam putih telur yakni peptida mengurangi tekanan darah sebanyak Captopril [obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi] dalam dosis rendah,” ujar Yu, seperti diberitakan situs Daily Mail (9/4/201313).
Yu yakin bahwa peptida, baik dalam putih telur maupun sebagai suplemen, dapat berguna sebagai tambahan pengobatan tekanan darah tinggi.
Hasil penelitian inipun mendukung temuan University of Alberta, Kanada, pada 2009. Dikatakan bahwa ketika telur bersinggungan dengan enzim perut, dihasilkan protein yang bekerja seperti obat penurun tekanan darah.
Berdasarkan riset University of Missouri, ditemukan bahwa sarapan telur yang tinggi protein merupakan cara terbaik untuk mengendalikan nafsu makan. Hal ini juga dapat mencegah kita ngemil makanan tak sehat di malam hari.
Sumber: *
Label:
Daily Mail,
enzim perut,
hipertensi,
jantung,
Jilin University China,
kuning,
nafsu makan,
obat,
peptida,
putih,
RVPSL,
sarapan,
sehebat,
tekanan darah,
telur,
tikus,
University of Alberta,
Zhipeng Yu
Kamis, 02 Agustus 2012
Makanan-makanan Pembakar Lemak
Anda frustasi dengan berat badan? Eits, jangan khawatir! Jika olahraga dan diet tak sukses menurunkan berat badan, coba deh konsumsi beberapa makanan yang dipercaya membantu membakar kalori.
Kecilkan ukuran pinggang Anda dengan mengasup makanan ini, yuk.
Kacang Almond
Tambahkan kacang almond pada makanan Anda sehari-hari. Struktur serat yang terdapat di dalamnya mengurangi penyerapan pada lemak, sehingga hanya sedikit kalori yang terserap oleh tubuh Anda. Selain itu, kadar protein dan asam lemak tak jenuh tunggal yang ada juga membuat Anda merasa kenyang lebih lama sehingga menjauhi keinginan untuk mengemil.
Tip: Untuk meningkatkan rasa pada kacang, panggang di dalam oven dengan suhu 180 derajat celcius selama lima hingga sepuluh menit.
Telur
Konsumsi telur pada saat sarapan. Mereka yang mengonsumsi telur di pagi hari akan merasa lebih kenyang sepanjang hari. Ini karena kombinasi antara protein dan lemak baik yang terdapat di dalamnya. Selain itu, telur juga mengandung sedikit kalori.
Tip: Untuk mencegah kulit telur agar tidak pecah saat direbus, tambahkan dua sendok teh cuka ke dalam air. Selain menjaga kulit telur, cuka juga membuat proses pengelupasan telur menjadi lebih mudah.
Kayu manis
Jerry Seinfield, komedian, pernah berkata bahwa kayu manis seharusnya ada di atas meja bersama garam dan lada. Jadi, jika ada yang bertanya apa yang akan membuat makanan menjadi lebih lezat kita akan mudah menjelaskannya.
Kayu manis bukan saja membuat makanan menjadi lebih harum tetapi juga berkhasiat untuk menurunkan berat badan. Setengah sendok kayu manis pada makanan akan mengurangi berat badan sebanyak satu kilo setiap bulannya. Selain itu, kayu manis juga mengontrol hormon insulin yang biasa naik sehabis makan - yang membuat Anda merasa lapar - dan menaikkan metabolisme untuk membakar kalori.
Tip: Untuk cemilan yang menyehatkan, potong apel kotak-kotak lalu taburi kayu manis dan panggang di oven hingga kecokelatan.
Yogurt
Memakan yogurt rendah lemak membantu tubuh Anda untuk membakar lemak lebih banyak. Kadar kalsium dan protein yang terdapat di dalamnya mengutamakan penurunan berat badan sebagai salah satu diet ketat dan menjaga massa otot.
Tip: Ganti whipped cream dengan yogurt pada makanan penutup Anda atau gunakan yogurt polos sebagai pengganti mayonaise pada sandwich.
Lentil
Tambahkan lentil dan kacang-kacangan pada sup untuk membantu mengenyangkan perut Anda. Kacang dan lentil kaya akan leucine, yang membantu untuk menurunkan berat badan tanpa harus melakukan diet secara khusus.
Tip: Rendam lentil semalaman, lalu masak dan simpan di dalam kulkas. Saat lentil disimpan di dalam wadah kedap udara dan terendam oleh air, mereka akan bertahan hingga tiga bulan.
Sup
Mereka yang mengonsumsi sup terlebih dahulu sebelum menyantap makanan utama akan mengasup lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang tidak makan sup. Peneliti dari Pennsylvania State University menyatakan bahwa mengonsumsi sup pada awal makanan akan membuat Anda merasa kenyang lebih awal sehingga mengurangi asupan kalori hingga lima persen.
Tip: Trik terbaik adalah menambah satu atau dua kentang saat memasak sup dan mendiamkan hingga 15 menit. Ini membantu menyerap kadar garam di dalam sup.
Sambal
Untuk memberikan rasa yang lebih berani pada salad dan sandwich Anda, ganti dressing dengan sambal: satu sendok teh sambal mengandung 10 kalori tetapi penuh akan serat yang membantu Anda merasa kenyang setiap saat. Kandungan capsaisin yang terdapat di dalam cabai juga akan mendorong level metabolik Anda sebanyak tiga jam dengan menaikkan temperatur tubuh.
Tip: Sambal sangat mudah untuk dibuat sendiri. Potong bawang merah, paprika merah, 2 tomat, dan cabai rawit, lalu campurkan dengan sedikit cuka dan daun ketumbar.
Tumbuhan Herbal
Herbal menambahkan wangi pada setiap makanan tanpa harus menambah jumlah kalori. Penelitian menyatakan bahwa tumbuhan herbal merangsang indera penciuman dan perasa Anda sehingga membantu untuk merasa kenyang lebih cepat dan mengurangi jumlah yang diasup.
Tip: Gunakan banyak rosemary atau sage saat memasak daging. Rosemary baik untuk mencegah radang dan sage juga bagus untuk pencernaan.
Kecilkan ukuran pinggang Anda dengan mengasup makanan ini, yuk.
Kacang Almond
Tambahkan kacang almond pada makanan Anda sehari-hari. Struktur serat yang terdapat di dalamnya mengurangi penyerapan pada lemak, sehingga hanya sedikit kalori yang terserap oleh tubuh Anda. Selain itu, kadar protein dan asam lemak tak jenuh tunggal yang ada juga membuat Anda merasa kenyang lebih lama sehingga menjauhi keinginan untuk mengemil.
Tip: Untuk meningkatkan rasa pada kacang, panggang di dalam oven dengan suhu 180 derajat celcius selama lima hingga sepuluh menit.
Telur
Konsumsi telur pada saat sarapan. Mereka yang mengonsumsi telur di pagi hari akan merasa lebih kenyang sepanjang hari. Ini karena kombinasi antara protein dan lemak baik yang terdapat di dalamnya. Selain itu, telur juga mengandung sedikit kalori.
Tip: Untuk mencegah kulit telur agar tidak pecah saat direbus, tambahkan dua sendok teh cuka ke dalam air. Selain menjaga kulit telur, cuka juga membuat proses pengelupasan telur menjadi lebih mudah.
Kayu manis
Jerry Seinfield, komedian, pernah berkata bahwa kayu manis seharusnya ada di atas meja bersama garam dan lada. Jadi, jika ada yang bertanya apa yang akan membuat makanan menjadi lebih lezat kita akan mudah menjelaskannya.
Kayu manis bukan saja membuat makanan menjadi lebih harum tetapi juga berkhasiat untuk menurunkan berat badan. Setengah sendok kayu manis pada makanan akan mengurangi berat badan sebanyak satu kilo setiap bulannya. Selain itu, kayu manis juga mengontrol hormon insulin yang biasa naik sehabis makan - yang membuat Anda merasa lapar - dan menaikkan metabolisme untuk membakar kalori.
Tip: Untuk cemilan yang menyehatkan, potong apel kotak-kotak lalu taburi kayu manis dan panggang di oven hingga kecokelatan.
Yogurt
Memakan yogurt rendah lemak membantu tubuh Anda untuk membakar lemak lebih banyak. Kadar kalsium dan protein yang terdapat di dalamnya mengutamakan penurunan berat badan sebagai salah satu diet ketat dan menjaga massa otot.
Tip: Ganti whipped cream dengan yogurt pada makanan penutup Anda atau gunakan yogurt polos sebagai pengganti mayonaise pada sandwich.
Lentil
Tambahkan lentil dan kacang-kacangan pada sup untuk membantu mengenyangkan perut Anda. Kacang dan lentil kaya akan leucine, yang membantu untuk menurunkan berat badan tanpa harus melakukan diet secara khusus.
Tip: Rendam lentil semalaman, lalu masak dan simpan di dalam kulkas. Saat lentil disimpan di dalam wadah kedap udara dan terendam oleh air, mereka akan bertahan hingga tiga bulan.
Sup
Mereka yang mengonsumsi sup terlebih dahulu sebelum menyantap makanan utama akan mengasup lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang tidak makan sup. Peneliti dari Pennsylvania State University menyatakan bahwa mengonsumsi sup pada awal makanan akan membuat Anda merasa kenyang lebih awal sehingga mengurangi asupan kalori hingga lima persen.
Tip: Trik terbaik adalah menambah satu atau dua kentang saat memasak sup dan mendiamkan hingga 15 menit. Ini membantu menyerap kadar garam di dalam sup.
Sambal
Untuk memberikan rasa yang lebih berani pada salad dan sandwich Anda, ganti dressing dengan sambal: satu sendok teh sambal mengandung 10 kalori tetapi penuh akan serat yang membantu Anda merasa kenyang setiap saat. Kandungan capsaisin yang terdapat di dalam cabai juga akan mendorong level metabolik Anda sebanyak tiga jam dengan menaikkan temperatur tubuh.
Tip: Sambal sangat mudah untuk dibuat sendiri. Potong bawang merah, paprika merah, 2 tomat, dan cabai rawit, lalu campurkan dengan sedikit cuka dan daun ketumbar.
Tumbuhan Herbal
Herbal menambahkan wangi pada setiap makanan tanpa harus menambah jumlah kalori. Penelitian menyatakan bahwa tumbuhan herbal merangsang indera penciuman dan perasa Anda sehingga membantu untuk merasa kenyang lebih cepat dan mengurangi jumlah yang diasup.
Tip: Gunakan banyak rosemary atau sage saat memasak daging. Rosemary baik untuk mencegah radang dan sage juga bagus untuk pencernaan.
Sabtu, 31 Desember 2011
Sisi Baik 5 Makanan Jahat
Bisa dibilang 5 makanan ini merupakan musuh besar bagi mereka yang sedang menjalani diet. Alasannya, makanan ini terlalu tinggi lemak, karbohidrat, dan kalori.
Tapi tahukah, kalau kelimanya memiliki sisi baik sendiri yang membuatnya patut untuk didekati. Bahkan, diam-diam mereka juga punya khasiat tambahan yang menyehatkan. Inilah sisi baik kelima makanan yang kerap dianggap “jahat” itu.
Selai kacang
Sisi buruk: Siapa sangka di balik kenikmatan selai ini, tersembunyi lemak yang tinggi, sekitar 180-210 kalori per sajian. Angka yang cukup untuk menjadikannya musuh dalam selimut bagi para pediet.
Sisi baik: Makanan ini terkenal sebagai sumber kalori. Namun, jangan salah. Selai kacang menyediakan protein dan folat yang penting untuk membentuk kesehatan dari sel-sel baru.
Batasan: Jika tak ingin diet rusak, konsumsilah selai kacang dalam batas-batas tertentu. Puaskan lidah dengan satu atau dua sendok makan setiap hari. Satu sendok selai kacang mengandung sekitar 90 kalori.
Telur
Sisi buruk: Merupakan sumber utama kolesterol, terutama lemak yang terkandung dalam kuning telur. Lemak inilah yang biasa dihindari oleh mereka yang memiliki gangguan kesehatan jantung. Apalagi fakta yang membuktikan dalam satu butir telur terkandung 212 mg kolesterol.
Sisi baik: Ahli medis membuktikan lemak yang terkandung dalam telur tidaklah sejahat lemak jenuh dan lemak trans. Kedua lemak inilah yang sebenarnya merupakan penjahat utama dalam menaikkan kolesterol dalam darah. Selain itu, kuning telur mengandung lutein dan zeaxanthin yang bisa mengurangi risiko kebutaan pada orang berusia di atas 50 tahun.
Batasan: Jangan ragu untuk menyantap telur di pagi hari. Satu butir telur hanya mengandung 71 kalori. Jumlah ini cukup baik bagi mereka yang sedang menjalani diet. Bahkan penelitian mengatakan sarapan dengan telur membakar kalori lebih banyak ketimbang sarapan roti bakar dengan selai.
Daging Sapi
Sisi buruk: Daging sapi termasuk ke dalam daftar daging merah yang dihindari. Alasannya karena penuh dengan lemak jenuh dan kolesterol. Dua hal ini harus dijauhi oleh mereka yang peduli akan kesehatan jantung.
Sisi baik: Daging sapi tanpa lemak merupakan sumber protein yang rendah lemak dan kaya akan zat besi. Zat ini merupakan mineral penting yang dibutuhkan untuk membawa oksigen dari paru-paru ke sel-sel di seluruh tubuh. Hal ini terutama dibutuhkan oleh wanita yang sedang mengandung.
Batasan: Dibandingkan menghindari semua jenis daging sapi, ada baiknya kita memilih untuk mengonsumsi daging sapi tanpa lemak. Misalnya, filet mignon dan sirloin. Dengan demikian, kita akan terhindar dari lemak jenuh sambil tetap mendapatkan asupan protein dan zat besi yang dibutuhkan tubuh.
Cokelat
Sisi buruk: Camilan ini identik dengan kandungan lemak dan gula yang sangat tinggi.
Sisi baik: Jangan terburu-buru mengernyitkan dahi ketika disuguhi cokelat, terutama jika itu adalah dark chocolate. Cokelat yang satu ini mengandung flavanoid, antioksidan yang berfungsi menurunkan tekanan gula dalam darah. Tentu saja hal ini baik untuk kesehatan kardiovaskular.
Batasan: Penelitian dari Swiss menemukan mengonsumsi dark chocolate sebanyak 40 gram setiap hari selama dua minggu bisa mengurangi kadar hormon stres, yaitu kortisol. Namun, jangan kebablasan dalam mengonsumsinya. Dalam 40 gram dark chocolates terkandung 235 kalori.
Kentang
Sisi buruk: Kentang menduduki peringkat yang cukup tinggi dalam tingkat angka glikemik indeks (GI). Semakin tinggi angka glikemik indeks suatu makaan, semakin cepat pula makanan tersebut menaikkan gula darah kita. Kentang juga terbukti mengganggu produksi insulin yang menjadi problem besar untuk para penderita diabetes.
Sisi baik: Kentang diam-diam merupakan sumber serat, potassium, dan vitamin C yang cukup menggiurkan. Jika kita tidak mengonsumsinya teralalu banyak, angka GI kentang tak akan cukup besar pengaruhnya dalam tubuh.
Batasan: Makanlah kentang dengan sedikit menambahkan minyak zaitun ke atasnya. Dengan demikian kentang akan berubah menjadi menu yang memiliki GI yang rendah. Minyak zaitun akan menambahkan lemak yang berfungsi menyerap karbohidrat yang dihasilkan oleh kentang itu sendiri.
Kompas
Tapi tahukah, kalau kelimanya memiliki sisi baik sendiri yang membuatnya patut untuk didekati. Bahkan, diam-diam mereka juga punya khasiat tambahan yang menyehatkan. Inilah sisi baik kelima makanan yang kerap dianggap “jahat” itu.
Selai kacang
Sisi buruk: Siapa sangka di balik kenikmatan selai ini, tersembunyi lemak yang tinggi, sekitar 180-210 kalori per sajian. Angka yang cukup untuk menjadikannya musuh dalam selimut bagi para pediet.
Sisi baik: Makanan ini terkenal sebagai sumber kalori. Namun, jangan salah. Selai kacang menyediakan protein dan folat yang penting untuk membentuk kesehatan dari sel-sel baru.
Batasan: Jika tak ingin diet rusak, konsumsilah selai kacang dalam batas-batas tertentu. Puaskan lidah dengan satu atau dua sendok makan setiap hari. Satu sendok selai kacang mengandung sekitar 90 kalori.
Telur
Sisi buruk: Merupakan sumber utama kolesterol, terutama lemak yang terkandung dalam kuning telur. Lemak inilah yang biasa dihindari oleh mereka yang memiliki gangguan kesehatan jantung. Apalagi fakta yang membuktikan dalam satu butir telur terkandung 212 mg kolesterol.
Sisi baik: Ahli medis membuktikan lemak yang terkandung dalam telur tidaklah sejahat lemak jenuh dan lemak trans. Kedua lemak inilah yang sebenarnya merupakan penjahat utama dalam menaikkan kolesterol dalam darah. Selain itu, kuning telur mengandung lutein dan zeaxanthin yang bisa mengurangi risiko kebutaan pada orang berusia di atas 50 tahun.
Batasan: Jangan ragu untuk menyantap telur di pagi hari. Satu butir telur hanya mengandung 71 kalori. Jumlah ini cukup baik bagi mereka yang sedang menjalani diet. Bahkan penelitian mengatakan sarapan dengan telur membakar kalori lebih banyak ketimbang sarapan roti bakar dengan selai.
Daging Sapi
Sisi buruk: Daging sapi termasuk ke dalam daftar daging merah yang dihindari. Alasannya karena penuh dengan lemak jenuh dan kolesterol. Dua hal ini harus dijauhi oleh mereka yang peduli akan kesehatan jantung.
Sisi baik: Daging sapi tanpa lemak merupakan sumber protein yang rendah lemak dan kaya akan zat besi. Zat ini merupakan mineral penting yang dibutuhkan untuk membawa oksigen dari paru-paru ke sel-sel di seluruh tubuh. Hal ini terutama dibutuhkan oleh wanita yang sedang mengandung.
Batasan: Dibandingkan menghindari semua jenis daging sapi, ada baiknya kita memilih untuk mengonsumsi daging sapi tanpa lemak. Misalnya, filet mignon dan sirloin. Dengan demikian, kita akan terhindar dari lemak jenuh sambil tetap mendapatkan asupan protein dan zat besi yang dibutuhkan tubuh.
Cokelat
Sisi buruk: Camilan ini identik dengan kandungan lemak dan gula yang sangat tinggi.
Sisi baik: Jangan terburu-buru mengernyitkan dahi ketika disuguhi cokelat, terutama jika itu adalah dark chocolate. Cokelat yang satu ini mengandung flavanoid, antioksidan yang berfungsi menurunkan tekanan gula dalam darah. Tentu saja hal ini baik untuk kesehatan kardiovaskular.
Batasan: Penelitian dari Swiss menemukan mengonsumsi dark chocolate sebanyak 40 gram setiap hari selama dua minggu bisa mengurangi kadar hormon stres, yaitu kortisol. Namun, jangan kebablasan dalam mengonsumsinya. Dalam 40 gram dark chocolates terkandung 235 kalori.
Kentang
Sisi buruk: Kentang menduduki peringkat yang cukup tinggi dalam tingkat angka glikemik indeks (GI). Semakin tinggi angka glikemik indeks suatu makaan, semakin cepat pula makanan tersebut menaikkan gula darah kita. Kentang juga terbukti mengganggu produksi insulin yang menjadi problem besar untuk para penderita diabetes.
Sisi baik: Kentang diam-diam merupakan sumber serat, potassium, dan vitamin C yang cukup menggiurkan. Jika kita tidak mengonsumsinya teralalu banyak, angka GI kentang tak akan cukup besar pengaruhnya dalam tubuh.
Batasan: Makanlah kentang dengan sedikit menambahkan minyak zaitun ke atasnya. Dengan demikian kentang akan berubah menjadi menu yang memiliki GI yang rendah. Minyak zaitun akan menambahkan lemak yang berfungsi menyerap karbohidrat yang dihasilkan oleh kentang itu sendiri.
Kompas
Langganan:
Postingan (Atom)





