Sebagian pria Rusia meninggal sebelum usia pertengahan lima puluh gara-gara vodka, minuman alkohol khas negara itu.
Riset yang dipublikasikan pada Jumat mengungkapkan hal tersebut.
Seperti dikutip Reuters, penelitian terhadap lebih dari 150 ribu pria itu menyimpulkan tingginya tingkat kematian dini pada pria Rusia.
Sebagian dari mereka yang meninggal sebelum usia pertengahan lima puluh, setiap pekan minum paling sedikit tiga botol vodka.
Jumat, 31 Januari 2014
Vodka, Pembunuh Sebagian Pria Rusia
Label:
150 ribu,
alkohol,
bunuh diri,
hati,
kanker,
kecelakaan,
kekerasan,
kematian dini,
keracunan,
merokok,
pembunuh,
pneumonia,
pria,
reformasi,
riset,
Rusia,
sebagian,
TBC,
tenggorokan,
Vodka
Kamis, 30 Januari 2014
Jus Wortel Membantu Kontrol Gula Darah
Jus wortel merupakan salah satu jus sehat yang paling populer untuk dikonsumsi. Jus yang terbuat dari wortel ini kaya akan vitamin dan mineral. Selain itu jus wortel menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh Anda.
Berikut adalah manfaat kesehatan yang bisa Anda peroleh dari mengonsumsi jus wortel secara rutin:
Meningkatkan penglihatan
Wortel mengandung beta karoten dan lutein yang merupakan senyawa yang dapat meningkatkan penglihatan Anda. Senyawa ini juga mampu melindungi mata dari penyakit glukoma dan rabun senja.
Berikut adalah manfaat kesehatan yang bisa Anda peroleh dari mengonsumsi jus wortel secara rutin:
Meningkatkan penglihatan
Wortel mengandung beta karoten dan lutein yang merupakan senyawa yang dapat meningkatkan penglihatan Anda. Senyawa ini juga mampu melindungi mata dari penyakit glukoma dan rabun senja.
Selasa, 28 Januari 2014
Apakah Kekayaan Berlimpah Membuat Anda Bahagia?
Sebuah studi menarik telah dilakukan oleh sebuah Universitas di Michigan AS. Profesor kawakan Justin Wolfers dan Betsey Stevenson mengkaji kembali hubungan antara kekayaan dan kebahagian.
Kajian terdahulu dan masih dipegang banyak orang adalah ketika kekayaan berbanding lurus dengan kebahagiaan. Atau dengan kata lain 'seseorang yang kaya sudah pasti bahagia'. Namun pendapat tersebut sudah tidak lagi benar.
Mengutip artikel money research kedua Professor tersebut yang dirilis Huffington Post, Rabu (29/1/2014), menunjukkan apakah seseorang sangat kaya atau mungkin sangat miskin di sebuah tempat tidak berhubungan dengan kebahagiaannya.
Label:
bahagia,
Berlimpah,
Betsey Stevenson,
Huffington Post,
Justin Wolfers,
kebahagian,
Kekayaan,
level pendapatan tertentu,
membuat,
money research
Kamis, 23 Januari 2014
6 Kiat Memperbaiki Kadar Kolesterol
Kolesterol merupakan faktor risiko utama penyakit jantung koroner. Menurut para Ahli, tidak ada yang lebih menentukan risiko seseorang akan mengalami serangan jantung daripada kolesterol. Kolesterol yang berlimpah dalam dalam aliran darah Anda cendrung diendapkan dalam dinding pembuluh darah koroner.
Bersama dengan jaringan fibrous membentuk plak endapan yang mengakibatkan penebalan, penyempitan dinding pembuluh darah dan meningkatkan risiko kemungkinan serangan jantung. Walaupun demikian, tidak berarti bahwa kolesterol adalah segalanya untuk penyakit jantung. Dalam jumlah tertentu tubuh memerlukannya untuk menjagah tubuh tetap sehat. Hanya bila jumlahnya yang berlebihan, kondisi yang dikenal dengan hiperkolesterolemia, akan timbul masalah. Penurunan kolesterol 1 persen saja dapat mengurangi resiko serangan jantung 2 sampai 3 persen
Beberapa tips di bawah ini diharapkan dapat memperbaiki kadar kolesterol Anda :
Bersama dengan jaringan fibrous membentuk plak endapan yang mengakibatkan penebalan, penyempitan dinding pembuluh darah dan meningkatkan risiko kemungkinan serangan jantung. Walaupun demikian, tidak berarti bahwa kolesterol adalah segalanya untuk penyakit jantung. Dalam jumlah tertentu tubuh memerlukannya untuk menjagah tubuh tetap sehat. Hanya bila jumlahnya yang berlebihan, kondisi yang dikenal dengan hiperkolesterolemia, akan timbul masalah. Penurunan kolesterol 1 persen saja dapat mengurangi resiko serangan jantung 2 sampai 3 persen
Beberapa tips di bawah ini diharapkan dapat memperbaiki kadar kolesterol Anda :
Label:
6 Kiat,
berat badan,
HDL,
hiperkolesterolemia,
jantung koroner,
Kadar Kolesterol,
kunjungi dokter,
LDL,
lemak jenuh,
lemak trans,
Memperbaiki,
merokok,
olahraga,
penyempitan dinding pembuluh darah
Rabu, 22 Januari 2014
Cegah Keriput, Mulailah Kurangi Makanan Manis
Paparan sinar matahari selama ini selalu dianggap sebagai biang keladi penyebab kulit menjadi kusam dan keriput. Padahal, hobi kita mengonsumsi makanan manis merupakan penyebab terbesar mengapa tanda-tanda penuaan lebih cepat muncul.
Setiap tahun setiap wanita menghabiskan jutaan rupiah untuk membeli produk perawatan kulit dengan teknologi terkini. Kita lebih percaya pada iklan yang mengklaim produk tersebut secara ajaib akan menjaga kulit senantiasa awet muda.
Setiap tahun setiap wanita menghabiskan jutaan rupiah untuk membeli produk perawatan kulit dengan teknologi terkini. Kita lebih percaya pada iklan yang mengklaim produk tersebut secara ajaib akan menjaga kulit senantiasa awet muda.
Label:
cegah,
diabetes,
elastisitas,
hipertensi,
kering,
Keriput,
kulit,
kurangi,
kusam,
makanan,
manis,
Mulai,
penuaan,
penyakit jantung,
penyebab,
pola makan buruk,
rentan infeksi,
sinar matahari,
terbesar,
tidak sehat
Sabtu, 18 Januari 2014
Dilarikan ke RS karena Orgasme 3 Jam tanpa Henti
Seattle - Kedengarannya hanya ada dalam film dewasa, tetapi kejadian ini benar-benar dialami wanita yang mengidentifikasi dirinya sebagai "Liz dari Seattle". Ia mengalami orgasme yang berlangsung selama tiga jam tanpa henti.
Kejadian bermula setelah ia berhubungan intim dengan sang kekasih. Tampak normal pada awalnya. Namun, tidak seperti orgasme yang normal, kontraksinya tidak mereda dalam hitungan detik atau menit. "Terus dan terus," kata kekasihnya, sesaat setelah keluar dari ruang UGD.
Liz mencoba berbagai taktik untuk meringankan gejala. Pertama, ia mencoba melompat-lompat. Ketika itu tidak berhasil, pacarnya menuangkan segelas besar anggur dan memintanya meminumnya dengan penuh semangat. Namun, ketika langkah itu juga gagal, keduanya mulai panik.
Kejadian bermula setelah ia berhubungan intim dengan sang kekasih. Tampak normal pada awalnya. Namun, tidak seperti orgasme yang normal, kontraksinya tidak mereda dalam hitungan detik atau menit. "Terus dan terus," kata kekasihnya, sesaat setelah keluar dari ruang UGD.
Liz mencoba berbagai taktik untuk meringankan gejala. Pertama, ia mencoba melompat-lompat. Ketika itu tidak berhasil, pacarnya menuangkan segelas besar anggur dan memintanya meminumnya dengan penuh semangat. Namun, ketika langkah itu juga gagal, keduanya mulai panik.
Label:
3 Jam,
anggur,
Dilarikan,
film dewasa,
kekasih,
Liz dari Seattle,
Melahirkan,
menyakitkan,
orgasme,
parah,
penjelasan medis,
Persistent Genital Arousal Disorder,
PGAD,
RS,
tanpa Henti,
Terus dan terus,
TLC
Sabtu, 11 Januari 2014
BPJS Kesehatan: Dokter Bisa Tekor, Ini Penjelasannya
JAKARTA - Pemberlakuan BPJS Kesehatan sejak 1 Januari 2014 telah menimbulkan kekhawatiran bagi tenaga kesehatan mengenai metode pembayaran jasa mereka dengan menggunakan sistem kapitasi dan INA-CBGs yang dinilai memiliki kelemahan.
Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zaenal Abidin secara terang-terangan mengatakan sistem kapitasi yang hendak diterapkan bagi para dokter di layanan kesehatan primer (puskesmas) bisa membuat para dokter "tekor" (rugi) atau berkurang pendapatannya akibat bertambahnya jumlah pasien.
"Biaya kapitasi dan INA-CBGs yang terlalu kecil berisiko menyebabkan dokter 'tekor'. Kalau sudah begitu dokter tidak mampu lagi memenui kebutuhan sehari-hari," kata Zaenal.
Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zaenal Abidin secara terang-terangan mengatakan sistem kapitasi yang hendak diterapkan bagi para dokter di layanan kesehatan primer (puskesmas) bisa membuat para dokter "tekor" (rugi) atau berkurang pendapatannya akibat bertambahnya jumlah pasien.
"Biaya kapitasi dan INA-CBGs yang terlalu kecil berisiko menyebabkan dokter 'tekor'. Kalau sudah begitu dokter tidak mampu lagi memenui kebutuhan sehari-hari," kata Zaenal.
Label:
Bisa,
BPJS Kesehatan,
dokter,
IDI,
INA-CBGs,
klinik pratama,
layanan primer,
Nafsiah Mboi,
Penjelasan,
praktek dokter,
Puskesmas,
renumerasi,
Satgas Profesi JKN,
spesialis,
Tarif kapitasi,
Tekor,
Zaenal Abidin
Langganan:
Postingan (Atom)
