Paparan sinar matahari selama ini selalu dianggap sebagai biang keladi penyebab kulit menjadi kusam dan keriput. Padahal, hobi kita mengonsumsi makanan manis merupakan penyebab terbesar mengapa tanda-tanda penuaan lebih cepat muncul.
Setiap tahun setiap wanita menghabiskan jutaan rupiah untuk membeli produk perawatan kulit dengan teknologi terkini. Kita lebih percaya pada iklan yang mengklaim produk tersebut secara ajaib akan menjaga kulit senantiasa awet muda.
Tampilkan postingan dengan label kurangi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kurangi. Tampilkan semua postingan
Rabu, 22 Januari 2014
Cegah Keriput, Mulailah Kurangi Makanan Manis
Label:
cegah,
diabetes,
elastisitas,
hipertensi,
kering,
Keriput,
kulit,
kurangi,
kusam,
makanan,
manis,
Mulai,
penuaan,
penyakit jantung,
penyebab,
pola makan buruk,
rentan infeksi,
sinar matahari,
terbesar,
tidak sehat
Minggu, 24 Maret 2013
Ingin Ereksi Lebih Kuat dan Tahan Lama? Konsumilah Teh Hijau dan Sayuran
Kegagalan ereksi, atau ereksi melemah banyak dialami pria muda saat ini. Sebelum menelan obat kuat, ada baiknya perhatikan pola makan Pasalnya gaya hidup berperan dalam penurunan ereksi. Konsumsi makanan yang tepat bisa membuat ereksi lebih kuat.
Rahasia sukses bercinta adalah ereksi yang tahan lama. Untuk itu beberapa makananpun wajib dikonsumsi secara rutin. Berikut lima hal yang bisa dilakukan untuk membantu ereksi lebih tahan lama.
1. Banyak makan buah dan sayuran
Saat penis mulai terangsang, pastilah aliran darah mulai mengalir hingga ke pembuluh darah di penis. Ternyata proses ini membutuhkan antioksidan untuk mengurangi jumlah kolesterol dalam aliran darah, seperti sayuran dan buah. Dengan begitu aliran darahpun bisa berjalan lancar dan ereksi bisa tahan lama.
2. Minum teh hijau
Teh hijau tak hanya baik dikonumsi wanita untuk menghaluskan kulit. Namun baik juga dikonsumsi pria guna membantu ereksi agar lebih kuat. Kandungan antioksidannya dapat menghancurkan radikal bebas untuk menjaga kesehatan jantung. Selain itu juga bermanfaat dalam meningkatkan kualitas aliran darah
3. Kurangi porsi makan
Banyak orang yang mengalami masalah ereksi karena kelebihan berat badan. Sebaikny amulailah mengurangi porsi makan secara bertahap. Jika lemak tubuh berkurang hormon testosteronpun akan diproduksi lebih banyak.
4. Hindari gorengan
Jika ingin memiliki ereksi yang lebih kuat, Anda juga perlu konsumsi makanan dengan jumlah kalori yang tepat. Caranya bisa dengan menghindari makanan berlemak sepeti gorengan. Jika asupan kalori tercukupi, aliran darah ke penispun bisa berjalan lancar dan ereksi bisa jadi kuat.
5. Makanan pedas
Makanan pedas di percaya dapat meningkatkan aliran darah. Bahkan dapat meningkatkan performa seksual. Karena itulah makanan pedas perlu dikonsumsi, seperti jahe, cabai rawit, lada hitam yang memiliki sensasi pedas yang luar biasa.
Sumber: *
Rahasia sukses bercinta adalah ereksi yang tahan lama. Untuk itu beberapa makananpun wajib dikonsumsi secara rutin. Berikut lima hal yang bisa dilakukan untuk membantu ereksi lebih tahan lama.
1. Banyak makan buah dan sayuran
Saat penis mulai terangsang, pastilah aliran darah mulai mengalir hingga ke pembuluh darah di penis. Ternyata proses ini membutuhkan antioksidan untuk mengurangi jumlah kolesterol dalam aliran darah, seperti sayuran dan buah. Dengan begitu aliran darahpun bisa berjalan lancar dan ereksi bisa tahan lama.
2. Minum teh hijau
Teh hijau tak hanya baik dikonumsi wanita untuk menghaluskan kulit. Namun baik juga dikonsumsi pria guna membantu ereksi agar lebih kuat. Kandungan antioksidannya dapat menghancurkan radikal bebas untuk menjaga kesehatan jantung. Selain itu juga bermanfaat dalam meningkatkan kualitas aliran darah
3. Kurangi porsi makan
Banyak orang yang mengalami masalah ereksi karena kelebihan berat badan. Sebaikny amulailah mengurangi porsi makan secara bertahap. Jika lemak tubuh berkurang hormon testosteronpun akan diproduksi lebih banyak.
4. Hindari gorengan
Jika ingin memiliki ereksi yang lebih kuat, Anda juga perlu konsumsi makanan dengan jumlah kalori yang tepat. Caranya bisa dengan menghindari makanan berlemak sepeti gorengan. Jika asupan kalori tercukupi, aliran darah ke penispun bisa berjalan lancar dan ereksi bisa jadi kuat.
5. Makanan pedas
Makanan pedas di percaya dapat meningkatkan aliran darah. Bahkan dapat meningkatkan performa seksual. Karena itulah makanan pedas perlu dikonsumsi, seperti jahe, cabai rawit, lada hitam yang memiliki sensasi pedas yang luar biasa.
Sumber: *
Rabu, 12 September 2012
Hindari Bahaya Radiasi Telepon Genggam
Ketergantungan masyarakat terhadap teknologi, khususnya telepon selular atau ponsel, boleh dikata sudah sangat tinggi. Padahal, radiasi yang dikeluarkan oleh ponsel sangat berbahaya, terutama bagi kesuburan pria dan jaringan syaraf di otak.
Prof. Dr. dr. Susy Tjahjani, Mkes., dosen Universitas Kristen Maranatha Bandung juga merasakan bahwa masyarakat modern sekarang ini sangat tergantung dengan peralatan ponsel. Padahal, dia menegaskan bahwa kehidupan yang terlalu erat dengan ponsel bisa berpengaruh negatif kepada penggunanya. Penyebabnya adalah efek radiasi gelombang elektromagnetik yang ditimbulkan.
Radiasi elektromagnetik merupakan kombinasi medan listrik dan medan magnet yang berosilasi dan merambat lewat ruang dan membawa energi dari satu tempat ke tempat yang lain. Dalam hal ini, radiasi datang dari ponsel dan masuk ke dalam tubuh manusia.
Apa dampak buruk radiasi ponsel ini?
Menurut Susy, yang jelas, penggunaan alat tersebut secara terus-menerus bisa memengaruhi tingkat kesuburan. Itu sudah ada penelitiannya meski baru diujicobakan pada hewan. “Efek radiasi mengganggu pergerakan sel kelamin jantan (spermatozoa),” ujarnya, saaat berbincang dengan Vista.
Artinya, informasi yang menyebut bahwa radiasi ponsel menyebabkan kesuburan terganggu bukanlah mitos. “Bukan mitos, karena penelitian terhadap hewan sudah dilakukan. Untuk penelitian kepada manusia, dari lingkungan kita sendiri belum melakukan itu,” ujar guru besar di bidang kesehatan ini.
Selain dapat memengaruhi kesuburan, efek radiasi juga bisa memengaruhi kesehatan otak.
Namun demikian, lanjut peneliti pada kampus tempatnya mengajar itu, efek radiasi dapat dicegah melalui berbagai cara. Jadi, Anda bisa tetap sehat meski menggunakan ponsel.
“Misalkan daripada bicara melalui handphone, ada baiknya kita melakukan komunikasi melalui SMS saja. Terlalu lama bertelepon akan memengaruhi kesehatan otak,” ujarnya.
Bagi pasangan yang telah berumah tangga dan ingin segera memiliki keturunan, sebaiknya tidak terlalu sering menggunakan peralatan ponsel. Kurangi berbicara lewat telepon, dan tidak meletakkan benda-benda tersebut di tubuh, misalnya di kantong celana.
Ketika tidur, lanjut Susy, sebaiknya jauhkan tubuh dari peralatan teknologi tersebut. Sebab dalam kondisi hidup, ponsel tetap memancarkan radiasi kendati hanya digenggam, apalagi untuk bicara.
“Paling aman lagi gunakan hands-free untuk mendengarkan pembicaraan di handphone,” tandasnya. Penggunaan hands-free cukup aman, karena penggunaan ponsel tidak dilakukan secara langsung dan tidak menempel di telinga.
Sumber: *
Prof. Dr. dr. Susy Tjahjani, Mkes., dosen Universitas Kristen Maranatha Bandung juga merasakan bahwa masyarakat modern sekarang ini sangat tergantung dengan peralatan ponsel. Padahal, dia menegaskan bahwa kehidupan yang terlalu erat dengan ponsel bisa berpengaruh negatif kepada penggunanya. Penyebabnya adalah efek radiasi gelombang elektromagnetik yang ditimbulkan.
Radiasi elektromagnetik merupakan kombinasi medan listrik dan medan magnet yang berosilasi dan merambat lewat ruang dan membawa energi dari satu tempat ke tempat yang lain. Dalam hal ini, radiasi datang dari ponsel dan masuk ke dalam tubuh manusia.
Apa dampak buruk radiasi ponsel ini?
Menurut Susy, yang jelas, penggunaan alat tersebut secara terus-menerus bisa memengaruhi tingkat kesuburan. Itu sudah ada penelitiannya meski baru diujicobakan pada hewan. “Efek radiasi mengganggu pergerakan sel kelamin jantan (spermatozoa),” ujarnya, saaat berbincang dengan Vista.
Artinya, informasi yang menyebut bahwa radiasi ponsel menyebabkan kesuburan terganggu bukanlah mitos. “Bukan mitos, karena penelitian terhadap hewan sudah dilakukan. Untuk penelitian kepada manusia, dari lingkungan kita sendiri belum melakukan itu,” ujar guru besar di bidang kesehatan ini.
Selain dapat memengaruhi kesuburan, efek radiasi juga bisa memengaruhi kesehatan otak.
Namun demikian, lanjut peneliti pada kampus tempatnya mengajar itu, efek radiasi dapat dicegah melalui berbagai cara. Jadi, Anda bisa tetap sehat meski menggunakan ponsel.
“Misalkan daripada bicara melalui handphone, ada baiknya kita melakukan komunikasi melalui SMS saja. Terlalu lama bertelepon akan memengaruhi kesehatan otak,” ujarnya.
Bagi pasangan yang telah berumah tangga dan ingin segera memiliki keturunan, sebaiknya tidak terlalu sering menggunakan peralatan ponsel. Kurangi berbicara lewat telepon, dan tidak meletakkan benda-benda tersebut di tubuh, misalnya di kantong celana.
Ketika tidur, lanjut Susy, sebaiknya jauhkan tubuh dari peralatan teknologi tersebut. Sebab dalam kondisi hidup, ponsel tetap memancarkan radiasi kendati hanya digenggam, apalagi untuk bicara.
“Paling aman lagi gunakan hands-free untuk mendengarkan pembicaraan di handphone,” tandasnya. Penggunaan hands-free cukup aman, karena penggunaan ponsel tidak dilakukan secara langsung dan tidak menempel di telinga.
Sumber: *
Label:
Bandung,
cegah,
elektromagnetik,
gelombang,
hewan,
kesuburan,
ketergantungan,
kurangi,
listrik,
magnet,
negatif,
pengaruh,
pria,
Prof Dr dr Susy Tjahjani Mkes,
radiasi,
seluler,
SMS,
syaraf,
telepon,
uji coba
Langganan:
Postingan (Atom)

