Tampilkan postingan dengan label diet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diet. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Mei 2014

Konsumsi 200 Gram Sayuran/Buah-buahan Atasi Risiko Stroke

Sebuah penelitian terbaru dari American Heart Association (AHA) menunjukkan konsumsi sayuran dan buah-buahan sebanyak 200 gram per hari dapat mengurangi risiko stroke. Badan kesehatan dunia, WHO, memperkirakan peningkatan konsumsi sayuran dan buah hingga 600 gram/hari dapat mengurangi risiko stroke sebanyak 19 persen.

Untuk keperluan studi, AHA melakukan meta-analisis pada 20 studi yang dipublikasikan 19 tahun terakhir. Hal ini dilakukan demi memperkirakan efek umum konsumsi sayuran dan buah pada penderita stroke.

Meta-analisis ini mencakup 760.629 partisipan dan 16.981 kasus stroke. Hasil meta-analisis menunjukkan konsumsi 200 gram buah per hari menurunkan risiko stroke 32 persen. Risiko stroke menurun 11 persen jika mengkonsumsi 200 gram sayuran per hari.

"Memperbaiki diet dan gaya hidup penting untuk mengurangi risiko stroke dan jantung pada semua populasi. Secara khusus, diet kaya buah-buahan dan sayuran sangat dianjurkan karena memenuhi mikronutrien dan makronutrien serta asupan serat," ujar penulis studi dari Medical College of Qingdao University di Qingdao, Cina, Dr Yan Qu, seperti dilansir Medical News Today.

Hasil penelitian juga menunjukkan konsumsi lebih banyak sayuran dan buah juga dapat menurunkan tekanan darah, memperbaiki fungsi mikrovaskular, dan berefek menguntungkan untuk indeks massa tubuh, lingkar pinggang, kolesterol, peradangan, dan stres oksidatif.

Efek menguntungkan dari konsumsi kedua jenis makanan ini dapat dirasakan pria dan perempuan berapa pun usianya. AHA merekomendasikan orang dewasa rata-rata harus mengkonsumsi 4-5 porsi sayuran dan buah-buahan per hari. Semakin bervariasi warna serta tipe sayur dan buah-buahan yang dikonsumsi, semakin banyak asupan vitamin, mineral, dan serat pada tubuh.

Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Stroke ini disebutkan, di negara-negara dengan masyarakat berpendapatan tinggi, kasus stroke menurun 42 persen selama empat tahun terakhir. Namun, di negara-negara dengan masyarakat berpendapatan menengah, kasus stroke justru dua kali lipat lebih tinggi.

Angka kematian tertinggi akibat stroke ditemukan di negara dengan masyarakat berpenghasilan rendah. Pada 2010, stroke bahkan menjadi penyebab utama kematian di Cina. Para ahli kesehatan sepakat perbaikan diet dan gaya hidup penting untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular pada semua populasi.

Bagian penting dari perbaikan diet adalah mendorong orang-orang mengkonsumsi lebih banyak sayur dan buah-buahan. Hanya, prevalensi konsumsi kedua jenis makanan ini rendah di seluruh dunia, terutama di negara dengan masyarakat berpendapatan rendah. Sumber *

Selasa, 09 April 2013

Diet Migrain

Sebagian orang mungkin pernah terkena migren. Serangan sakit kepala migrain yang dirasakan lebih menyiksa dan terkadang datang tiba-tiba. Penderita migrain akan merasakan nyeri dan berdenyut seperti dipukuli dan ditarik-tarik dan biasanya disertai dengan gangguan saluran cerna seperti mual dan muntah.

Penderitanya pun cenderung menjadi lebih sensitif terhadap cahaya, suara dan bau-bauan. Hal itu tentu amat mengganggu dan bisa menghambat segala aktifitas si penderita.

Apa sebenarnya migren itu? Pramono ahli gizi dari Banjarmasin menjelaskan dalam tulisannya di grup Gerakan Sadar Gizi, sakit kepala migren merupakan salah satu bentuk sakit kepala yang disebabkan oleh gangguan pembuluh darah. Sakit ini akibat terjadinya suatu kombinasi antara vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah) dan dilepaskannya suatu zat kimia dari serat - serat saraf yang menyelimuti pembuluh darah tersebut. Saat migren menyerang, arteri temporal (arteri yang berjalan disekitar pelipis) akan melebar.

"Pelebaran ini akan menyebabkan terjadinya peregangan pada serat saraf disekitar arteri sehingga merangsang serat saraf ini melepaskan zat kimia. Zat ini akan menyebabkan terjadinya peradangan, dan rasa sakit yang luar biasa," tulis Pramono.

Dia menyarankan bagi mereka penderita migren, perlu memperhatikan asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh. Beberapa makanan dibawah ini perlu dihindari:

1. Hindari bahan pangan yang mengandung TYRAMINE . Tyramine substansi dalam makanan yang tampaknya mempunyai potensi "Vasodilator". Potensi tersebut dapat menyebabkan pembuluh darah melebar., sehingga meningkatkan aliran darah yang melalui pembuluh darah di kepala dimana akan menyebabkan rasa sakit seperti dipukul benda keras. Sumber bahan makanan Tyramine terutama pada sumber protein hewani seperti keju tua, hati ayam, hati sapi juga pada pisang, terong, krim asam, pengempuk daging, coklat, ragi dan kecap.

2. Hindari minuman yang mengandung alkohol terutama sherry, bir, reusling dan anggur.

3. Hindari makanan yang mengandung MSG. Orang yang sensitifdengan MSG akan mengalami "Chinese Restaurant Syndrome" dimana akan ada perasaan leher dan lengan serta dada terasa tertekan serta sakit kepala.

4. Perlu juga diperhatikan bagi masing-masing individu untuk selalu mengingat makanan yang dapat menjadi pencetus terjadinya migren karena tiap-tiapindividu bisa berbeda. Beberapa makanan yang biasanya bisa menyebakan sakit kepala seperti telur, polong-polongan,kacang tanah, bawang putih, gandum, susu, kayu manis ,babi, jagung, kopi, teh, dan minuman yang mengandung cola.

Kamis, 02 Agustus 2012

Makanan-makanan Pembakar Lemak

Anda frustasi dengan berat badan? Eits, jangan khawatir! Jika olahraga dan diet tak sukses menurunkan berat badan, coba deh konsumsi beberapa makanan yang dipercaya membantu membakar kalori.

Kecilkan ukuran pinggang Anda dengan mengasup makanan ini, yuk.

Kacang Almond

Tambahkan kacang almond pada makanan Anda sehari-hari. Struktur serat yang terdapat di dalamnya mengurangi penyerapan pada lemak, sehingga hanya sedikit kalori yang terserap oleh tubuh Anda. Selain itu, kadar protein dan asam lemak tak jenuh tunggal yang ada juga membuat Anda merasa kenyang lebih lama sehingga menjauhi keinginan untuk mengemil.

Tip: Untuk meningkatkan rasa pada kacang, panggang di dalam oven dengan suhu 180 derajat celcius selama lima hingga sepuluh menit.

Telur

Konsumsi telur pada saat sarapan. Mereka yang mengonsumsi telur di pagi hari akan merasa lebih kenyang sepanjang hari. Ini karena kombinasi antara protein dan lemak baik yang terdapat di dalamnya. Selain itu, telur juga mengandung sedikit kalori.

Tip: Untuk mencegah kulit telur agar tidak pecah saat direbus, tambahkan dua sendok teh cuka ke dalam air. Selain menjaga kulit telur, cuka juga membuat proses pengelupasan telur menjadi lebih mudah.

Kayu manis

Jerry Seinfield, komedian, pernah berkata bahwa kayu manis seharusnya ada di atas meja bersama garam dan lada. Jadi, jika ada yang bertanya apa yang akan membuat makanan menjadi lebih lezat kita akan mudah menjelaskannya.

Kayu manis bukan saja membuat makanan menjadi lebih harum tetapi juga berkhasiat untuk menurunkan berat badan. Setengah sendok kayu manis pada makanan akan mengurangi berat badan sebanyak satu kilo setiap bulannya. Selain itu, kayu manis juga mengontrol hormon insulin yang biasa naik sehabis makan - yang membuat Anda merasa lapar - dan menaikkan metabolisme untuk membakar kalori.

Tip: Untuk cemilan yang menyehatkan, potong apel kotak-kotak lalu taburi kayu manis dan panggang di oven hingga kecokelatan.

Yogurt

Memakan yogurt rendah lemak membantu tubuh Anda untuk membakar lemak lebih banyak. Kadar kalsium dan protein yang terdapat di dalamnya mengutamakan penurunan berat badan sebagai salah satu diet ketat dan menjaga massa otot.

Tip: Ganti whipped cream dengan yogurt pada makanan penutup Anda atau gunakan yogurt polos sebagai pengganti mayonaise pada sandwich.

Lentil

Tambahkan lentil dan kacang-kacangan pada sup untuk membantu mengenyangkan perut Anda. Kacang dan lentil kaya akan leucine, yang membantu untuk menurunkan berat badan tanpa harus melakukan diet secara khusus.

Tip: Rendam lentil semalaman, lalu masak dan simpan di dalam kulkas. Saat lentil disimpan di dalam wadah kedap udara dan terendam oleh air, mereka akan bertahan hingga tiga bulan.

Sup

Mereka yang mengonsumsi sup terlebih dahulu sebelum menyantap makanan utama akan mengasup lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang tidak makan sup. Peneliti dari Pennsylvania State University menyatakan bahwa mengonsumsi sup pada awal makanan akan membuat Anda merasa kenyang lebih awal sehingga mengurangi asupan kalori hingga lima persen.

Tip: Trik terbaik adalah menambah satu atau dua kentang saat memasak sup dan mendiamkan hingga 15 menit. Ini membantu menyerap kadar garam di dalam sup.

Sambal

Untuk memberikan rasa yang lebih berani pada salad dan sandwich Anda, ganti dressing dengan sambal: satu sendok teh sambal mengandung 10 kalori tetapi penuh akan serat yang membantu Anda merasa kenyang setiap saat. Kandungan capsaisin yang terdapat di dalam cabai juga akan mendorong level metabolik Anda sebanyak tiga jam dengan menaikkan temperatur tubuh.

Tip: Sambal sangat mudah untuk dibuat sendiri. Potong bawang merah, paprika merah, 2 tomat, dan cabai rawit, lalu campurkan dengan sedikit cuka dan daun ketumbar.

Tumbuhan Herbal

Herbal menambahkan wangi pada setiap makanan tanpa harus menambah jumlah kalori. Penelitian menyatakan bahwa tumbuhan herbal merangsang indera penciuman dan perasa Anda sehingga membantu untuk merasa kenyang lebih cepat dan mengurangi jumlah yang diasup.

Tip: Gunakan banyak rosemary atau sage saat memasak daging. Rosemary baik untuk mencegah radang dan sage juga bagus untuk pencernaan.



Sabtu, 31 Desember 2011

Sisi Baik 5 Makanan Jahat

Bisa dibilang 5 makanan ini merupakan musuh besar bagi mereka yang sedang menjalani diet. Alasannya, makanan ini terlalu tinggi lemak, karbohidrat, dan kalori.

Tapi tahukah, kalau kelimanya memiliki sisi baik sendiri yang membuatnya patut untuk didekati. Bahkan, diam-diam mereka juga punya khasiat tambahan yang menyehatkan. Inilah sisi baik kelima makanan yang kerap dianggap “jahat” itu.

Selai kacang

Sisi buruk: Siapa sangka di balik kenikmatan selai ini, tersembunyi lemak yang tinggi, sekitar 180-210 kalori per sajian. Angka yang cukup untuk menjadikannya musuh dalam selimut bagi para pediet.

Sisi baik: Makanan ini terkenal sebagai sumber kalori. Namun, jangan salah. Selai kacang menyediakan protein dan folat yang penting untuk membentuk kesehatan dari sel-sel baru.

Batasan: Jika tak ingin diet rusak, konsumsilah selai kacang dalam batas-batas tertentu. Puaskan lidah dengan satu atau dua sendok makan setiap hari. Satu sendok selai kacang mengandung sekitar 90 kalori.

Telur


Sisi buruk: Merupakan sumber utama kolesterol, terutama lemak yang terkandung dalam kuning telur. Lemak inilah yang biasa dihindari oleh mereka yang memiliki gangguan kesehatan jantung. Apalagi fakta yang membuktikan dalam satu butir telur terkandung 212 mg kolesterol.

Sisi baik: Ahli medis membuktikan lemak yang terkandung dalam telur tidaklah sejahat lemak jenuh dan lemak trans. Kedua lemak inilah yang sebenarnya merupakan penjahat utama dalam menaikkan kolesterol dalam darah. Selain itu, kuning telur mengandung lutein dan zeaxanthin yang bisa mengurangi risiko kebutaan pada orang berusia di atas 50 tahun.

Batasan: Jangan ragu untuk menyantap telur di pagi hari. Satu butir telur hanya mengandung 71 kalori. Jumlah ini cukup baik bagi mereka yang sedang menjalani diet. Bahkan penelitian mengatakan sarapan dengan telur membakar kalori lebih banyak ketimbang sarapan roti bakar dengan selai.

Daging Sapi


Sisi buruk: Daging sapi termasuk ke dalam daftar daging merah yang dihindari. Alasannya karena penuh dengan lemak jenuh dan kolesterol. Dua hal ini harus dijauhi oleh mereka yang peduli akan kesehatan jantung.

Sisi baik: Daging sapi tanpa lemak merupakan sumber protein yang rendah lemak dan kaya akan zat besi. Zat ini merupakan mineral penting yang dibutuhkan untuk membawa oksigen dari paru-paru ke sel-sel di seluruh tubuh. Hal ini terutama dibutuhkan oleh wanita yang sedang mengandung.

Batasan: Dibandingkan menghindari semua jenis daging sapi, ada baiknya kita memilih untuk mengonsumsi daging sapi tanpa lemak. Misalnya, filet mignon dan sirloin. Dengan demikian, kita akan terhindar dari lemak jenuh sambil tetap mendapatkan asupan protein dan zat besi yang dibutuhkan tubuh.

Cokelat

Sisi buruk: Camilan ini identik dengan kandungan lemak dan gula yang sangat tinggi.

Sisi baik: Jangan terburu-buru mengernyitkan dahi ketika disuguhi cokelat, terutama jika itu adalah dark chocolate. Cokelat yang satu ini mengandung flavanoid, antioksidan yang berfungsi menurunkan tekanan gula dalam darah. Tentu saja hal ini baik untuk kesehatan kardiovaskular.

Batasan: Penelitian dari Swiss menemukan mengonsumsi dark chocolate sebanyak 40 gram setiap hari selama dua minggu bisa mengurangi kadar hormon stres, yaitu kortisol. Namun, jangan kebablasan dalam mengonsumsinya. Dalam 40 gram dark chocolates terkandung 235 kalori.

Kentang

Sisi buruk: Kentang menduduki peringkat yang cukup tinggi dalam tingkat angka glikemik indeks (GI). Semakin tinggi angka glikemik indeks suatu makaan, semakin cepat pula makanan tersebut menaikkan gula darah kita. Kentang juga terbukti mengganggu produksi insulin yang menjadi problem besar untuk para penderita diabetes.

Sisi baik: Kentang diam-diam merupakan sumber serat, potassium, dan vitamin C yang cukup menggiurkan. Jika kita tidak mengonsumsinya teralalu banyak, angka GI kentang tak akan cukup besar pengaruhnya dalam tubuh.

Batasan: Makanlah kentang dengan sedikit menambahkan minyak zaitun ke atasnya. Dengan demikian kentang akan berubah menjadi menu yang memiliki GI yang rendah. Minyak zaitun akan menambahkan lemak yang berfungsi menyerap karbohidrat yang dihasilkan oleh kentang itu sendiri.


Kompas


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...