Untuk orang tua yang memiliki Balita tentu pernah mengalami apa yang saya alami, melihat anak batuk, pilek dan susah mengeluarkan lendir atau dahaknya, tentu akan merasa iba dan berusaha membantu bagaimana anak cepat sembuh.
Pada anak yang memiliki asma, seperti anak saya, batuk dan pilek terkadang menjadi penyebab timbulnya sesak, hingga anak sulit bernafas dan timbul bunyi ‘ngik’ saat bernafas.
Karena anak-anak cenderung sulit untuk mengeluarkan lendir/dahak, maka ada beberapa dokter anak yang merekomendasikan terapi inhalasi (penguapan) untuk membantu proses penyembuhan batuk pada anak-anak. Satu periode biasanya sebanyak 5 kali kunjungan terapi.
Terapi Inhalasi menggunakan alat yang disebut Nebulizer, yaitu alat yang dapat mengubah obat dalam bentuk larutan menjadi uap yang dapat dihirup oleh anak dan biasanya setelah penguapan akan dillanjutkan tepukan pada punggung dan dada. Tujuan terapi ini adalah untuk mengurangi sesak pada asma dan mengencerkan dahak hingga mudah dikeluarkan.
Dulu setiap kali terapi, saya membawa anak saya ke RS atau dokter yang membuka praktek terapi inhalasi, namun akhirnya saya memutuskan untuk memiliki nebulizer sendiri di rumah dengan alasan sebagai berikut : Selanjutnya *
Tampilkan postingan dengan label batuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label batuk. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 27 Juli 2013
Jumat, 05 Juli 2013
Batuk Selama 3 Minggu atau Lebih? Bisa Jadi Gejala Kanker Paru-paru
Sebuah kampanye kanker paru-paru di Inggris baru-baru ini telah memperingatkan bahwa batuk terus-menerus selama 3 minggu atau lebih, merupakan gejala penyakit kanker paru-paru yang mematikan.
Seperti yang diketahui, kanker paru-paru adalah pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru.
Merokok merupakan penyebab utama dari sekitar 90% kasus penyakit kanker paru-paru pada pria, dan 70% pada wanita. Sementara kanker paru-paru yang disebabkan oleh faktor selain merokok sangat kecil kasusnya, seperti faktor zat yang ditemui atau terhirup di luar atau dalam ruangan seperti asbes, radiasi, arsen, kromat, nikel, klorometil eter, dan gas mustard.
Seperti yang diketahui, kanker paru-paru adalah pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru.
Merokok merupakan penyebab utama dari sekitar 90% kasus penyakit kanker paru-paru pada pria, dan 70% pada wanita. Sementara kanker paru-paru yang disebabkan oleh faktor selain merokok sangat kecil kasusnya, seperti faktor zat yang ditemui atau terhirup di luar atau dalam ruangan seperti asbes, radiasi, arsen, kromat, nikel, klorometil eter, dan gas mustard.
Label:
3 Minggu,
arsen,
asbes,
batuk,
Berat badan menurun,
darah,
gas mustard,
Inggris,
kanker,
klorometil eter,
kromat,
lelah,
Mematikan,
merokok,
nikel,
Nyeri dada,
paru-paru,
penyebab,
radiasi,
Sesak nafas
Senin, 27 Mei 2013
Apa yang Menyebabkan Sulitnya Berhenti Merokok?
Jika saja berhenti merokok semudah mengatakannya, pasti sudah banyak yang bisa berhenti merokok. Meski sadar rokok itu berbahaya, tapi selalu ada alasan yang membuat perokok kembali lagi pada kebiasaan buruknya. Lalu, apa sih alasan para perokok sulit untuk berhenti merokok?
Dikutip detikHealth, ada dua alasan yang membuat perokok sulit lepas dari rokok, yaitu karena kecanduan dan kebiasaan. Nikotin punya efek candu yang sangat besar sehingga tak heran jika para perokok mengeluh sulit sekali berhenti merokok. Ketika seseorang merokok, partikel-partikel nikotin akan masuk ke dalam paru-paru. Nikotin kemudian akan diserap oleh darah, sama halnya seperti oksigen yang dihirup saat bernafas. Perjalanan nikotin dalam darah akhirnya sampai pada otak, yang kemudian mengaktifkan hormon dopamin untuk dilepaskan.
Dopamin adalah zat kimia yang membuat seseorang merasakan sensasi enak, nyaman dan tenang. Itulah yang membuat perokok sulit berhenti, karena ia kecanduan rasa enak dan nyaman tersebut. Ia lebih memilih merasakan perasaan senang sesaat daripada efek kesehatan jangka panjangnya. Ketika pecandu rokok ingin berhenti merokok, ia akan mengalami gejala seperti sakit kepala, pusing, mual-mual, bergetar, batuk, mulut kering, pusing-pusing, lemah, sakit perut, lapar, insomnia bahkan frustasi.
Oleh sebab itu, banyak perokok yang sulit berhenti karena menghindari gejala-gejala tersebut. Selain efek candu, faktor kebiasaan sangat mempengaruhi perokok. Sekali orang mengenal rokok, maka sebagian besar hidupnya akan dihantui perasaan ingin merokok.Awalnya mereka menikmati rasanya memegang rokok, lama kelamaan akan terasa janggal jika tidak ada rokok di tangannya.
Langkah yang dilakukan perokok untuk menghentikan kebiasaan merokok biasanya dengan mencari teman yang punya keinginan sama untuk berhenti merokok, melakukan latihan pernafasan dan mengganti kegiatan merokok dengan kegiatan lain yang lebih bermanfaat.
Namun jika semua itu tidak berhasil menjauhkan seseorang dari rokok, mungkin bisa menggunakan teknik hypnotherapy, akupunktur, laser terapi, permen karet nikotin, rokok herbal, permen nikotin pelega tenggorokan, dan teknik lainnya. Dengan kemauan yang kuat dan strategi yang benar, tidak ada yang tidak bisa dilakukan, termasuk berhenti merokok.
Dikutip detikHealth, ada dua alasan yang membuat perokok sulit lepas dari rokok, yaitu karena kecanduan dan kebiasaan. Nikotin punya efek candu yang sangat besar sehingga tak heran jika para perokok mengeluh sulit sekali berhenti merokok. Ketika seseorang merokok, partikel-partikel nikotin akan masuk ke dalam paru-paru. Nikotin kemudian akan diserap oleh darah, sama halnya seperti oksigen yang dihirup saat bernafas. Perjalanan nikotin dalam darah akhirnya sampai pada otak, yang kemudian mengaktifkan hormon dopamin untuk dilepaskan.
Dopamin adalah zat kimia yang membuat seseorang merasakan sensasi enak, nyaman dan tenang. Itulah yang membuat perokok sulit berhenti, karena ia kecanduan rasa enak dan nyaman tersebut. Ia lebih memilih merasakan perasaan senang sesaat daripada efek kesehatan jangka panjangnya. Ketika pecandu rokok ingin berhenti merokok, ia akan mengalami gejala seperti sakit kepala, pusing, mual-mual, bergetar, batuk, mulut kering, pusing-pusing, lemah, sakit perut, lapar, insomnia bahkan frustasi.
Oleh sebab itu, banyak perokok yang sulit berhenti karena menghindari gejala-gejala tersebut. Selain efek candu, faktor kebiasaan sangat mempengaruhi perokok. Sekali orang mengenal rokok, maka sebagian besar hidupnya akan dihantui perasaan ingin merokok.Awalnya mereka menikmati rasanya memegang rokok, lama kelamaan akan terasa janggal jika tidak ada rokok di tangannya.
Langkah yang dilakukan perokok untuk menghentikan kebiasaan merokok biasanya dengan mencari teman yang punya keinginan sama untuk berhenti merokok, melakukan latihan pernafasan dan mengganti kegiatan merokok dengan kegiatan lain yang lebih bermanfaat.
Namun jika semua itu tidak berhasil menjauhkan seseorang dari rokok, mungkin bisa menggunakan teknik hypnotherapy, akupunktur, laser terapi, permen karet nikotin, rokok herbal, permen nikotin pelega tenggorokan, dan teknik lainnya. Dengan kemauan yang kuat dan strategi yang benar, tidak ada yang tidak bisa dilakukan, termasuk berhenti merokok.
Label:
akupunktur,
batuk,
Berhenti,
candu,
craving,
dopamin,
enak,
frustasi,
hypnotherapy,
insomnia,
kemauan kuat,
lapar,
merokok,
mual,
Nikotin,
nyaman,
otak,
pusing,
strategi benar,
tenang
Selasa, 30 April 2013
18 Manfaat yang Bisa Didapat Bila Stop Merokok Sekarang Juga
Merokok diketahui memiliki efek yang buruk untuk kesehatan tubuh. Meskipun begitu, para perokok tetap mengalami kesulitan atau bahkan enggan untuk berhenti melakukannya.
Berikut 18 manfaat yang akan didapatkan tubuh jika berhenti merokok, seperti dikutip dari Times of India, Senin (29/4/2013):
1. Tubuh akan terasa lebih sehat
Tidak secara klise, tetapi jika memang tadinya merokok dan segera menghentikan kebiasaan ini, dalam hitungan menit tubuh akan kembali ke respons normalnya. Mulai dari tekanan darah, nadi, hingga suhu tubuh secara keseluruhan. Semua aktivitas di dalam tubuh ini akan menjadi normal.
2. Menghentikan batuk yang parau
Segera setelah berhenti merokok, kecenderungan untuk batuk dengan tingkat yang parah akan berkurang. Dalam waktu yang sama, pernapasan berat yang kerap kali terjadi juga akan berkurang karena paru-paru mulai kembali ke fungsi normalnya tanpa gangguan asap rokok. Karena fungsi paru mulai kembali normal, kemampuan paru-paru untuk mengendalikan lendir, membersihkan paru-paru, dan mengurangi risiko infeksi akan meningkat.
3. Meningkatkan kemampuan seksual
Bagi Anda yang sudah menikah dan memiliki pasangan perokok, segera ingatkan untuk berhenti sebab berhenti merokok akan meningkatkan kemampuan seksual seseorang. Bagi pria, dengan menghentikan kebiasaan merokok akan memudahkan proses ereksi, sedangkan bagi wanita akan menjadi mudah terangsang.
4. Aroma rokok dalam tubuh menghilang
Jika berhenti merokok, dalam beberapa menit aroma rokok dari tubuh akan hilang. Selain itu, tempat di mana Anda tinggal akan segar dan bersih.
5. Mengurangi risiko berbagai masalah kesehatan
Merokok hanya membuat hidup menjadi rentan. Berhenti merokok jika Anda ingin hidup sehat tanpa berbagai penyakit seperti impotensi, masalah kesuburan, katarak, penyakit gusi, kehilangan gigi, dan osteoporosis.
6. Memperpanjang usia
Merokok meningkatkan sepuluh kali risiko mengidap penyakit hingga meninggal akibat berbagai masalah kesehatan yang mengancam kehidupan.
7. Terlihat awet muda
Merokok menyebabkan penuaan dini. Dengan berhenti merokok, tidak hanya akan menguntungkan kesehatan secara keseluruhan, tetapi juga penampilan. Merokok menyebabkan kulit menjadi keriput dan kusam.
8. Tidak ada lagi sesak napas
Apakah Anda sering merasa gelisah dan sesak napas setelah berjalan selama 2 menit? Ini akibat nikotin. Setelah Anda berhenti merokok, dalam satu hari tingkat karbon monoksida akan menurun dan sistem pernapasan menjadi lebih baik.
9. Meningkatkan harga diri dan kepercayaan diri
Berhenti merokok jika ingin mendapatkan kembali harga diri dan kepercayaan diri. Dengan berhenti, Anda akan berhenti bersembunyi di belakang batang rokok setiap kali Anda berinteraksi dengan seseorang atau berurusan dengan sesuatu.
10. Masalah jantung berkurang
Seperti disebutkan sebelumnya, merokok membuat lebih dekat dengan kematian dan memperpendek usia. Jika berhenti merokok, kemungkinan meninggal dengan penyakit jantung koroner, serangan jantung dan stroke akan turun hampir 50 persen.
11. Organ sensorik kembali normal
Setelah berhenti merokok, Anda akan mendapatkan kembali kemampuan mengenali sentuhan dan rasa. Saraf yang rusak akan mulai tumbuh kembali dan akhirnya rasa sentuhan, rasa, dan bau akan kembali normal.
12. Mengurangi biaya untuk cek ke dokter
Merokok menyebabkan beberapa penyakit yang muncul, baik saat ini maupun nanti. Penyakit seperti batuk, bronkitis, luka pada mulut, semua akan mulai menghilang. Jika berhenti merokok, Anda akan merasa lebih sehat.
13. Menangani stres dengan cara yang lebih sehat
Umumnya kita berpikir bahwa rokok membantu untuk meringankan stres. Tapi itu tidak benar, ketika merokok tubuh Anda mengalami reaksi stres karena tingkat oksigen dalam otak berkurang, hal justru meningkatkan stres. Oleh karena itu, berhenti merokok jika Anda ingin menangani stres dengan cara yang lebih sehat.
14. Transportasi oksigen dalam tubuh menjadi baik
Setelah berhenti merokok, tingkat karbon monoksida akan berkurang. Hal ini akan meningkatkan tingkat hemoglobin, sehingga transportasi oksigen akan dilakukan secara efisien di seluruh tubuh.
15. Mengurangi risiko kanker
Karena adanya unsur karsinogenik dalam rokok, maka semakin sering merokok semakin besar kemungkinan untuk memicu berbagai jenis kanker, seperti tenggorokan, mulut dan kerongkongan.
16. Kesehatan mulut lebih baik
Kesehatan mulut diperlukan untuk keseluruhan yang lebih baik. Dengan merokok, akan mengurangi kemampuan untuk mengecap, muncul noda pada gigi dan meningkatkan masalah gusi. Nantinya bisa menyebabkan hilangnya gigi dan merusak penampilan secara keseluruhan.
17. Sistem kekebalan tubuh akan lebih kuat
Dalam beberapa hari berhenti merokok, sistem kekebalan tubuh akan tumbuh lebih kuat. Ini akan mengurangi kemungkinan jatuh sakit karena berbagai masalah kesehatan seperti pilek dan flu.
18. Anda akan merasa lebih berenergi
Setelah berhenti merokok, sirkulasi dalam tubuh akan membaik. Sirkulasi oksigen yang baik berarti akan membuat tubuh menjadi lebih berenergi dan sehat.
Berikut 18 manfaat yang akan didapatkan tubuh jika berhenti merokok, seperti dikutip dari Times of India, Senin (29/4/2013):
1. Tubuh akan terasa lebih sehat
Tidak secara klise, tetapi jika memang tadinya merokok dan segera menghentikan kebiasaan ini, dalam hitungan menit tubuh akan kembali ke respons normalnya. Mulai dari tekanan darah, nadi, hingga suhu tubuh secara keseluruhan. Semua aktivitas di dalam tubuh ini akan menjadi normal.
2. Menghentikan batuk yang parau
Segera setelah berhenti merokok, kecenderungan untuk batuk dengan tingkat yang parah akan berkurang. Dalam waktu yang sama, pernapasan berat yang kerap kali terjadi juga akan berkurang karena paru-paru mulai kembali ke fungsi normalnya tanpa gangguan asap rokok. Karena fungsi paru mulai kembali normal, kemampuan paru-paru untuk mengendalikan lendir, membersihkan paru-paru, dan mengurangi risiko infeksi akan meningkat.
3. Meningkatkan kemampuan seksual
Bagi Anda yang sudah menikah dan memiliki pasangan perokok, segera ingatkan untuk berhenti sebab berhenti merokok akan meningkatkan kemampuan seksual seseorang. Bagi pria, dengan menghentikan kebiasaan merokok akan memudahkan proses ereksi, sedangkan bagi wanita akan menjadi mudah terangsang.
4. Aroma rokok dalam tubuh menghilang
Jika berhenti merokok, dalam beberapa menit aroma rokok dari tubuh akan hilang. Selain itu, tempat di mana Anda tinggal akan segar dan bersih.
5. Mengurangi risiko berbagai masalah kesehatan
Merokok hanya membuat hidup menjadi rentan. Berhenti merokok jika Anda ingin hidup sehat tanpa berbagai penyakit seperti impotensi, masalah kesuburan, katarak, penyakit gusi, kehilangan gigi, dan osteoporosis.
6. Memperpanjang usia
Merokok meningkatkan sepuluh kali risiko mengidap penyakit hingga meninggal akibat berbagai masalah kesehatan yang mengancam kehidupan.
7. Terlihat awet muda
Merokok menyebabkan penuaan dini. Dengan berhenti merokok, tidak hanya akan menguntungkan kesehatan secara keseluruhan, tetapi juga penampilan. Merokok menyebabkan kulit menjadi keriput dan kusam.
8. Tidak ada lagi sesak napas
Apakah Anda sering merasa gelisah dan sesak napas setelah berjalan selama 2 menit? Ini akibat nikotin. Setelah Anda berhenti merokok, dalam satu hari tingkat karbon monoksida akan menurun dan sistem pernapasan menjadi lebih baik.
9. Meningkatkan harga diri dan kepercayaan diri
Berhenti merokok jika ingin mendapatkan kembali harga diri dan kepercayaan diri. Dengan berhenti, Anda akan berhenti bersembunyi di belakang batang rokok setiap kali Anda berinteraksi dengan seseorang atau berurusan dengan sesuatu.
10. Masalah jantung berkurang
Seperti disebutkan sebelumnya, merokok membuat lebih dekat dengan kematian dan memperpendek usia. Jika berhenti merokok, kemungkinan meninggal dengan penyakit jantung koroner, serangan jantung dan stroke akan turun hampir 50 persen.
11. Organ sensorik kembali normal
Setelah berhenti merokok, Anda akan mendapatkan kembali kemampuan mengenali sentuhan dan rasa. Saraf yang rusak akan mulai tumbuh kembali dan akhirnya rasa sentuhan, rasa, dan bau akan kembali normal.
12. Mengurangi biaya untuk cek ke dokter
Merokok menyebabkan beberapa penyakit yang muncul, baik saat ini maupun nanti. Penyakit seperti batuk, bronkitis, luka pada mulut, semua akan mulai menghilang. Jika berhenti merokok, Anda akan merasa lebih sehat.
13. Menangani stres dengan cara yang lebih sehat
Umumnya kita berpikir bahwa rokok membantu untuk meringankan stres. Tapi itu tidak benar, ketika merokok tubuh Anda mengalami reaksi stres karena tingkat oksigen dalam otak berkurang, hal justru meningkatkan stres. Oleh karena itu, berhenti merokok jika Anda ingin menangani stres dengan cara yang lebih sehat.
14. Transportasi oksigen dalam tubuh menjadi baik
Setelah berhenti merokok, tingkat karbon monoksida akan berkurang. Hal ini akan meningkatkan tingkat hemoglobin, sehingga transportasi oksigen akan dilakukan secara efisien di seluruh tubuh.
15. Mengurangi risiko kanker
Karena adanya unsur karsinogenik dalam rokok, maka semakin sering merokok semakin besar kemungkinan untuk memicu berbagai jenis kanker, seperti tenggorokan, mulut dan kerongkongan.
16. Kesehatan mulut lebih baik
Kesehatan mulut diperlukan untuk keseluruhan yang lebih baik. Dengan merokok, akan mengurangi kemampuan untuk mengecap, muncul noda pada gigi dan meningkatkan masalah gusi. Nantinya bisa menyebabkan hilangnya gigi dan merusak penampilan secara keseluruhan.
17. Sistem kekebalan tubuh akan lebih kuat
Dalam beberapa hari berhenti merokok, sistem kekebalan tubuh akan tumbuh lebih kuat. Ini akan mengurangi kemungkinan jatuh sakit karena berbagai masalah kesehatan seperti pilek dan flu.
18. Anda akan merasa lebih berenergi
Setelah berhenti merokok, sirkulasi dalam tubuh akan membaik. Sirkulasi oksigen yang baik berarti akan membuat tubuh menjadi lebih berenergi dan sehat.
Label:
aroma,
awet muda,
batuk,
buruk,
efek,
harga diri,
jantung,
kesehatan,
manfaat,
merokok,
nadi,
parau,
sekarang,
seksual,
sesk nafas,
stop,
suhu tubuh,
tekanan darah,
Times of India,
usia
Langganan:
Postingan (Atom)