Tampilkan postingan dengan label Nikotin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nikotin. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Desember 2013

Dokter Jiwa: Dalam 20 Detik, Racun Rokok Langsung Pengaruhi Otak

Jakarta, Merokok memang membahayakan bagi kesehatan tubuh anda. Bukan cuma menyebabkan penyakit paru-paru dan serangan jantung, ternyata rokok juga dapat berpengaruh langsung pada otak anda!

Dr dr Nurmiati Amir, SpKJ, dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menjelaskan bagaimana proses nikotin pada rokok mempengaruhi otak Anda.

"Dari pertama kali dihisap, nikotin dapat langsung mencapai otak hanya dalam waktu 20 detik," ujarnya pada Seminar Rokok, Neurosains dan Spiritualitas di Auditorium Lembaga Farmasi Angkatan Laut, Bendungan Hilir, Jakarta, Minggu (15/12/2013).

Rabu, 19 Juni 2013

Inilah Bagaimana Merokok Merusak Penampilan Anda?


Merokok bukan hanya merusak organ bagian dalam tubuh Anda seperti paru-paru, namun ternyata juga berdampak buruk pada penampilan luar Anda. Apa saja dampak buruk rokok pada penampilan Anda?

Dr. Nipun Jain, MBBS, MD., konsultan senior Dermatology di Sri Balaji Action Medical Institute, India, menjelaskan bagaimana rokok memengaruhi penampilan luar Anda seperti merusak kulit dan rambut.

“Merokok dapat merusak rambut dan kulit, serta membuat Anda terlihat jauh lebih tua. Hal ini cenderung dikarenakan nikotin telah memblokir oksigen dan nutrisi di kulit Anda. Nikotin dan bahan-bahan kimia lainnya juga akan menetap di dalam pembuluh arteri sehingga menghalangi transportasi nutrisi penting dalam darah,” kata Dr. Nipun.

Berikut beberapa dampak buruk yang disebabkan oleh rokok pada penampilan Anda seperti yang dikutip dari The Times of India baru-baru ini :

Kulit kendur dan keriput
Bahan kimia yang dilepaskan dari asap tembakau memicu kerusakan kolagen dan elastin (jenis protein penyusun pembentukan tulang, gigi, sendi, otot, dan kulit) sehingga menyebabkan kulit kendur dan keriput.

Garis disekitar bibir
Pada saat merokok, elatisitas dari otot-otot yang terdapat disekitar bibir menjadi hilang sehingga menyebabkan keriput dinamis disekitar bibir.

Bintik-bintik gelap pada kulit
Berbagai penelitian menunjukan bahwa perokok lebih rentan terhadap bintik-bintik penuaan. Bintik-bintik penuaan adalah bercak berwarna gelap yang muncul pada kulit, umumnya pada wajah dan tangan.

Kuku bernoda
Merokok berlebihan menyebabkan perubahan warna pada kulit, kuku, dan gigi.

Rambut rontok
Semakin banyak merokok semakin cepat pula kerontokan rambut pada pria dan wanita. Hal ini disebabkan karena kandungan kimia yang terdapat pada rokok menyumbat pembuluh arteri yang membawa pasokan nutrisi bagi tubuh, termasuk kepala Anda.

Keriput di sekitar mata
Asap yang berasal dari pembakaran rokok menyebabkan area di sekitar mata menjadi keriput akibat bahan-bahan kimia pada tembakau telah merusak struktur kulit dan pembuluh darah disekitar mata.

Jadi kesimpulannya, apakah merokok membuat penampilan Anda lebih baik atau lebih buruk bisa Anda jawab sendiri bukan?

Sumber *

Senin, 27 Mei 2013

Apa yang Menyebabkan Sulitnya Berhenti Merokok?

Jika saja berhenti merokok semudah mengatakannya, pasti sudah banyak yang bisa berhenti merokok. Meski sadar rokok itu berbahaya, tapi selalu ada alasan yang membuat perokok kembali lagi pada kebiasaan buruknya. Lalu, apa sih alasan para perokok sulit untuk berhenti merokok?

Dikutip detikHealth, ada dua alasan yang membuat perokok sulit lepas dari rokok, yaitu karena kecanduan dan kebiasaan. Nikotin punya efek candu yang sangat besar sehingga tak heran jika para perokok mengeluh sulit sekali berhenti merokok. Ketika seseorang merokok, partikel-partikel nikotin akan masuk ke dalam paru-paru. Nikotin kemudian akan diserap oleh darah, sama halnya seperti oksigen yang dihirup saat bernafas. Perjalanan nikotin dalam darah akhirnya sampai pada otak, yang kemudian mengaktifkan hormon dopamin untuk dilepaskan.

Dopamin adalah zat kimia yang membuat seseorang merasakan sensasi enak, nyaman dan tenang. Itulah yang membuat perokok sulit berhenti, karena ia kecanduan rasa enak dan nyaman tersebut. Ia lebih memilih merasakan perasaan senang sesaat daripada efek kesehatan jangka panjangnya. Ketika pecandu rokok ingin berhenti merokok, ia akan mengalami gejala seperti sakit kepala, pusing, mual-mual, bergetar, batuk, mulut kering, pusing-pusing, lemah, sakit perut, lapar, insomnia bahkan frustasi.

Oleh sebab itu, banyak perokok yang sulit berhenti karena menghindari gejala-gejala tersebut. Selain efek candu, faktor kebiasaan sangat mempengaruhi perokok. Sekali orang mengenal rokok, maka sebagian besar hidupnya akan dihantui perasaan ingin merokok.Awalnya mereka menikmati rasanya memegang rokok, lama kelamaan akan terasa janggal jika tidak ada rokok di tangannya.

Langkah yang dilakukan perokok untuk menghentikan kebiasaan merokok biasanya dengan mencari teman yang punya keinginan sama untuk berhenti merokok, melakukan latihan pernafasan dan mengganti kegiatan merokok dengan kegiatan lain yang lebih bermanfaat.

Namun jika semua itu tidak berhasil menjauhkan seseorang dari rokok, mungkin bisa menggunakan teknik hypnotherapy, akupunktur, laser terapi, permen karet nikotin, rokok herbal, permen nikotin pelega tenggorokan, dan teknik lainnya. Dengan kemauan yang kuat dan strategi yang benar, tidak ada yang tidak bisa dilakukan, termasuk berhenti merokok.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...