Tampilkan postingan dengan label enak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label enak. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Juli 2014

7 Makanan Enak untuk Jantung Sehat

Gaya hidup kurang bergerak, pola makan tinggi lemak dan stres, sudah menjadi bagian dari kehidupan orang modern. Tak heran bahwa angka penyakit kronis, termasuk penyakit jantung, terus meningkat.

Berolahraga, minimal 150 menit setiap minggunya, adalah salah satu syarat untuk menjaga kebugaran tubuh. Tetapi, untuk memperoleh manfaat maksimal dari olahraga, kita juga perlu menjalani pola makan sehat.

Ada banyak makanan sehat yang bisa dipilih, tetapi apa yang terbaik untuk menjaga jantung tetap sehat? Berikut di antaranya.

1. Salmon dan ikan berlemak lainnya
Salmon dan ikan berlemak mengandung asam lemak omega-3 dan antioksidan sangat baik untuk kesehatan jantung, bahkan dikatakan manfaatnya melebihi dari daging lainnya. Omega-3 merupakan tipe lemak tak jenuh yang dapat menurunkan kadar kolesterol "jahat" dengan mengurangi kadar peradangan pada tubuh.

Asam lemak omega-3 juga kerap dikaitkan dengan kadar trigliserida, tekanan darah, risiko stroke, risiko gagal jantung, dan risiko penyumbatan darah yang lebih rendah. Salmon juga mengandung selenium, antioksidan lainnya yang bermanfaat melindungi jantung dari stres oksidatif.

2. Oatmeal
Rasa dari makanan satu ini mungkin tidak terlalu enak, tetapi menambahkannya dengan madu, selai kacang, pisang, stroberi, atau bluberi mampu memperbaiki rasanya. Selain itu, manfaat yang diperoleh dari makanan ini pun sangat baik untuk kesehatan jantung dan tubuh secara keseluruhan. Oatmeal juga mengandung serat larut, folat, dan potasium.

3. Walnut dan almond
Sama seperti salmon, walnut dan almond mengandung asam lemak omega-3 yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. Kacang-kacang ini juga mengandung vitamin E, magnesium, folat, dan serat. Penelitian membuktikan, makan satu genggam kacang-kacang ini setiap hari dapat menurunkan kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung.

4. Bluberi
Bluberi sering kali disebut sebagai makanan super karena mengandung antioksidan poten resveratrol. Banyak studi menyebutkan, resveratrol memiliki peran untuk menurunkan risiko penyakit jantung. Faktanya, sebuah studi asal Harvard University menemukan, mengonsumsi bluberi dengan stroberi dapat menurunkan risiko serangan jantung lebih dari 30 persen.

5. Teh hijau
Tak hanya karena rasanya yang unik sehingga menjadi favorit banyak orang, teh hijau juga telah lama diketahui memiliki manfaat kesehatan. Pakar obat-obatan herbal asal Tiongkok telah menggunakannya selama berabad-abad. Teh hijau mengandung resveratrol dan katekin yang meningkatkan kandungan antioksidan, mencegah pembentukan plak di pembuluh darah, dan peran antikanker.

6. Kacang merah
Kacang merah juga mengandung asam lemak omega-3 dan serat. Hal ini arti, dengan mengonsumsinya, risiko penyakit jantung pun menurun. Di samping kandungan asam lemak omega-3 yang mampu mengurangi peradangan di dalam tubuh, serat larut yang dikandungnya juga dapat mengurangi kadar kolesterol.

7. Tomat
Makanan yang menyehatkan jantung tidak lengkap jika tidak mencantumkan sayuran. Faktanya, sayuran merupakan makanan yang paling bermanfaat bagi tubuh, dan salah satunya tomat. Tomat mengandung likopen, karotenoid yang berhubungan dengan penurunan risiko stroke.

"Likopen juga sangat efektif dalam mengikat radikal bebas yang dapat mengurangi risiko penuaan," kata Edward Giobannucci, profesor nutrisi dan epidemiologi di Harvard School of Public Health.

Sumber *

Senin, 27 Mei 2013

Apa yang Menyebabkan Sulitnya Berhenti Merokok?

Jika saja berhenti merokok semudah mengatakannya, pasti sudah banyak yang bisa berhenti merokok. Meski sadar rokok itu berbahaya, tapi selalu ada alasan yang membuat perokok kembali lagi pada kebiasaan buruknya. Lalu, apa sih alasan para perokok sulit untuk berhenti merokok?

Dikutip detikHealth, ada dua alasan yang membuat perokok sulit lepas dari rokok, yaitu karena kecanduan dan kebiasaan. Nikotin punya efek candu yang sangat besar sehingga tak heran jika para perokok mengeluh sulit sekali berhenti merokok. Ketika seseorang merokok, partikel-partikel nikotin akan masuk ke dalam paru-paru. Nikotin kemudian akan diserap oleh darah, sama halnya seperti oksigen yang dihirup saat bernafas. Perjalanan nikotin dalam darah akhirnya sampai pada otak, yang kemudian mengaktifkan hormon dopamin untuk dilepaskan.

Dopamin adalah zat kimia yang membuat seseorang merasakan sensasi enak, nyaman dan tenang. Itulah yang membuat perokok sulit berhenti, karena ia kecanduan rasa enak dan nyaman tersebut. Ia lebih memilih merasakan perasaan senang sesaat daripada efek kesehatan jangka panjangnya. Ketika pecandu rokok ingin berhenti merokok, ia akan mengalami gejala seperti sakit kepala, pusing, mual-mual, bergetar, batuk, mulut kering, pusing-pusing, lemah, sakit perut, lapar, insomnia bahkan frustasi.

Oleh sebab itu, banyak perokok yang sulit berhenti karena menghindari gejala-gejala tersebut. Selain efek candu, faktor kebiasaan sangat mempengaruhi perokok. Sekali orang mengenal rokok, maka sebagian besar hidupnya akan dihantui perasaan ingin merokok.Awalnya mereka menikmati rasanya memegang rokok, lama kelamaan akan terasa janggal jika tidak ada rokok di tangannya.

Langkah yang dilakukan perokok untuk menghentikan kebiasaan merokok biasanya dengan mencari teman yang punya keinginan sama untuk berhenti merokok, melakukan latihan pernafasan dan mengganti kegiatan merokok dengan kegiatan lain yang lebih bermanfaat.

Namun jika semua itu tidak berhasil menjauhkan seseorang dari rokok, mungkin bisa menggunakan teknik hypnotherapy, akupunktur, laser terapi, permen karet nikotin, rokok herbal, permen nikotin pelega tenggorokan, dan teknik lainnya. Dengan kemauan yang kuat dan strategi yang benar, tidak ada yang tidak bisa dilakukan, termasuk berhenti merokok.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...