Tampilkan postingan dengan label seksual. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label seksual. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Februari 2014

Minumlah Air Kelapa Sebelum Bercinta Agar Ereksi Lebih Maksimal

Banyak pria yang merasa stres dan tertekan saat mengetahui dirinya mengalami disfungsi ereksi. Tak perlu khawatir, sebelum mencoba minum berbagai macam obat, ada baiknya coba dulu minum air kelapa yang kaya mineral.

Air kelapa merupakan bahan makanan yang memiliki peringkat teratas dalam daftar pengobatan disfungsi ereksi alami. Menurut Boldsky (14/02/2014), beberapa kandungan mineral pada air kelapa mampu meningkatkan kualitas ereksi.

1. Tinggi sodium

Air kelapa kaya akan sodium yang akan bertindak pada kontraksi otot. Kontraksi otot yang sehat sangatlah penting. Karena puncak ereksi dapat dirasakan ketika kontraksi otot pada organ seksual optimal.
Artikel Khusus Dewasa

Senin, 10 Juni 2013

Semangka (6)

Semangka, terutama sekali kulitnya, mengandung nutrisi bernama citrulline yang mampu membuat pembuluh darah lebih rileks sehingga mencegah disfungsi ereksi, sebuah efek yang sama seperti Viagra. Lewat enzim tubuh, citrulline akan diubah menjadi asam amino arginine yang bekerja menjaga kesehatan jantung, sistem sirkulasi, sistem kekebalan tubuh, dan mendongkrak nitrit oksida sehingga memperlancar sirkulasi darah termasuk di organ-organ vital seks.

So fitness mania, pastikan sajian makan malam Anda berisi keenam makanan diatas dan jadikan malam Anda menjadi malam yang selalu istimewa!

Tiram (5)

Tiram kaya akan zinc atau seng, sebuah mineral penting dengan berbagai fungsi dalam tubuh manusia. Selain dapat meningkatkan kekebalan tubuh, zinc juga mampu membantu menghasilkan testosteron, hormon penting dalam mengatur gairah pria maupun wanita dan fungsi seksual lainnya. Penelitian menunjukan, zinc dapat meningkatkan jumlah sperma dan potensi seksual pada pria. Bagi wanita, zinc dapat membantu ovarium (sumber estrogen, progesteron, dan testosteron) tetap sehat dan menjaga tetap prima beraksi di ranjang.

Selasa, 30 April 2013

18 Manfaat yang Bisa Didapat Bila Stop Merokok Sekarang Juga

Merokok diketahui memiliki efek yang buruk untuk kesehatan tubuh. Meskipun begitu, para perokok tetap mengalami kesulitan atau bahkan enggan untuk berhenti melakukannya.

Berikut 18 manfaat yang akan didapatkan tubuh jika berhenti merokok, seperti dikutip dari Times of India, Senin (29/4/2013):

1. Tubuh akan terasa lebih sehat
Tidak secara klise, tetapi jika memang tadinya merokok dan segera menghentikan kebiasaan ini, dalam hitungan menit tubuh akan kembali ke respons normalnya. Mulai dari tekanan darah, nadi, hingga suhu tubuh secara keseluruhan. Semua aktivitas di dalam tubuh ini akan menjadi normal.

2. Menghentikan batuk yang parau
Segera setelah berhenti merokok, kecenderungan untuk batuk dengan tingkat yang parah akan berkurang. Dalam waktu yang sama, pernapasan berat yang kerap kali terjadi juga akan berkurang karena paru-paru mulai kembali ke fungsi normalnya tanpa gangguan asap rokok. Karena fungsi paru mulai kembali normal, kemampuan paru-paru untuk mengendalikan lendir, membersihkan paru-paru, dan mengurangi risiko infeksi akan meningkat.

3. Meningkatkan kemampuan seksual
Bagi Anda yang sudah menikah dan memiliki pasangan perokok, segera ingatkan untuk berhenti sebab berhenti merokok akan meningkatkan kemampuan seksual seseorang. Bagi pria, dengan menghentikan kebiasaan merokok akan memudahkan proses ereksi, sedangkan bagi wanita akan menjadi mudah terangsang.

4. Aroma rokok dalam tubuh menghilang
Jika berhenti merokok, dalam beberapa menit aroma rokok dari tubuh akan hilang. Selain itu, tempat di mana Anda tinggal akan segar dan bersih.

5. Mengurangi risiko berbagai masalah kesehatan
Merokok hanya membuat hidup menjadi rentan. Berhenti merokok jika Anda ingin hidup sehat tanpa berbagai penyakit seperti impotensi, masalah kesuburan, katarak, penyakit gusi, kehilangan gigi, dan osteoporosis.

6. Memperpanjang usia
Merokok meningkatkan sepuluh kali risiko mengidap penyakit hingga meninggal akibat berbagai masalah kesehatan yang mengancam kehidupan.

7. Terlihat awet muda
Merokok menyebabkan penuaan dini. Dengan berhenti merokok, tidak hanya akan menguntungkan kesehatan secara keseluruhan, tetapi juga penampilan. Merokok menyebabkan kulit menjadi keriput dan kusam.

8. Tidak ada lagi sesak napas
Apakah Anda sering merasa gelisah dan sesak napas setelah berjalan selama 2 menit? Ini akibat nikotin. Setelah Anda berhenti merokok, dalam satu hari tingkat karbon monoksida akan menurun dan sistem pernapasan menjadi lebih baik.

9. Meningkatkan harga diri dan kepercayaan diri
Berhenti merokok jika ingin mendapatkan kembali harga diri dan kepercayaan diri. Dengan berhenti, Anda akan berhenti bersembunyi di belakang batang rokok setiap kali Anda berinteraksi dengan seseorang atau berurusan dengan sesuatu.

10. Masalah jantung berkurang
Seperti disebutkan sebelumnya, merokok membuat lebih dekat dengan kematian dan memperpendek usia. Jika berhenti merokok, kemungkinan meninggal dengan penyakit jantung koroner, serangan jantung dan stroke akan turun hampir 50 persen.

11. Organ sensorik kembali normal
Setelah berhenti merokok, Anda akan mendapatkan kembali kemampuan mengenali sentuhan dan rasa. Saraf yang rusak akan mulai tumbuh kembali dan akhirnya rasa sentuhan, rasa, dan bau akan kembali normal.

12. Mengurangi biaya untuk cek ke dokter
Merokok menyebabkan beberapa penyakit yang muncul, baik saat ini maupun nanti. Penyakit seperti batuk, bronkitis, luka pada mulut, semua akan mulai menghilang. Jika berhenti merokok, Anda akan merasa lebih sehat.

13. Menangani stres dengan cara yang lebih sehat
Umumnya kita berpikir bahwa rokok membantu untuk meringankan stres. Tapi itu tidak benar, ketika merokok tubuh Anda mengalami reaksi stres karena tingkat oksigen dalam otak berkurang, hal justru meningkatkan stres. Oleh karena itu, berhenti merokok jika Anda ingin menangani stres dengan cara yang lebih sehat.

14. Transportasi oksigen dalam tubuh menjadi baik
Setelah berhenti merokok, tingkat karbon monoksida akan berkurang. Hal ini akan meningkatkan tingkat hemoglobin, sehingga transportasi oksigen akan dilakukan secara efisien di seluruh tubuh.

15. Mengurangi risiko kanker
Karena adanya unsur karsinogenik dalam rokok, maka semakin sering merokok semakin besar kemungkinan untuk memicu berbagai jenis kanker, seperti tenggorokan, mulut dan kerongkongan.

16. Kesehatan mulut lebih baik
Kesehatan mulut diperlukan untuk keseluruhan yang lebih baik. Dengan merokok, akan mengurangi kemampuan untuk mengecap, muncul noda pada gigi dan meningkatkan masalah gusi. Nantinya bisa menyebabkan hilangnya gigi dan merusak penampilan secara keseluruhan.

17. Sistem kekebalan tubuh akan lebih kuat
Dalam beberapa hari berhenti merokok, sistem kekebalan tubuh akan tumbuh lebih kuat. Ini akan mengurangi kemungkinan jatuh sakit karena berbagai masalah kesehatan seperti pilek dan flu.

18. Anda akan merasa lebih berenergi
Setelah berhenti merokok, sirkulasi dalam tubuh akan membaik. Sirkulasi oksigen yang baik berarti akan membuat tubuh menjadi lebih berenergi dan sehat.

Selasa, 05 Maret 2013

3 Dokter Gigi Tertular Pasien Pengidap AIDS

Profesi dokter gigi rentan tertular penyakit yang diidap pasiennya. Termasuk virus mematikan HIV/AIDS. Tiga dokter gigi di Surabaya dilaporkan tertular HIV/AIDS. Dua orang di antaranya bekerja di rumah sakit swasta ternama dan seorang lagi membuka praktik pribadi. Hal ini diungkapkan Prof. Nasronudin, M.D., Ph.D, spesialis penyakit dalam, yang juga pimpinan Institute of Tropical Disease Universitas Airlangga Surabaya.

Nasronudin, yang menangani ketiga dokter gigi itu mengatakan kondisi ketiga pria itu sangat parah bahkan sulit untuk berkomunikasi. Nasronudin menolak menyebutkan nama ketiga dokter itu, tapi hanya menyebutkan masing-masing berusia 44 tahun, 58 tahun, dan 52 tahun. "Mereka terdiagnosis AIDS stadium 4. Kondisinya sudah sangat parah," kata Nasronudin kepada Tempo.

Ia memperkirakan para dokter gigi itu sudah lebih dari lima tahun terinfeksi virus HIV/AIDS. Nasronudin mengatakan masih sulit mencari kepastian sumber penularan. Namun, ada dua kemungkinan mereka terinfeksi, yaitu karena profesi dan pribadi.

Menurutnya, profesi dokter memang berisiko tertular HIV/AIDS. Khususnya dokter gigi, dokter obgyn, bedah, THT, dan penyakit dalam dan infeksi. Tertutupnya pasien mengenai penyakitnya menjadi faktor seorang dokter bisa terpapar virus HIV/AIDS tanpa sengaja.

Meski sudah diberi surat pengantar bahwa seseorang mengidap HIV/AIDS, sering kali surat itu tidak diberikan kepada dokter yang dirujuk. Akibatnya, dokter rujukan tersebut tidak mengetahui bahwa pasien menderita HIV/AIDS. "80 persen pasien HIV/AIDS tidak mau berikan surat pengantar ke dokter rujukan karena takut tidak ditangani," katanya.

Cara penularan HIV/AIDS bisa terjadi secara horizontal, yakni kontak cairan darah dan melalui hubungan seksual. Perbandingan penularan lewat kontak cairan darah adalah 1:1. Artinya sekali kontak, virus HIV bisa langsung tertular. Inilah yang membuat profesi dokter gigi sangat rentan terinfeksi HIV/AIDS.

Penularan virus melalui kontak cairan darah lebih berbahaya ketimbang hubungan seksual. Hubungan seksual perbandingan penularannya sekitar 1:60. Ini berarti butuh 60 kali berhubungan seksual dengan penderita HIV/AIDS untuk bisa tertular virus ini.

Koordinator Unit Perawatan Intermediet Penyakit Infeksi Rumah Sakit Umum dr Soetomo Surabaya dr Erwin Astha Triyono SpPD-KPTI mengatakan kasus HIV/AIDS terhadap tenaga medis memang masih sangat jarang, hanya 1 persen dari seluruh kasus. Karena itu, tim kesehatan diminta untuk memperhatikan kewaspadaan universal. Standar prosedur dokter dalam menangani pasien HIV/AIDS pun lebih ketat.

Pihaknya sendiri sudah memberlakukan profilaksis pascapajanan secara rutin. Dokter yang tertusuk jarum saat menangani pasien harus melapor dalam kurun waktu 4 jam sebelum tertusuk. Dengan demikian, dokter yang terinfeksi akan bisa segera dipantau sehingga virusnya tidak berkembang biak.

Jumat, 02 Maret 2012

Respon Seksual Rendah Dengan Nyeri Kronik Memang Saling Berkait

Bisnis Internet Murah Meriah Tidak Bikin Marah

Jangan buru-buru marah jika pasangan Anda beralasan sakit kepala atau migren untuk menolak ajakan bercinta. Penelitian menunjukkan hampir 90 persen wanita yang berobat karena nyeri kepala ternyata mengalami gangguan fungsi seksual.

"Perempuan yang kerap menderita sakit kepala berat umumnya memiliki gangguan seksual seperti berkurangnya gairah atau merasakan sakit saat berhubungan seksual," kata peneliti dari Universitas Pavia yang melibatkan 100 wanita sebagai responden.

Oleh karena itu dokter yang merawat pasien nyeri kepala dianjurkan untuk secara rutin menanyakan pada pasiennya mengenai gangguan seksual yang mungkin dirasakan.

Respon seksual yang rendah dengan nyeri kronik ternyata memang saling berkait. Orang yang sering menderita sakit kepala pada umumnya juga mengalami gangguan mood seperti depresi, kecemasan, yang pada akhirnya berpengaruh pada dorongan seksual dan kepuasan.

Bukan hanya itu, obat-obatan yang kerap dipakai untuk mengatasi nyeri kepala dan gangguan mood juga seringkali berdampak pada penurunan gairah seksual. Nyeri kepala yang dirasakan juga bisa memancing pertengkaran dengan pasangan sehingga tentu membuat gairah padam.

Berbeda dengan pria, wanita lebih membutuhkan mood dan suasana yang nyaman untuk bercinta. Kesiapan seksual yang dimiliki bisa memberi jaminan untuk menikmati aktivitas seksual hingga tercapainya orgasme.



Rabu, 01 Februari 2012

Banyak Pasangan yang Aktivitas Seksualnya Terganggu Karena Pornografi

Sebuah kajian perilaku daring (online) menunjukkan ada hubungan antara frekuensi melihat hal-hal pornografi dengan aktivitas seksual seseorang.

Kevin B Skinner, psikolog sekaligus penulis buku Treating Pornography Addictionmenemukan bahwa di antara 344 responden (pria dan wanita), sekitar 43 persen di antaranya menggunakan pornografi untuk menghangatkan hubungan mereka. Namun, tingkatnya berbeda-beda. Ada yang sering, ada yang jarang.

Ia kemudian membagi respondennya menjadi kelompok yang tidak terpengaruh pornografi dan yang terpengaruh pornografi, terutama terkait kualitas hubungan seksual mereka dengan pasangan. Hasilnya mengejutkan. Pasangan yang semula tidak menggunakan pornografi dalam hubungan mereka menunjukkan tidak ada peningkatan aktivitas seksual. Bahkan, justru beberapa di antaranya malah aktivitas seksualnya menurun.

Misalnya, dari sekitar 45 persen pasangan yang biasa menjalani aktivitas seksual dua hingga tiga kali sepekan, ketika salah satu pasangannya mulai kecanduan pornografi, maka tinggal 37 persen pasangan yang masih menjalani aktivitas seksual dua hingga tiga kali sepekan. Bahkan, ada pasangan yang berhenti berhubungan intim akibat pornografi. Jumlahnya meningkat dari dua persen menjadi lima persen.

Riset ini menunjukkan banyak pasangan yang aktivitas seksualnya terganggu karena pornografi. Psikolog, terapis keluarga, atau siapa pun yang berinteraksi dengan pasangan yang sudah terkontaminasi pornografi diminta memahami kesulitan dan kepedihan yang diciptakan oleh konten-konten atau materi ini. Sayangnya, banyak pasangan yang justru tidak sadar kehidupan seksualnya memburuk gara-gara pornografi.

PSYCHOLOGYTODAY|DIANING SARI


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...