Tampilkan postingan dengan label minuman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label minuman. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Agustus 2013

Konsumsi Minuman Soda Berlebihan Picu Perilaku Anak Lebih Agresif

Rupanya soda tidak hanya menyebabkan obesitas. Penelitian terbaru menyebut jika kebiasaan minum soda pada anak juga turut pengaruhi perilakunya. Bahkan disebutkan jika semakin tinggi jumlah yang dikonsumsi, anak makin agresif!

Seperti diulas situs CNN Health, penelitian tersebut dilakukan di Columbia University yang meneliti 3.000 pasangan ibu dan anak dari 30 kota besar di Amerika. Data konsumsi makanan, cara membesarkan hingga jadwal tidurnya sudah dikumpulkan sejak baru lahir hingga mereka berusia 5 tahun.

Hasilnya cukup mengejutkan. Anak-anak yang mengonsumsi 4 gelas soda sesuai jumlah takaran saji terbukti dua kali lebih agresif dibanding anak yang tak dibiasakan minum soda. Perilaku agresif ini dibuktikan dengan kecenderungannya merusak benda milik orang lain, suka berkelahi, juga sering melontarkan kalimat negatif.

Menurut Shakira Suglia, associate professor of epidemiology sekaligus kepala peneliti dari Columbia University, dosis minuman soda memberi pengaruh besar. "Setiap peningkatan konsumsi soda, kami melihat lebih banyak masalah dalam perilakunya. Sangat berbeda dengan anak-anak yang minum soda sedikitnya satu takaran saji dalam sehari," ungkapnya dalam CNN Health (16/08/2013). Selanjutnya *

Senin, 03 Juni 2013

Terlalu Banyak Menenggak Minuman Berenergi

Minuman berenergi adalah salah satu sumber gula nomor satu dan berkontribusi besar terhadap peningkatan kadar trigliserida dalam darah Anda.

Trigliserida adalah jenis lemak yang terdapat dalam darah penyebab penumpukan plak dalam pembuluh darah. Akibatnya sudah jelas, penyumbatan pembuluh darah bisa mengakibatkan panyakit kardiovaskular. Beralihlah ke air putih, lemon, atau jus buah lainnya untuk mengurangi dahaga Anda.


5. Pola tidur yang tidak teratur

Mengabaikan Kacang

Kacang diketahui sebagai sumber protein bebas lemak jenuh dan salah satu sumber serat larut terbaik yang penting dalam mengurangi kolesterol jahat LDL sehingga akan menurunkan risiko penyakit jantung koroner.

Jadi, saat butuh camilan sehat, pilihlah kacang kulit!

Rabu, 27 Maret 2013

Minuman Energi Dapat Meningkatkan Tekanan Darah, Mengganggu Irama Jantung

Laporan Pertemuan American Heart Association
21 Maret 2013

Penekanan Penelitian:
  • Minuman energi dapat meningkatkan tekanan darah dan mengganggu irama jantung.
  • Para peneliti yang menganalisis tujuh studi yang diterbitkan sebelumnya menemukan peningkatan dari 3,5 poin dalam tekanan darah sistolik bagi mereka mengkonsumsi minuman energi.
  • Mengkonsumsi minuman energi dapat meningkatkan kemungkinan perkembangan irama jantung yang abnormal.

Abstrak # P324 Diembargo, Kamis, 21 Maret 2013

NEW ORLEANS - minuman energi dapat meningkatkan tekanan darah dan mengganggu ritme alami jantung, menurut penelitian yang dipresentasikan pada Epidemiologi American Heart Association dan Pencegahan / Nutrisi, Aktivitas Fisik dan Metabolisme 2.013 Sesi Ilmiah.

Peneliti menganalisis data dari tujuh studi observasional dan intervensi sebelumnya diterbitkan untuk menentukan bagaimana mengkonsumsi minuman energi mungkin berdampak kesehatan jantung.

Pada bagian pertama dari analisis dikumpulkan, para peneliti memeriksa interval QT dari 93 orang yang baru saja mengkonsumsi 1-3 kaleng minuman energi. Mereka menemukan bahwa interval QT adalah 10 milidetik lebih lama bagi mereka yang telah mengkonsumsi minuman energi. Interval QT menggambarkan segmen irama jantung pada elektrokardiogram, ketika berkepanjangan, dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur yang serius atau kematian jantung mendadak.

"Dokter umumnya khawatir jika pasien mengalami tambahan 30 milidetik dalam interval QT mereka dari awal," kata Sachin A. Shah, Pharm.D, penulis utama dan asisten profesor di University of the Pacific di Stockton, California.

"Perpanjangan QT dikaitkan dengan aritmia mengancam-kehidupan. Temuan bahwa minuman energi dapat memperpanjang QT, dalam terang laporan kematian jantung mendadak, saran penyelidikan lebih lanjut " kata. Ian Riddock, MD, co-penulis dan direktur kardiologi preventif pada David Grant Medical Center, Travis Air Force Base, California

Para peneliti juga menemukan bahwa tekanan darah sistolik, nomor teratas dalam pembacaan tekanan darah, meningkat rata-rata 3,5 poin dalam genangan 132 peserta.

"Korelasi antara minuman energi dan tekanan darah sistolik meningkat adalah meyakinkan dan jelas, dan studi lebih lanjut diperlukan untuk menilai dampak pada irama jantung." Kata Shah. "Pasien dengan tekanan darah tinggi atau sindrom QT panjang harus berhati-hati dan penilaian sebelum mengkonsumsi minuman energi.

"Karena minuman energi juga mengandung kafein, orang-orang yang biasanya tidak minum banyak kafein mungkin memiliki peningkatan tekanan darah yang berlebihan."

Penelitian dikumpulkan meliputi orang yang sehat, 18-45 tahun. "Orang-orang dengan masalah kesehatan atau mereka yang lebih tua mungkin memiliki efek samping yang lebih hati-terkait dari minuman energi", kata Shah.

Kamis, 09 Agustus 2012

Makanan / Minuman Pengikis Tulang

Selain mengetahui makanan mana saja yang memperkuat tulang, kita juga perlu tahu makanan yang bisa merusak tulang.

Bisa saja, beberapa makanan favorit Anda justru melemahkan kekuatan tulang Anda. Yuk, cari tahu agar Anda bisa membatasi konsumsinya sebelum terlambat.

Makanan asin dengan garam tinggi

Makanan olahan atau makanan asin membuat kalsium dalam tulang menghilang. Hal ini terjadi karena garam dapat menyebabkan ekskresi kalsium yang berlebihan melalui ginjal. Sebaiknya, asupan garam tak lebih dari 1.200 mg per hari.

Makanan manis

Ternyata makanan manis tak hanya memengaruhi kesehatan gigi saja, tetapi juga menimbulkan masalah baru pada tulang Anda. Kelebihan gula dapat menghambat penyerapan kalsium dan mengikis fosfor. Jika Anda menyukai makanan manis, ganti dengan buah-buahan dan hindari makanan olahan.

Cola

Minuman bersoda mengurangi kepadatan mineral tulang yang meningkatkan risiko patah tulang. Cola mengandung asam folat yang dapat melemahkan usus dan penyerapan kalsium.

Kafein

Kafein dapat melarutkan kalsium dalam tulang dan melemahkan fungsinya. Sekitar 6 miligram kalsium akan hilang setiap kali Anda mengonsumsi 100 mg kafein. Terlebih lagi, jika ditambahkan gula yang malah memberikan efek merugikan bagi kesehatan tulang.

Alkohol

Alkohol berkontribusi pada rendahnya massa tulang, penurunan pembentukan tulang, meningkatkan risiko patah tulang dan menghambat pemulihan patah tulang.

Kacang

Hampir semua kacang-kacangan mengandung phytates. Sayangnya, hampir semua kacang-kacangan mengandung phytate. Phytate dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium. Tapi, sebaiknya tak perlu takut dan memilih menghindari kacang. Makanan ini mengandung magnesium, serat dan nutrisi lainnya yang diperlukan tubuh. Untuk mengatasinya, pengurangan tingkat phytate dapat dilakukan dengan merendam biji kacang dalam air beberapa jam sebelum direbus.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...