Tampilkan postingan dengan label Columbia University. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Columbia University. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Agustus 2013

Konsumsi Minuman Soda Berlebihan Picu Perilaku Anak Lebih Agresif

Rupanya soda tidak hanya menyebabkan obesitas. Penelitian terbaru menyebut jika kebiasaan minum soda pada anak juga turut pengaruhi perilakunya. Bahkan disebutkan jika semakin tinggi jumlah yang dikonsumsi, anak makin agresif!

Seperti diulas situs CNN Health, penelitian tersebut dilakukan di Columbia University yang meneliti 3.000 pasangan ibu dan anak dari 30 kota besar di Amerika. Data konsumsi makanan, cara membesarkan hingga jadwal tidurnya sudah dikumpulkan sejak baru lahir hingga mereka berusia 5 tahun.

Hasilnya cukup mengejutkan. Anak-anak yang mengonsumsi 4 gelas soda sesuai jumlah takaran saji terbukti dua kali lebih agresif dibanding anak yang tak dibiasakan minum soda. Perilaku agresif ini dibuktikan dengan kecenderungannya merusak benda milik orang lain, suka berkelahi, juga sering melontarkan kalimat negatif.

Menurut Shakira Suglia, associate professor of epidemiology sekaligus kepala peneliti dari Columbia University, dosis minuman soda memberi pengaruh besar. "Setiap peningkatan konsumsi soda, kami melihat lebih banyak masalah dalam perilakunya. Sangat berbeda dengan anak-anak yang minum soda sedikitnya satu takaran saji dalam sehari," ungkapnya dalam CNN Health (16/08/2013). Selanjutnya *

Sabtu, 21 Juli 2012

Dokter Oz: Puasa Detoksifikasi Alamiah

Anda yang suka menonton “Oprah Winfrey Show” pasti tak asing lagi dengan Dr Oz. Ia adalah pengasuh rubrik kesehatan di acara Oprah, sebelum kemudian membikin acara kesehatan sendiri.

Dr Oz, yang memiliki nama lengkap Mehmet Cengiz Oz, adalah seorang cardiothoracic surgeon(dokter ahli bedah jantung) kenamaan di Amerika. Dokter beragama Islam dan berdarah campuran Turki-Amerika ini mencampurkan metode pengobatan Barat dengan Timur — misalnya akupunktur.
Puasa dapat mengkondisikan tubuh untuk mengeluarkan racun, menurut Dr. Oz. (WPBF)
Bila sedang tidak syuting atau praktik dokter, Dr Oz disibukkan dengan tugasnya sebagai pengajar di Columbia University. Ia juga mengisi kesibukan dengan menulis (ada 400 lebih tulisan — juga beberapa buku telah terbit atas namanya).

Dengan prestasinya yang sedemikian, dikutip dari website Oprah, pada tahun 2009 Dr Oz masuk sebagai salah satu dari 500 tokoh muslim yang menginspirasi dunia.

Di beberapa kesempatan, Dr Oz menyampaikan bahwa puasa adalah salah satu bentuk diet sehat. Puasa, menurutnya, adalah salah satu bentuk detoksifikasi racun-racun yang ada di tubuh. Puasa juga salah satu bentuk detoksifikasi paling alami dan natural yang dapat dilakukan, daripada melakukan diet tertentu.

Menurutnya, puasa dapat mengkondisikan tubuh untuk mengeluarkan racun, karena sebenarnya tubuh manusia telah memiliki sistem detoksifikasi secara alami. Dengan pola makan teratur di bulan puasa, tubuh kita dapat terkondisikan untuk melakukan detoksifikasi secara alami.

Organ-organ metabolisme detoks, yakni hati, usus besar dan ginjal secara sistematis mengolah dan memilah makanan beserta racun yang mungkin terkandung di dalamnya. Puasa akan mengoptimalkan kerja organ metabolisme detoks tersebut sehingga hasil detoksifikasinya lebih lancar dan natural.

Dalam website resminya, Dr Oz memberikan pilihan item menu yang bisa dikonsumsi di saat bulan puasa untuk lebih mengoptimalkan detoksifikasi. Yang pertama adalah nanas, karena mengandung zat yang dapat melancarkan pencernaan.

Yang kedua adalah jahe — yang disebutkan memiliki kandungan yang dapat merangsang kinerja empedu menjadi lebih optimal. Sayuran seledri, lobak, kol dan mentimun juga disarankan untuk dikonsumsi karena juga memiliki kandungan material yang positif bagi proses detoks ini.

Yang ketiga, jangan lupa mengonsumsi pisang yang penuh dengan vitamin B6, salah satu kandungan yang merupakan kunci bagi detoksifikasi.

Untungnya, bahan makanan tadi dapat dicari dengan mudah di pasaran. Dan bila mampu mengkombinasikan menu-menu tadi dengan seimbang, maka tentunya kita akan mampu menjalankan sebulan amal ibadah puasa ini dengan lancar dan efektif. Ibadah didapat, badan pun sehat.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...