Montana - Apakah wanita kekasih Anda selingkuh? Ternyata sperma bisa membuktikannya. Seksolog klinis Dr Lindsey Doe mengklaim bahwa 40 persen dari ejakulasi pria adalah sperma pejuang.
Sperma kamikaze ini memang dirancang untuh mencegah sperma orang lain membuahi sel telur. Jumlah sperma agresif ini akan meningkat ketika ada sperma laki-laki lain yang serta merta ikut membuahi. Peningkatan jumlah ini berguna untuk mengatasi ancaman.
Sperma jenis ini memang dirancang untuk tidak membuahi sel telur. Mereka melakukan blocking, membuat dinding dengan menghubungkan ekor bersama-sama.
"Beberapa sperma tempur akan menyerang dan membunuh setiap sperma yang dilihatnya sebagai ancaman," kata Doe, seperti dilansir dari laman Daily mail, Kamis, 5 Desember 2013.
Tampilkan postingan dengan label sperma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sperma. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 07 Desember 2013
Kamis, 18 Juli 2013
Ini Dia Alasan Mengapa Pria Lebih Sehat Jika Pakai Celana Boxer
Penggunaan boxer atau celana pendek di kalangan laki-laki saat ini masih belum terlalu banyak. Untuk pakaian dalam, laki-laki umumnya masih lebih memilih menggunakan celana dalam dibandingkan dengan boxer. Nyatanya, ada beberapa hal yang berhubungan dengan kesuburan yang menguntungkan para pemakai boxer.
Berikut 4 alasan mengapa penggunaan boxer lebih dianjurkan dibandingkan celana dalam, seperti dilansir Boldsky, Jumat (19/7/2013):
Berikut 4 alasan mengapa penggunaan boxer lebih dianjurkan dibandingkan celana dalam, seperti dilansir Boldsky, Jumat (19/7/2013):
Label:
Alasan,
aliran,
berlebihan,
Boxer,
Celana,
darah,
jumlah,
ketidaksuburan,
lebih,
Mengapa,
Pakai,
pria,
sehat,
sperma,
suhu
Senin, 10 Juni 2013
Tiram (5)
Tiram kaya akan zinc atau seng, sebuah mineral penting dengan berbagai fungsi dalam tubuh manusia. Selain dapat meningkatkan kekebalan tubuh, zinc juga mampu membantu menghasilkan testosteron, hormon penting dalam mengatur gairah pria maupun wanita dan fungsi seksual lainnya. Penelitian menunjukan, zinc dapat meningkatkan jumlah sperma dan potensi seksual pada pria. Bagi wanita, zinc dapat membantu ovarium (sumber estrogen, progesteron, dan testosteron) tetap sehat dan menjaga tetap prima beraksi di ranjang.
Selanjutnya: 6. Semangkahttp://klipsehat.blogspot.com/2013/06/semangka-6.html
Rabu, 01 Februari 2012
Vitamin D Yang Didapat Dari Sinar Matahari Memperbesar Kesempatan Memiliki Anak Bagi Pasutri
Review berbagai studi terbaru tentang kesehatan reproduksi menemukan vitamin D yang didapat dari sinar matahari memperbesar kesempatan memiliki anak bagi pasutri. Hasil penelitian dari Medical University dari Graz Austria menemukan sinar matahari menjadi kunci menyeimbangkan hormon seksual di perempuan dan meningkatkan jumlah sperma bagi pria.
Hasil studi yang dimuat di Europian Journal of Endocrinology seperti dikutip Daily Mail, Senin 30 Januari 2012, mengungkapkan bahwa Vitamin D bagi perempuan meningkatkan level hormone progesterone dan estrogen sebanyak 13 persen. Vitamin D juga mengatur siklus menstruasi dan juga membuat kemungkinan terjadinya pembuahan semakin besar.
Sedangkan untuk pria, Vitamin D menjadi penting bagi perkembangan inti sperma selain juga meningkatkan kualitas hormone testoteron. Dari studi juga ditemukan vitamin D dari sinar matahari meningkatkan libido mereka.
Hasil studi dari 2300 responden oleh Medical University of Graz in Austria menemukan bahwa level testoteron dan Vitamin D mencapai angka terendahnya setelah musim dingin dan mencapai puncak terbaiknya di bulan Agustus atau musim panas. “Perempuan diketahui berovulasi lebih sedikit di musim dingin,”tulis hasil studi tersebut seperti dilansir dari Dailymail, Senin 30 Januari 2012.
Untuk kasus di Inggris, misalnya, masalah fertilitas dialami satu dari tujuh pasangan. Sedangkan 4 dari 10 kasus, kesulitan mendapatkan buah hati berasal dari pria.
Studi itu juga mengungkapkan, saat mendapatkan vitamin D tubuh memerlukan proses kimia yang didapat saat radiasi UVB dari sinar matahari diserap kulit. Adapun Vitamin D tetap dapat diperoleh dalam jumlah kecil dari ikan, telur, dan liver.
Meskipun begitu, Dokter Elisabeth Lerchbaum mengatakan pasangan harus memabatasi waktu berjemur mendapatkan sinar matahari. Pasalnya, waktu yang terlalu lama di bawah sinar matahari juga dapat mengakibatkan kanker kulit.
Karena itulah, peneliti lainnya Oliver Gillie Direktur Forum Penelitian Kesehatan menyarankan agar pasangan mencoba untuk berlibur di tempat yang memiliki banyak siraman sinar matahari.” "Saya akan mengatakan kepada pasangan yang berharap untuk hamil untuk mengatur liburan ke tempat yang penuh sinar matahari, atau masuk ke taman di musim panas sesering mereka bisa sebelum Anda pergi menjalani perawatan IVF yang mahal."pungkasnya.
DAILYMAIL | RIRIN AGUSTIA
Hasil studi yang dimuat di Europian Journal of Endocrinology seperti dikutip Daily Mail, Senin 30 Januari 2012, mengungkapkan bahwa Vitamin D bagi perempuan meningkatkan level hormone progesterone dan estrogen sebanyak 13 persen. Vitamin D juga mengatur siklus menstruasi dan juga membuat kemungkinan terjadinya pembuahan semakin besar.
Sedangkan untuk pria, Vitamin D menjadi penting bagi perkembangan inti sperma selain juga meningkatkan kualitas hormone testoteron. Dari studi juga ditemukan vitamin D dari sinar matahari meningkatkan libido mereka.
Hasil studi dari 2300 responden oleh Medical University of Graz in Austria menemukan bahwa level testoteron dan Vitamin D mencapai angka terendahnya setelah musim dingin dan mencapai puncak terbaiknya di bulan Agustus atau musim panas. “Perempuan diketahui berovulasi lebih sedikit di musim dingin,”tulis hasil studi tersebut seperti dilansir dari Dailymail, Senin 30 Januari 2012.
Untuk kasus di Inggris, misalnya, masalah fertilitas dialami satu dari tujuh pasangan. Sedangkan 4 dari 10 kasus, kesulitan mendapatkan buah hati berasal dari pria.
Studi itu juga mengungkapkan, saat mendapatkan vitamin D tubuh memerlukan proses kimia yang didapat saat radiasi UVB dari sinar matahari diserap kulit. Adapun Vitamin D tetap dapat diperoleh dalam jumlah kecil dari ikan, telur, dan liver.
Meskipun begitu, Dokter Elisabeth Lerchbaum mengatakan pasangan harus memabatasi waktu berjemur mendapatkan sinar matahari. Pasalnya, waktu yang terlalu lama di bawah sinar matahari juga dapat mengakibatkan kanker kulit.
Karena itulah, peneliti lainnya Oliver Gillie Direktur Forum Penelitian Kesehatan menyarankan agar pasangan mencoba untuk berlibur di tempat yang memiliki banyak siraman sinar matahari.” "Saya akan mengatakan kepada pasangan yang berharap untuk hamil untuk mengatur liburan ke tempat yang penuh sinar matahari, atau masuk ke taman di musim panas sesering mereka bisa sebelum Anda pergi menjalani perawatan IVF yang mahal."pungkasnya.
DAILYMAIL | RIRIN AGUSTIA
Label:
anak,
Austria,
estrogen,
Graz,
hormon seksual,
libido,
matahari,
Medical University,
menstruasi,
musim dingin,
musim panas,
pasutri,
progesterone,
sinar,
sperma,
testosteron,
vitamin D
Langganan:
Postingan (Atom)
