Tampilkan postingan dengan label marah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label marah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Juni 2014

Calon pemimpin dinilai tak cukup hanya modal IQ tinggi

Kecerdasan seseorang dinilai tak hanya dilihat dari intelligence quotient (IQ), tetapi juga harus ada keseimbangan dengan emotional intelligence (EQ), dan spiritual quotient (SQ). Selain itu perlu juga dimiliki seseorang yakni adversity quotient (AQ) untuk menghadapi masalah, terlebih jika orang tersebut adalah calon pemimpin.

"Awal menjadi pemimpin itu perlu keseimbangan antara IQ, EQ, dan SQ, serta AQ. Jadi mengukur kecerdasan tak cukup hanya dari salah satunya saja, karena malah penting ketika untuk calon pemimpin juga dilihat bagaimana kecerdasan menghadapi masalah dan kesulitan," kata Pakar Pendidikan Tukiman Taruna saat dihubungi, Kamis (5/6).

Sabtu, 17 Agustus 2013

Mengapa Kurang Tidur Bikin Orang Mudah Marah?

Kurang tidur dan kelelahan bisa mengubah "kepribadian" seseorang menjadi mudah marah dan lebih menyebalkan. Sebenarnya mengapa hal tersebut terjadi?

Dalam Journal of Applied Social Psychology, para peneliti menjelaskan bahwa kurang tidur akan menyebabkan kontrol diri dan kemampuan berpikir jernih berkurang. Selain itu, kurang tidur juga akan mengurangi kemampuan tubuh menghadapi stres.

Makin sedikit waktu istirahat, makin sulit bagi Anda untuk menilai mana yang benar dan salah. Tak heran jika orang yang sering kurang tidur menjadi lebih rentan depresi. Selanjutnya *

Jumat, 05 Juli 2013

Marah Bisa Menimbulkan Bau Badan

Bau badan sangat mengganggu buat orang sekitarnya. Sumber bau badan berasal dari keringat. Keringat tidak hanya keluar saat beraktivitas fisik saja seperti habis berolahraga. Banyak faktor pemicunya.

Bahkan saat tidurpun keringat tetap keluar. Termasuk aktivitas sedang di ruangan berAC. Banyaknya keringat yang keluar berpotensi menimbulkan bau badan.

Terutama keringat yang berasal dari daerah yang tertutup dan tumbuh bulu-bulu. Seperti di sekitar kemaluan, lipatan paha, terutama ketiak. Tertutup dan adanya bulu membuat keringat sulit menguap dan menjadi media tumbuhnya bakteri. Bakteri inilah yang membuat timbulnya bau badan.

Selasa, 23 April 2013

Kecanduan iPad, Bocah Ini Jalani Detoks Digital

London - Seorang bocah lelaki asal Inggris berumur 4 tahun dilaporkan kecanduan iPad. Dokter yang menanganinya menyatakan anak itu merupakan satu dari pasien-pasiennya yang menunjukkan perilaku candu karena menggunakan perangkat tablet sejak usia dini.

Dokter itu menjelaskan, anak ini sangat kecanduan dengan games di iPad milik orang tuanya. Jika dilarang memainkan iPad, maka anak ini akan marah dan menarik kembali iPad tersebut.

Dari hasil survei, sebagian besar orang tua membiarkan anak mereka yang masih balita menggunakan ponsel pintar atau komputer tablet untuk bermain game digital. Hanya satu dari tujuh orang tua yang memberi batasan waktu bagi anak mereka dalam menggunakan perangkat digital tersebut.

Seorang psikiater, Richard Graham, dari Capio Nightingale Clinic di London mengatakan sebenarnya masih banyak bocah lain yang mengalami kecanduan serupa. Ia menyarankan orang tua agar segera mencari bantuan. Alasannya, jika kecanduan ini ini berlangsung sampai usia 11 tahun, maka akan semakin sulit memulihkannya. Pemulihannya bisa sampai menjalani rawat inap.

Adapun biaya pemulihannya mencapai 16 ribu Poundsterling atau Rp 237 juta per bulan untuk melakukan detoksifikasi digital. Agar anak-anak Anda terhindar dari kecanduan iPad, Graham menyarankan agar orang tua tidak sembarangan meletakkan komputer tablet mereka.

"Warna-warna menarik pada iPad membuat anak-anak tertarik untuk mencoba memainkannya," katanya. Jika tidak, anak-anak itu tak akan berhenti bermain sehingga menjadi kecanduan. Tandanya, jika perilaku bermain iPad itu sudah tidak terkontrol dan sulit dijauhkan.

Sementara di tempat penitipan anak, Tanith Carey menyebutkan iPad, iPod dan smartphone sudah menjadi mainan lazim bagi bayi dan balita.

Sumber: *

Jumat, 02 Maret 2012

Respon Seksual Rendah Dengan Nyeri Kronik Memang Saling Berkait

Bisnis Internet Murah Meriah Tidak Bikin Marah

Jangan buru-buru marah jika pasangan Anda beralasan sakit kepala atau migren untuk menolak ajakan bercinta. Penelitian menunjukkan hampir 90 persen wanita yang berobat karena nyeri kepala ternyata mengalami gangguan fungsi seksual.

"Perempuan yang kerap menderita sakit kepala berat umumnya memiliki gangguan seksual seperti berkurangnya gairah atau merasakan sakit saat berhubungan seksual," kata peneliti dari Universitas Pavia yang melibatkan 100 wanita sebagai responden.

Oleh karena itu dokter yang merawat pasien nyeri kepala dianjurkan untuk secara rutin menanyakan pada pasiennya mengenai gangguan seksual yang mungkin dirasakan.

Respon seksual yang rendah dengan nyeri kronik ternyata memang saling berkait. Orang yang sering menderita sakit kepala pada umumnya juga mengalami gangguan mood seperti depresi, kecemasan, yang pada akhirnya berpengaruh pada dorongan seksual dan kepuasan.

Bukan hanya itu, obat-obatan yang kerap dipakai untuk mengatasi nyeri kepala dan gangguan mood juga seringkali berdampak pada penurunan gairah seksual. Nyeri kepala yang dirasakan juga bisa memancing pertengkaran dengan pasangan sehingga tentu membuat gairah padam.

Berbeda dengan pria, wanita lebih membutuhkan mood dan suasana yang nyaman untuk bercinta. Kesiapan seksual yang dimiliki bisa memberi jaminan untuk menikmati aktivitas seksual hingga tercapainya orgasme.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...