Tampilkan postingan dengan label mental. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mental. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Februari 2014

Terlalu Banyak Tidur Picu Depresi

Tidak hanya kurang tidur yang memicu masalah kesehatan, terlalu banyak tidur pun bisa berakibat yang sama. Dua buah studi baru menunjukkan, terlalu sedikit maupun terlalu banyak tidur dapat meningkatkan risiko depresi. Para peneliti melaporkan dalam jurnal Sleep, jumlah tidur yang tidak sesuai dapat mengaktifkan gen yang berhubungan dengan depresi.

Sebuah studi yang melibatkan lebih dari 1.700 pasangan kembar dewasa membandingkan gejala depresi seseorang dengan kembarannya. Mereka yang mendapatkan cukup tidur yaitu tujuh hingga sembilan jam per hari, hanya 27 persen yang melaporkan mengalami gejala depresi.

Sabtu, 17 Agustus 2013

Pengaruh Kurang Tidur bagi Fisik dan Mental

Hati-hati dengan kebiasaan begadang karena pengaruh kurang tidur bagi kesehatan tidak bisa diremehkan. Mengantuk dan sulit berkonsentrasi hanyalah sedikit dari dampak kurang tidur yang perlu diketahui.

Daya ingat
Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Sleep menunjukkan bahwa tingkat akurasi dalam mengerjakan tugas-tugas yang membutuhkan daya ingat bisa berkurang sampai 15 persen jika kita kurang tidur. Tidur membantu otak mengumpulkan informasi, sehingga tanpa waktu istirahat yang cukup otak kita akan kesulitan menyimpan data-data penting. Selanjutnya *

Selasa, 14 Mei 2013

Ikut Paduan Suara Bisa Redakan Kecemasan


Rasa cemas yang berlebihan bisa menjadi salah satu bentuk penyakit mental. Untuk meredakannya, ada cara yang mudah, yaitu mengikuti paduan suara. Penelitian menunjukkan bahwa entah itu kelompok acapella atau paduan suara, bernyanyi bersama-sama bisa membantu menenangkan otak.

Penemuan yang diterbitkan dalam jurnal Psychology of Music ini menunjukkan bahwa bernyanyi dalam kelompok bisa menurunkan kadar kecemasan dalam diri seseorang, seperti dilansir oleh Huffington Post (28/04).

Penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Abant Izzet Baysal University di turki ini dilakukan pada 35 orang. Mereka dipecah menjadi dua kelompok kontrol dan kelompok yang diikutkan dalam kegiatan paduan suara. Peneliti kemudian mengambil sampel air liur mereka untuk melihat efek positif atau negatifnya.

Hasilnya, peneliti menemukan bahwa kelompok yang mengikuti paduan suara memiliki tingkat kecemasan yang lebih rendah jika dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kelompok kontrol diketahui memiliki tingkat kecemasan yang lebih tinggi.

Manfaat mengikuti paduan suara tak hanya untuk kesehatan mental melainkan juga kesehatan fisik. Penelitian yang dilakukan di Norwegia sebelumnya menemukan bahwa orang yang tergabung dalam kelompok paduan suara memiliki kesehatan yang lebih baik dan lebih mudah bergaul di tempat kerja, berdasarkan laporan ScienceNordic.

"Manfaat kesehatan bernyanyi bisa dirasakan baik secara fisik maupun mental," ungkap Graham Welch dari Institute of Education di University of London.

Welch menjelaskan bahwa manfaat bernyanyi bisa dirasakan baik fisik maupun mental karena menyanyi meningkatkan peredaran oksigen dalam darah dan mampu menurunkan tingkat stres dan kecemasan.

Rabu, 22 Agustus 2012

Hubungan Intim Dengan Vs Tanpa Kondom Bagi Kesehatan Mental Wanita

Hubungan intim tak hanya membuat pasangan lebih bahagia namun juga mengubah mood wanita. Studi yang dilakukan State University of New York menyimpulkan hal ini setelah melakukan penelitian terhadap 293 wanita yang biasa berhubungan intim tanpa kondom, terutama terkait kesehatan mental mereka.

Hasil menelitian menunjukkan, air mani mengandung bahan kimia yang dapat memperbaiki suasana hati, meningkatkan kasih sayang, membuat nyenyak tidur, dan juga mengandung setidaknya tiga anti-depressant.

Para peneliti juga mengklaim bahwa wanita yang berhubungan seks tanpa kondom secara teratur terbebas dari rasa tertekan dan tampil lebih baik pada tes kognitif.

Seperti dilaporkan Daily Mail, air mani tak hanya mengandung spermatozoa, tetapi juga kortisol, yang dikenal mampu meningkatkan kasih sayang; estrone, yang memperbaiki suasana hati; dan oksitosin, yang juga berperan dalam mempengaruhi mood baik.

Zat kimia lain yang terkandung di dalam air mani adalah hormon thyrotropin(bersifat antidepresan), melatonin (berpengaruh pada tingkat kenyenyakan tidur), dan juga serotonin (neurotransmitter yang berfungsi sebagai antidepresan).

Untuk membuktikannya, peneliti di Gallup dan Burch, bersama dengan psikolog Steven Platek, meneliti wanita yang berhubungan seks tanpa kondom dan membandingkannya dengan kelompok kontrol. Mereka mengumpulkan 293 perempuan yang setuju untuk mengisi kuesioner anonim tentang berbagai aspek kehidupan seks mereka.

Temuan terbaru lainnya dari laboratorium Gallup bahkan menunjukkan bahwa air mani membuat wanita tampil lebih baik dalam hal berkonsentrasi dan tugas-tugas kognitif.

Temuan yang paling signifikan dari studi ini, yang dipublikasikan dalamArchives of Sexual Behavior, adalah bahwa wanita yang terlibat dalam seks tanpa kondom menunjukkan gejala depresi lebih sedikit daripada mereka yang biasa menggunakan kondom.

Sumber: *
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...