Tampilkan postingan dengan label Ngantuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ngantuk. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Juni 2017

Sama Bahayanya dengan Microsleep, Ngantuk Bikin Nge-blank Saat Berkendara

Kelelahan yang teramat sangat bisa membuat seseorang nge-blank saat berkendara. Tiba di tujuan dengan selamat, tetapi sulit mengingat apa saja yang dilaluinya sepanjang perjalanan.


Fenomena nge-blank seperti ini, menurut pakar kesehatan tidur dari RS Mitra Kemayoran dr Andreas Prasadja, RPSGT terjadi karena sel-sel otak 'tertidur' sebagian. Kondisi ini sangat berbahaya karena kewaspadaan, konsentrasi, dan refleks di jalan tentu sangat berkurang.

"Yang sebagian tidur, yang sebagian lagi berfungsi buat mengendarai," ujar dokter yang akrab disapa dr Ade ini, saat dihubungi detikHealth, Kamis (22/6/2017).

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, dr Ade menyarankan untuk tidak berkendara sendirian. "Harus ada temennya, diajak ngobrol biar enggak ngantuk," pesannya.

Selain mengajak ngobrol, pendamping pengemudi ini harus selalu memperhatikan apabila pengemudi mulai merasa kantuk. "Kalau mulai ngantuk paksa untuk berhenti, istirahat," ujar dr Ade.

Ditegaskan lagi oleh dr Ade, tidak ada zat atau cara apapun untuk mengatasi kantuk selain tidur. Jadi, jangan paksakan dirimu apabila mulai mengantuk saat berkendara.

Widiya Wiyanti - detikHealth


Minggu, 09 Februari 2014

Hormon Penyebab Ngantuk Ini Juga Menghambat Kanker Payudara

"Penemuan kunci dari penelitian ini adalah
kita dapat mengetahui efek obat ini
terhadap perkembangan tumor,"
papar
Adarsh Shankar.
Fungsi hormon melatonin dalam tubuh memang sudah diketahui secara umum. Melatonin adalah hormon yang berfungsi untuk mengatur jam biologis tubuh kita, sehingga pada jam tertentu, tubuh akan merasa mengantuk dan akhirnya tertidur. Namun penelitian terbaru dari Amerika menemukan fungsi lain dari melatonin. Apa itu?

Penelitian yang dilakukan di Henry Ford Hospital, Detroit, Amerika Serikat itu mengungkapkan bahwa melatonin dapat menghambat perkembangan sel kanker. Hal ini terjadi karena melatonin sendiri adalah antioksidan alami dari tubuh yang mampu mengurangi jumlah partikel radikal bebas.

Untuk mengetahui fungsinya dalam penghambatan perkembangan sel kanker, peneliti melakukan percobaan dengan mengkombinasikan melatonin tambahan dengan kemoterapi, terapi radiasi, terapi hormon dan imunoterapi.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...