Ragam obat jerawat bisa Anda temukan dengan mudahnya di pasaran. Tapi tak ada salahnya kalau mengatasi masalah jerawat dengan cara alami.
Alternatif ini boleh dibilang lebih praktis, bahkan lebih murah.Apa sajakah itu?
Pertama adalah dengan wortel. Dilansir dari Medical Daily, wortel diyakini mampu mengobati jerawat karena memiliki retinoid, terkandung dalam vitamin A dan beta-carotene. Nah retinoid adalah vitamin yang biasa ditemukan dalam obat anti jerawat. Vitamin ini membantu menjaga sistem kekebalan dan kecantikan kulit sekaligus.
Menurut University of Maryland Medical Center (UMM), beta-carotene mengandung antioksidan yang dapat melawan radikal bebas penyebab inflamasi. Jadi rajin-rajinlah mengonsumsi wortel.
Selain wortel, jus lemon ternyata juga bisa mengatasi masalah jerawat Anda.
Kadar asam yang tinggi dalam jus lemon mampu melawan bakteri dalam jerawat. Usapkan air jus lemon pada bagian wajah yang terinfeksi jerawat.
Dalam Lemonjuiceforacne.com, disebutkan setelah air jus lemon mengenai kulit, bakteri penyebab jerawat akan memecah. Air jus lemon juga bisa mengatasi luka goresan, bercak hitam pada wajah, bahkan tanda-tanda penuaan.
Kalau cara yang satu ini mungkin sudah tak asing yaitu menggunakan es batu. Es batu membantu meredakan inflamasi dan melancarkan aliran darah dalam pembuluh darah. Cukup usapkan es batu pada area wajah yang terinfeksi jerawat tak lebih dari lima menit. Sumber *
Tampilkan postingan dengan label sistem kekebalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sistem kekebalan. Tampilkan semua postingan
Minggu, 28 Juli 2013
Wortel dan Jus Lemon Ampuh Basmi Jerawat
Label:
alami,
antioksidan,
asam,
bercak hitam,
beta-carotene,
Es Batu,
goresan,
inflamasi,
jerawat,
jus,
Kecantikan,
lemon,
Murah,
penuaan,
praktis,
radikal bebas,
retinoid,
sistem kekebalan,
vitamin A,
wortel
Selasa, 16 April 2013
Merokok Saat Mengemudi Itu Berbahaya
London - Merokok sambil mengemudi bagi banyak orang mungkin menjadi sesuatu hal yang menyenangkan untuk menemani aktivitas mengemudi yang kadang membosankan. Namun ternyata, merokok sambil mengemudi itu adalah sesuatu hal yang berbahaya.
Menurut penelitian Institute of Advanced Motorists (IAM) di Inggris, seperti halnya ponsel, rokok adalah sesuatu yang mengganggu konsentrasi pengendara ketika mengemudi. Ini tentu akan menimbulkan potensi bahaya.
Bahkan 56 persen dari responden IAM mengatakan kalau harus ada aturan yang melarang pengemudi untuk merokok disaat berkendara. Hanya 2 persen dari responden yang mengatakan kalau merokok tidak berbahaya saat mengemudi.
Jejak pendapat ini sendiri melibatkan 3.016 orang. 48 persen dari responden ini berpikir kalau merokok saat mengemudi adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab.
Sementara 46 persen berpikir kalau mengemudi sambil merokok itu sama berbahayanya dengan menggunakan ponsel saat mengemudi.
Selain mengganggu konsentrasi pengendara, Inggris sendiri juga sudah mengecam para pengendara yang merokok, terutama di mobil yang membawa anak-anak.
Sebuah survei yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan tahun lalu menemukan lebih dari satu diantara lima perokok sengaja merokok di hadapan anak-anak mereka di rumah ataupun mobil.
Anak-anak terutama yang terpapar asap rokok atau menjadi perokok pasif akan memiliki masalah pada sistem kekebalan dan paru-paru. Mereka juga berisiko lebih tinggi terkena penyakit pernapasan, asma, meningitis dan kematian.
Penelitian menunjukan sekitar 300.000 anak-anak di Inggris mengunjungi dokter setiap tahun, karena menjadi perokok pasif dan sekitar 9.500 diperiksa di rumah sakit. Peraturan larangan merokok juga telah diterapkan di sejumlah bagian negara seperti Kanada, AS, Australia dan Afrika Selatan.
Bagaimana menurut Anda?
Menurut penelitian Institute of Advanced Motorists (IAM) di Inggris, seperti halnya ponsel, rokok adalah sesuatu yang mengganggu konsentrasi pengendara ketika mengemudi. Ini tentu akan menimbulkan potensi bahaya.
Bahkan 56 persen dari responden IAM mengatakan kalau harus ada aturan yang melarang pengemudi untuk merokok disaat berkendara. Hanya 2 persen dari responden yang mengatakan kalau merokok tidak berbahaya saat mengemudi.
Jejak pendapat ini sendiri melibatkan 3.016 orang. 48 persen dari responden ini berpikir kalau merokok saat mengemudi adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab.
Sementara 46 persen berpikir kalau mengemudi sambil merokok itu sama berbahayanya dengan menggunakan ponsel saat mengemudi.
Selain mengganggu konsentrasi pengendara, Inggris sendiri juga sudah mengecam para pengendara yang merokok, terutama di mobil yang membawa anak-anak.
Sebuah survei yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan tahun lalu menemukan lebih dari satu diantara lima perokok sengaja merokok di hadapan anak-anak mereka di rumah ataupun mobil.
Anak-anak terutama yang terpapar asap rokok atau menjadi perokok pasif akan memiliki masalah pada sistem kekebalan dan paru-paru. Mereka juga berisiko lebih tinggi terkena penyakit pernapasan, asma, meningitis dan kematian.
Penelitian menunjukan sekitar 300.000 anak-anak di Inggris mengunjungi dokter setiap tahun, karena menjadi perokok pasif dan sekitar 9.500 diperiksa di rumah sakit. Peraturan larangan merokok juga telah diterapkan di sejumlah bagian negara seperti Kanada, AS, Australia dan Afrika Selatan.
Bagaimana menurut Anda?
Label:
56 persen,
Afrika Selatan,
AS,
asma,
Australia,
berbahaya,
Departemen Kesehatan,
IAM,
Kanada,
kematian,
konsentrasi,
London,
mengemudi,
mengganggu,
merokok,
mobil,
ponsel,
rumah,
sambil,
sistem kekebalan
Langganan:
Postingan (Atom)