Ragam obat jerawat bisa Anda temukan dengan mudahnya di pasaran. Tapi tak ada salahnya kalau mengatasi masalah jerawat dengan cara alami.
Alternatif ini boleh dibilang lebih praktis, bahkan lebih murah.Apa sajakah itu?
Pertama adalah dengan wortel. Dilansir dari Medical Daily, wortel diyakini mampu mengobati jerawat karena memiliki retinoid, terkandung dalam vitamin A dan beta-carotene. Nah retinoid adalah vitamin yang biasa ditemukan dalam obat anti jerawat. Vitamin ini membantu menjaga sistem kekebalan dan kecantikan kulit sekaligus.
Menurut University of Maryland Medical Center (UMM), beta-carotene mengandung antioksidan yang dapat melawan radikal bebas penyebab inflamasi. Jadi rajin-rajinlah mengonsumsi wortel.
Selain wortel, jus lemon ternyata juga bisa mengatasi masalah jerawat Anda.
Kadar asam yang tinggi dalam jus lemon mampu melawan bakteri dalam jerawat. Usapkan air jus lemon pada bagian wajah yang terinfeksi jerawat.
Dalam Lemonjuiceforacne.com, disebutkan setelah air jus lemon mengenai kulit, bakteri penyebab jerawat akan memecah. Air jus lemon juga bisa mengatasi luka goresan, bercak hitam pada wajah, bahkan tanda-tanda penuaan.
Kalau cara yang satu ini mungkin sudah tak asing yaitu menggunakan es batu. Es batu membantu meredakan inflamasi dan melancarkan aliran darah dalam pembuluh darah. Cukup usapkan es batu pada area wajah yang terinfeksi jerawat tak lebih dari lima menit. Sumber *
Tampilkan postingan dengan label Es Batu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Es Batu. Tampilkan semua postingan
Minggu, 28 Juli 2013
Wortel dan Jus Lemon Ampuh Basmi Jerawat
Label:
alami,
antioksidan,
asam,
bercak hitam,
beta-carotene,
Es Batu,
goresan,
inflamasi,
jerawat,
jus,
Kecantikan,
lemon,
Murah,
penuaan,
praktis,
radikal bebas,
retinoid,
sistem kekebalan,
vitamin A,
wortel
Jumat, 07 Juni 2013
Es Batu Restoran Ternyata Lebih Jorok dari Air di Toilet
DREAMERSRADIO.COM - Jika sebelumnya beredar kabar kalau Starbucks menggunakan air dari Toilet untuk membuat kopi, tapi ternyata ada yang lebih parah dari hal tersebut. Pasalnya air toilet di beberapa restoran justru lebih bersih dibandingkan dengan es batu yang mereka sajikan dalam minuman.
Dilansir dari The Mail on Sunday, melakukan investigasi terhadap es batu dan air toilet dari 10 restoran di Basingstoke, Hampshire, Inggris. Beberapa diantaranya memiliki nama besar seperti Burger King, McDonald's, KFC, Starbucks, dan Pizza Hut. Sisanya adalah Nando's, Cafe Rouge, Pizza Express, Gourmet Burger Kitchen, dan Wagamama.
Sementara itu, staf restoran yang diminta memberikan sampel es batu yang dimasukan ke dalam kantung steril. Sampel air dari toilet restoran juga dikumpulkan. Kemudian sampel-sampel tersebut dibawa dalam mesin pendingin ke Microtech Service Wessex di Bournemouth, Inggris untuk diteliti.
Sampel ini diuji kandungan patogen dan total bakterinya pada 22º C dan 37º C. Jumlah bakteri yang lebih banyak pada 22º C menunjukkan masalah kebersihan akibat organisme di lingkungan. Contohnya adalah kebersihan mesin es yang kurang terjaga. Jumlah organisme maksimal 1.000 per ml.
Sementara itu, jumlah bakteri yang lebih tinggi pada 37º C sering dikaitkan dengan kontaminasi oleh kontak manusia atau hewan, misalnya daging di dapur. Direkomendasikan tak lebih dari 100 organisme per ml cairan.
- Es batu yang disajikan di enam dari 10 restoran tersebut mengandung lebih banyak bakteri di banding air toilet.
- Kandungan bakteri melebihi batas pada 22º C terdapat pada es batu di Nando’s (2.100), McDonald's (1.400), dan KFC (1.100).
- Sedangkan pada 37º C, hanya Burger King yang melewati batas, yakni 260 organisme.
- Keempat es batu di restoran inipun tergolong memiliki kebersihan yang buruk, terutama Nando's dan Burger King yang melebihi dua kali lipat batas yang diperbolehkan.
- Es batu di Starbucks dan Cafe Rouge memang memiliki lebih banyak bakteri daripada air WC-nya, namun masih dalam taraf yang diperbolehkan laboratorium.
- Sementara itu, jumlah organisme dalam es batu Pizza Express, Pizza Hut, Gourmet Burger Kitchen, dan Wagamama tergolong sedikit dan lebih rendah daripada bakteri di toiletnya.
Sementara itu, menurut ahli buruknya kebersihan pada es batu Nando's, McDonald's, dan KFC bisa jadi karena mesin es dan sekopnya lebih jarang dibersihkan dibanding toiletnya. Sementara itu, kasus Burger King mungkin disebabkan oleh staf restoran yang lupa mencuci tangan sebelum menangani es.
“Mudah saja melupakan bahwa es bisa membawa bakteri karena dianggap terlalu dingin bagi kuman, namun nyatanya tidak begitu. E.Coli dapat bersembunyi di mesin es,” ungkap Dr. Melody Greenwood, mantan direktur laboratorium Health Protection Agency.
Sumber: *
Label:
22C,
37C,
Air Toilet,
bakteri,
E.Coli,
Es Batu,
investigasi,
kantung steril,
kebersihan,
Lebih Jorok,
Melody Greenwood,
Microtech Service Wessex,
patogen,
Restoran,
sampel,
Starbucks,
The Mail on Sunday
Langganan:
Postingan (Atom)