Bandung - Velia Rossa kaget mendengar kabar dari suaminya. Ada kejadian aneh pada Rezkia Shanira, anak lelaki mereka yang berusia 6 tahun. "Anak kami disunat jin," katanya.
Kejadian itu terjadi sekitar petang. Baru keesokan paginya mereka membawa Kia--panggilan Rezkia--ke dokter untuk diperiksa. Lebih tepatnya guna memastikan, apakah anak mereka benar telah disunat makhluk halus?
Di dunia kedokteran, fenomena 'disunat jin' punya nama medis: parafimosis. Kondisi tersebut tergolong masalah darurat yang harus segera ditangani dokter umum. Lebih khusus lagi, dokter khitan.
Tampilkan postingan dengan label bengkak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bengkak. Tampilkan semua postingan
Jumat, 21 Juni 2013
Fenomena 'Disunat Jin' dan Bahayanya
Label:
Bahaya,
bengkak,
Disunat,
Donny Sulifan,
emergensi,
ereksi,
Fenomena,
Jin,
mengembalikan,
parafimosis,
penis,
Pusat Khitan,
Rezkia Shanira,
Tertarik
Senin, 05 Maret 2012
Luka Bakar Ringan Tidak Tepat Diobati Dengan Odol

Kebiasaan orangtua saat buah hati mengalami luka bakar ringan dengan memberi pasta atau odol di bagian luka yang terkena panas, ternyata kurang tepat.
“Kalau terbakar level ringan sering menggunakan pasta atau odol. Sebenarnya tindakan itu kurang tepat. Yang benar siram luka dengan air keran supaya mendinginkan proses luka panas. Panas diremove sehingga proses panas enggak berjalan,” ungkap dr Johnny Nurman Sp.A., seorang Pediatrician Brawijaya Hospital & Brawijaya Clinic di Jakarta, Jumat (2/3/2012).
Johnny menyarankan setiap luka bakar ringan jangan ditempeli apapun karena bisa membuat lengket.
Untuk luka bakar tingkat kedua menyebabkan kulit melepuh ataupun bengkak berisi air. Biasanya orang tidak sabar untuk memecahnya. Tapi sebenarnya tindakan itu salah.
“Biasanya dalam 21 hari akan pecah dengan sendirinya. Kalau melepuh jangan dipecahkan, biar pecah sendiri,” ungkapnya.
Langganan:
Postingan (Atom)