Dokter spesialis penyakit dalam dari Divisi Hepatologi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM Irsan Hasan mengatakan, temulawak memang bisa memberikan proteksi bagi organ hati, sehingga baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit. Namun sebenarnya temulawak tidak bisa digunakan untuk mengobati penyakit, misalnya penyakit peradangan hati (hepatitis).
Tampilkan postingan dengan label hepatitis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hepatitis. Tampilkan semua postingan
Rabu, 16 Juli 2014
Khasiat Temulawak untuk Obati Hati
Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) sejak turun temurun di Indonesia dikenal manfaatnya untuk kesehatan organ hati. Meski demikian, tidak semua penyakit gangguan hati bisa diatasi dengan senyawa kurkumin yang terkandung dalam akar rimpang ini.
Label:
Curcuma xanthorrhiza,
hati,
hepatitis,
hepatitis B,
hepatitis C,
Hepatologi,
Irsan Hasan,
khasiat,
kurkumin,
manfaat,
Obati,
proteksi,
Temulawak,
virus
Jumat, 05 April 2013
Dokter Gigi Tularkan HIV Ke-7000 Pasien
Seorang dokter gigi di Kota Tulsa, Negara Bagian Oklahoma, Amerika Serikat menyebabkan 7.000 pasien terpajan hepatitis B, hepatitis C dan HIV sejak 2007, kata pejabat setempat, Kamis (28/3).
Para pejabat kesehatan mendesak 7.000 pasien dokter gigi di Oklahoma, W. Scott Harrington, untuk diperiksa mengenai penyakit HIV dan hepatitis dalam penyelidikan yang sedang berlangsung di Dewan Kedokteran Gigi negara bagian, seperti dikutip FOX News, Kamis (4/04/2013).
Kemungkinan terpajannya ribuan pasien tersebut dilaporkan terjadi di tempat praktik dokter gigi itu di Harringtong, Tulsa, dan Owasso di Oklahoma. Para pejabat akan mengirim surat kepada semua 7.000 pasien yang telah berobat di instalasi tersebut sejak 2007.
Harrington memiliki banyak pasien yang didiagnosis menderita hepatitis atau bahkan HIV. Ia diduga antara lain telah melanggar peraturan kebersihan, kata Susan Rogers, Direktur Pelaksana Dewan Dokter Gigi Oklahoma.
Penyelidikan mengenai praktik Harrington mendapati sejumlah pelanggaran peraturan keselamatan dan kesehatan dan pelanggaran besar State Dental Act, kata beberapa pejabat.
Penyelidik dari Dewan Dokter Gigi dibantu oleh petugas dari Biro Natkotika Oklahoma dan Dinas Pengawasan Obat Amerika Serikat (DEA) mengenai pemeliharaan, pengawasan dan penggunaan obat di tempat praktik Harrington.
Harrington menghadapi 17 tuduhan dari Dewan Dokter Gigi Oklahima akibat pelanggaran kesehatan dan keselamatan yang diajukan terhadap kegiatan praktiknya, kata jejaring berita News6.com.
Dinas kesehatan menyatakan penularan penyakit di tempat praktik semacam itu jarang terjadi.
Para pejabat kesehatan mendesak 7.000 pasien dokter gigi di Oklahoma, W. Scott Harrington, untuk diperiksa mengenai penyakit HIV dan hepatitis dalam penyelidikan yang sedang berlangsung di Dewan Kedokteran Gigi negara bagian, seperti dikutip FOX News, Kamis (4/04/2013).
Kemungkinan terpajannya ribuan pasien tersebut dilaporkan terjadi di tempat praktik dokter gigi itu di Harringtong, Tulsa, dan Owasso di Oklahoma. Para pejabat akan mengirim surat kepada semua 7.000 pasien yang telah berobat di instalasi tersebut sejak 2007.
Harrington memiliki banyak pasien yang didiagnosis menderita hepatitis atau bahkan HIV. Ia diduga antara lain telah melanggar peraturan kebersihan, kata Susan Rogers, Direktur Pelaksana Dewan Dokter Gigi Oklahoma.
Penyelidikan mengenai praktik Harrington mendapati sejumlah pelanggaran peraturan keselamatan dan kesehatan dan pelanggaran besar State Dental Act, kata beberapa pejabat.
Penyelidik dari Dewan Dokter Gigi dibantu oleh petugas dari Biro Natkotika Oklahoma dan Dinas Pengawasan Obat Amerika Serikat (DEA) mengenai pemeliharaan, pengawasan dan penggunaan obat di tempat praktik Harrington.
Harrington menghadapi 17 tuduhan dari Dewan Dokter Gigi Oklahima akibat pelanggaran kesehatan dan keselamatan yang diajukan terhadap kegiatan praktiknya, kata jejaring berita News6.com.
Dinas kesehatan menyatakan penularan penyakit di tempat praktik semacam itu jarang terjadi.
Label:
2007,
7000,
AS,
dokter gigi,
FOX News,
hepatitis,
HIV,
kebersihan,
keselamatan,
Oklahoma,
pasien,
State Dental Act,
Susan Rogers,
tularkan,
Tulsa,
W. Scott Harrington
Langganan:
Postingan (Atom)